• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 2 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kerap Didatangi Tukang Palak, Mahasiswa Unismuh Ini Tetap Semangat Berjualan di Warung Sari Laut

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 November 2024
di Kisah Inspiratif, Sulselbar
M. Fatih Aqillah, mahasiswa Ilmu Komunikasi Unismuh Makassar saat melayani pembeli di warung sari laut, Jl Nuri, Sabtu (9/11/2024)

M. Fatih Aqillah, mahasiswa Ilmu Komunikasi Unismuh Makassar saat melayani pembeli di warung sari laut, Jl Nuri, Sabtu (9/11/2024)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM—Menyeimbangkan antara kuliah dan mencari penghasilan sampingan, bisa dilakukan siapa saja. Begitu pula yang dialami  M. Fatih Aqillah.

Mahasiswa semester tiga  Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Makassar ini, sehari-hari berjualan di warung sari laut. Selain membantu usaha orang tuanya, mahasiswa berusia 19 tahun itu mengais rezeki untuk menambah biaya kuliahnya.

Warung itu terletak di Jl Nuri. Tidak jauh dari kediamannya yang beralamat di Jl Tekukur, Makassar.

Saat saya menyambanginya pada Sabtu (9/11/2024) dia bercerita jika mulai berjualan awal semester satu hingga sekarang. Dia membuka warung dari pukul 16.00 hingga pukul 03.00 dinihari.

“Kalau lagi ramai terkadang dapatnya 150.000  lebih dalam sehari, sedangkan kalau lagi sepi dapatnya terkadang 130.000 atau kurang dari itu,” ungkap Fatih. Hasil dari penjualan ini digunakan untuk biaya kuliah dan kebutuhan sehari-harinya.

Berita Terkait

Tak Ada Konten Tersedia

Adapun tantangan yang sering dihadapi saat berjualan adalah hadirnya tukang palak. Pelanggan yang saat itu sedang menikmati masakan yang tersaji, merasa tak nyaman.

” Banyak tukang palak yang asli orang sini sering datang dan memaksa minta uang, bahkan kalau tidak dikasih terkadang dia rusak itu spanduk. Bahkan ada juga beberapa orang yang sering tidak bayar langsung kabur setelahnya makan,” tuturnya sambil meladeni pelanggannya.

Tantangan lain yang dihadapi yakni kian maraknya bisnis ritel makanan yang viral dan diminati anak muda. Misalnya sejumlah restoran yang menawarkan menu mie sebagai andalan maupun ayam geprek.

Menghadapi hal itu, Fatih lebih banyak bersabar dan tetap mencoba untuk meningkatkan kualitas penjualannya.

Meski kadang didera  panasnya percikan minyak saat menggoreng,  dan harus kuliah di pagi harinya, Fatih tetap semangat dan tidak malu demi mendapatkan gelar sarjana. Dia memang memiliki mimpi terpendam, suatu hari bisa menjadi seorang abdi negara.

“Kalau mau sukses lebih baik jangan ikuti gengsi dan jangan juga malas karena saya lihat sekarang banyak anak muda yang gengsian untuk bekerja dan malas untuk bekerja,” pesan dia. (*)

Citizen Reporter: M Yusuf Maulana

(Mahasiswa Angkatan 2023 Prodi Ilmu Komunikasi Unismuh Makassar)

Terkait: Citien Reporter

TerkaitBerita

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Kembali Raih Opini WTP, Tasming Hamid: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Kembali Raih Opini WTP, Tasming Hamid: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Jemput Jamaah Haji, Bupati Sidrap Malah Dikira Petugas Bandara

Jemput Jamaah Haji, Bupati Sidrap Malah Dikira Petugas Bandara

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tasming Hamid Ajak Warga Perkuat Persatuan

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tasming Hamid Ajak Warga Perkuat Persatuan

Editor: Muhammad Tohir
1 Juni 2026

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Editor: Muhammad Tohir
31 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan