• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 29 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Jangankan Buku Gratis, Sekolah pun Gratis Berkualitas

OPINI

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Juli 2025
di Opini
Oleh: Rahmi Surainah, M. Pd

Oleh: Rahmi Surainah, M. Pd

Oleh: Rahmi Surainah, M. Pd

(Alumni Pascasarjana Unlam Banjarmasin)

 

Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam menjamin pendidikan yang lebih adil dan bebas biaya kembali ditegaskan. Walikota Samarinda, Andi Harun, memastikan bahwa pengadaan buku ajar dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) secara gratis akan diberlakukan secara menyeluruh untuk seluruh siswa di sekolah negeri pada tahun ajaran baru 2025/2026.

Wali Kota Andi Harun menjelaskan bahwa fokus kebijakan buku gratis Pemkot saat ini difokuskan sepenuhnya pada sekolah negeri. Hal ini didasarkan pada pertimbangan yuridis, administratif, dan kebutuhan lapangan, di mana sebagian besar keluhan masyarakat selama ini datang dari institusi pendidikan negeri.

Berita Terkait

Makan Siang Bergizi Gratis: Antara Investasi Kemanusiaan dan Dinamika Politik Kebijakan Publik

Judol Menghilangkan Nyawa

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Melalui penegasan tersebut, Pemkot berharap agar masyarakat turut menjadi bagian dari pengawasan dan pelaksanaan program pendidikan gratis ini. Ke depan, Andi Harun juga menyiapkan skema evaluasi berkelanjutan agar distribusi buku gratis benar-benar berdampak terhadap kualitas dan keadilan akses pendidikan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Sekolah Gratis Mimpi dalam Sistem Kapitalis

Komitmen pemerintah untuk menjamin buku gratis patut diapresiasi meski implementasi di lapangan, pelanggaran bisa saja terjadi. Oleh karena itu, pemerintah harus betul-betul memastikan progam ini terealisasi. Memang buku gratis hanya secuil dari persoalan pendidikan, masih banyak hal lain yang perlu dibenahi. Selain buku gratis, ada progam Sekolah Rakyat yang tentu juga jadi angin segar.

Serba gratis dalam hal pendidikan tentu akan meringankan beban orang tua di tengah kesulitan ekonomi. Sayangnya gratis di zaman sekarang biasanya identik dengan minimalis, akhirnya kualitas pun kurang. Mimpi gratis dalam sistem kapitalis saat ini karena serba berbayar, sekolah berkualitas pun pasti mahal.

Selain itu, meski jaminan buku gratis, namun belum menjamin akan ada pengeluaran lainnya. Misalnya buku tambahan, buku tulis, seragam, peralatan sekolah, dsbnya. Progam buku gratis berjalan hanya untuk sekolah negeri, sekolah swasta ke depan perlu dikaji lebih lanjut dari sisi legalitasnya. Artinya tidak menyasar semua sekolah. Tentunya ini ketidakadilan yang sengaja dilahirkan oleh sistem pendidikan sekuler, sehingga kasta pendidikan tidak bisa dihindari. Sekolah berkualitas condong pada swasta, mahal dan agamis. Sebaliknya negeri tidak diminati, akhirnya ditawarkan serba gratis.

Orang tua seharusnya diringankan oleh penguasa dalam memenuhi kebutuhan berupa pendidikan. Sayangnya sistem kapitalisme sekuler telah membuat perhatian negara teralihkan. Anggaran pendidikan sedikit akhirnya pendidikan murah bahkan gratis berkualitas sulit didapat oleh rakyat. Tidak ada yang gratis dalam sistem saat ini.

Sistem Pendidikan Islam Gratis Berkualitas

“Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim.” (HR. Baihaqi).

Dengan kewajiban tersebut berati pendidikan adalah hak asasi yang wajib dipenuhi oleh negara. Negara wajib membiayai penuh secara gratis mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga tinggi.

Tata kelola pendidikan dalam Islam dikelola oleh negara dengan asas akidah Islam. Output pendidikan menghasilkan para ahli sekaligus ulama. Tujuan pendidikan dalam Islam adalah membentuk kepribadian anak. Di mana pola pikir dan sikapnya dalam setiap mengambil keputusan terhadap masalah adalah Islam.

Demikianlah sistem pendidikan dalam Islam mampu wujudkan pendidikan gratis dan berkualitas. Seluruh pembiayaan pendidikan di Negara Khilafah diambil dari baitulmal, yakni dari pos fai dan kharaj serta pos milkiyyah ‘amah (kepemilikan umum). Seluruh pemasukan Negara Khilafah, baik yang dimasukkan di dalam pos fai dan kharaj maupun milkiyyah ‘amah boleh diambil untuk membiayai sektor pendidikan.

Jika pembiayaan dari dua pos tersebut mencukupi, negara tidak akan menarik pungutan apa pun dari rakyat. Jika harta di baitulmal habis atau tidak cukup untuk menutupi pembiayaan pendidikan, Negara Khilafah meminta sumbangan sukarela dari kaum muslim. Demikianlah fungsi pokok Negara Khilafah sebagai penyelenggara dan penanggung jawab atas pendidikan bagi seluruh rakyat.

Islam mewujudkan pendidikan merata dan berkualitas di semua jenjang pendidikan. Tidak ada perbedaan fasilitas, baik di tingkat desa, kota, daerah terpencil, atau wilayah yang sulit dijangkau. Negara menyediakan infrastruktur publik yang memungkinkan seluruh rakyat dapat mengakses pendidikan dengan mudah dan nyaman. Tidak akan ada lagi yang kesulitan, jangankan buku gratis sekolah gratis dan berkualitas pun disediakan oleh negara yang berasaskan Islam. Wallahu’alam. (*)

Terkait: Opini

TerkaitBerita

Makan Siang Bergizi Gratis: Antara Investasi Kemanusiaan dan Dinamika Politik Kebijakan Publik

Makan Siang Bergizi Gratis: Antara Investasi Kemanusiaan dan Dinamika Politik Kebijakan Publik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 April 2026

...

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Berita Terkini

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

HUT ke-74, PT PELNI Parepare Dorong Peningkatan Kinerja dan Layanan

Editor: Muhammad Tohir
29 April 2026

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Ramah HAM, Imigrasi Parepare Berikan Prioritas bagi Kelompok Rentan Tanpa Daftar Online

Editor: Muhammad Tohir
29 April 2026

Abdikan Diri untuk Alquran, Mustafiah Dirikan Kebun Tahfidz

Abdikan Diri untuk Alquran, Mustafiah Dirikan Kebun Tahfidz

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 April 2026

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan