• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 13 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kisah Inspiratif Prof Darma: 28 Tahun Mengabdi, Empat Malam “Mati Lampu” Demi Gelar Guru Besar

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Februari 2026
di Ajatappareng, Pendidikan

Foto: Prof. Darma, Guru Besar Metode Pembelajaran Bahasa Arab Kontemporer IAIN Parepare

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Meraih gelar tertinggi di dunia akademik bukanlah perkara mudah. Hal ini dibuktikan oleh Prof. Darma, seorang akademisi yang baru saja mencapai puncak kariernya sebagai Guru Besar dalam bidang Metode Pembelajaran Bahasa Arab Kontemporer setelah mengabdi selama 28 tahun sebagai dosen. Perjalanannya diwarnai dengan disiplin tinggi, ketelatenan menulis, hingga pengabdian di berbagai organisasi kemasyarakatan.

Pendidikan Prof. Darma berakar kuat di sekolah berbasis agama. Dia memulai pendidikan dasarnya di SD 84 Cenderana, Kabupaten Bone. Setelah itu, merantau ke Sengkang untuk menimba ilmu di Pondok Pesantren As’adiah (MTs 1 Putri) dan melanjutkan ke PGAN Watampone.

Pendidikan tingginya difokuskan pada Pendidikan Bahasa Arab, mulai dari S1 di IAIN Alauddin Ujung Pandang, S2 di Universitas Negeri Makassar (UNM), hingga meraih gelar Doktor (S3) kembali di IAIN Alauddin Makassar.

Tidak hanya di ruang kelas, Prof. Darma juga dikenal aktif berorganisasi sejak mahasiswa, mulai dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Keluarga Kerukunan Masyarakat Bone (KKMB), Fatayat NU, Muslimat NU, hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Berita Terkait

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Lantik Rektor Baru IAIN Parepare, Ini Pesan Menag Nasaruddin Umar

DKP DEMA-FUAD IAIN Parepare Hadir di Pelosok Pinrang, Bawa Misi Ilmu dan Perubahan

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

“Ibu sejak sekolah hingga perguruan tinggi memang selalu aktif dalam berorganisasi,” kata Darmawati kepada pijarnews.com.

Tantangan terberat dalam meraih gelar profesor, menurutnya, adalah publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi. Prof. Darma menceritakan bagaimana ia harus fokus total saat menyusun artikel untuk syarat khusus di Web of Science (WoS).

“Dalam menulis itu, untuk tembus ke WoS, ibu kadang 4 malam 5 hari itu cuma makan dengan salat saja untuk bisa menyelesaikan satu artikel,” kenang Prof. Darma.

Ia menegaskan bahwa bagi akademisi perempuan, fokus adalah kunci. Selama masa penulisan intensif tersebut, ia harus menanggalkan sejenak urusan domestik. “Kita memang tidak mengurus dulu persoalan memasak sebagai ibu rumah tangga. Kita memang tinggal untuk menulis saja agar tulisannya menyambung dan maksimal,” tambahnya.

Kini, kesuksesan Prof. Darma telah diakui secara nasional, terbukti dengan kelulusannya sebagai Reviewer Litapdimas Kementerian Agama RI pada tahun 2025. Ia pun membagikan pesan penting bagi para dosen muda dan mahasiswa, khususnya perempuan, yang ingin mengikuti jejaknya.

Ia berpesan, mahasiswa harus memiliki tekad untuk menempuh pendidikan hingga tingkat doktoral. Lalu menurutnya mahasiswa jangan berhenti menulis. “Publikasi berupa buku dan artikel jurnal adalah kewajiban yang harus dipersiapkan sejak awal karier,” pungkas Dosen Bahasa Arab IAIN Parepare ini.

Darma juga mengingatkan tetap sabar dengan proses sebab ada masa tunggu minimal 3 tahun setelah lulus S3 sebelum bisa mengajukan gelar profesor, serta syarat masa kerja minimal 10 tahun. Selain dari itu, kata dia, mahasiswa harus melakukan persiapan matang karena seluruh persyaratan angka kredit harus dipersiapkan secara telaten dari “A sampai Z”.

“Jangan berhenti dari awal sampai ke puncak. Harus betul-betul telaten dan kontinyu, bukan terputus-putus,” tutupnya.

Prof Darmawati, dikukuhkan sebagai Guru besar pada Selasa lalu (10/2/2026) di Auditorium IAIN Parepare. Selain dia, Senat IAIN Parepare juga mengukuhkan dua guru besar lainnya yaitu Prof. Dr. Hj. Muliati, M.Ag (Bidang Teologi Islam), dan Prof. Dr. Rahmawati, M.Ag (Bidang Fikih Munakahat). (*)

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: Guru BesarIAIN Parepare

TerkaitBerita

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

...

Petani Rumput Laut di Suppa Dibekali Strategi Adaptasi Gagal Panen oleh ITH

Petani Rumput Laut di Suppa Dibekali Strategi Adaptasi Gagal Panen oleh ITH

Editor: Muhammad Tohir
9 Mei 2026

...

Siapkan Agen Anti Konsumtif Digital, ITH Kuatkan Literasi Finansial Berbasis Sains Data Siswa SMAN 4 Parepare

Siapkan Agen Anti Konsumtif Digital, ITH Kuatkan Literasi Finansial Berbasis Sains Data Siswa SMAN 4 Parepare

Editor: Muhammad Tohir
6 Mei 2026

...

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Editor: Muhammad Tohir
5 Mei 2026

...

Berita Terkini

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Jawab Keluhan Warga, Wali Kota Parepare Turun Langsung Pantau Penanganan Drainase

Jawab Keluhan Warga, Wali Kota Parepare Turun Langsung Pantau Penanganan Drainase

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Siap Digelar, Diikuti 500 Atlet dari Dalam dan Luar Sulsel

Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Siap Digelar, Diikuti 500 Atlet dari Dalam dan Luar Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan