• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 6 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Feature

Kisah Sayudi Prastopo Bersepeda dari Indonesia ke Madinah, Pilih Umrah Usai Gagal Laksanakan Ibadah Haji

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
19 Mei 2024
di Feature, Nasional
Kisah Sayudi Prastopo Bersepeda dari Indonesia ke Madinah, Pilih Umrah Usai Gagal Laksanakan Ibadah Haji

Sayudi Prastopo tempuh pesepeda Indonesia yang gowes hingga madinah untuk umroh usai gagal laksanakan haji. (Kolase Pijarnews.com)

MADINAH, PIJARNEWS.COM-– Banyak cara dilakukan umat muslim di dunia untuk bisa melakukan ibadah di tanah suci Mekkah. Salah seorang yang kini berada di Madinah adalah Sayudi Prastopo.

Kini, ribuan jemaah haji asal Indonesia mulai tiba di Madinah untuk menunaikan ibadah haji di Makkah. Namun, sosok Sayudi Prastopo bukan termasuk rombongan jemaah haji asal Indonesia.Ia adalah pesepeda yang berhasil tiba di Tanah Suci.

Pria kelahiran Malang, Jawa Timur yang akrab disapa Sayudi ini telah menempuh perjalanan selama kurang lebih tujuh bulan hingga akhirnya tiba di Arab Saudi. Perjalanan panjang ini dilakukan dengan menggunakan sepeda.
Pria 53 tahun ini gowes menempuh jarak sekitar 27.500 kilometer dari Jakarta menuju Makkah. Kepada wartawan, Sayudi membeberkan kisah rencana perjalanannya yang dimulai sejak 2022 lalu.

Setelah memiliki niat berkunjung ke Makkah, Sayudi langsung melirik sepedanya. Ia bertekad kuat menuju Makkah dengan ayuhan kakinya yang bertumpu pada pedal sepeda.
Sebelum menuju ke Makkah, Sayudi lebih dulu melakukan latihan. Ia ingin melihat sejauh mana kekuatan fisik dan juga sepedanya. “Saya latihan selama 16 bulan mengelilingi pulau Jawa. Bentang Jawa, dari Ujung Kulon sampai Banyuwangi dengan perkiraan jarak 30 ribu kilometer. Perkiraan jarak Jakarta ke Makkah sekitar 27.500 kilometer,” ujarnya kapada wartawan, Rabu (15/5/2024), dikutip Pijarnews dari detik.com

Berita Terkait

Dosen Pascasarjana IAIN Parepare Pemateri Sertifikasi Pembimbing Haji–Umrah Angkatan I di Makassar

Wamen Sebut Literasi Jadi Tantangan Haji dan Umroh, Jurnalistik Islam IAIN Parepare Punya Peran Penting

Ada Umrah dan Ragam Hadiah Lainnya, Ribuan Warga Antusias Ikuti Jalan Sehat BPD KKSS Samarinda

Haji Furoda 2025: Ell Haj Travel, Solusi Terbaik untuk Perjalanan Ibadah Anda!

Lebih lanjut, Sayudi mengatakan latihan yang dijalaninya ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan diri dan sepedanya. “Melatih mental dan gimana kita bisa memperbaiki sepeda saat ada trouble di jalan. Alhamdulillah sejauh ini nggak ada trouble,” sambungnya.
Setelah latihan selama 16 bulan, tepat pada 16 November 2023, Sayudi memantapkan diri untuk menuju Makkah. “Pokoknya konsep saya road to Makkah dulu, nanti bisa haji atau nggak ya lihat regulasi sana. Pokonya ke Makkah dulu,” ujarnya.

Sayudi menempuh perjalanan melewati lintas timur Sumatera, nyebrang ke arah Malaysia, menuju Thailand, menyebrang ke Myanmar, lanjut ke China, Pakistan, Qatar, dan tiba di Saudi Arabia,” jelas Sayudi mengenang rute yang dilewatinya.

Tiba di Mekkah
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih tujuh bulan, akhirnya Sayudi tiba di Arab Saudi pada 7 Mei 2024. “Alhamdulillah kondisi saya sehat dan nggak pernah sakit,” ujar Sayudi yang saat ini berada di Madinah.

Meskipun tiba di Saudi berdekatan dengan musim haji, tetapi Sayudi tidak diperbolehkan menunaikan haji. Alasannya karena visa yang ia kantongi adalah visa turis, bukan visa haji. “Sebenarnya konsep saya itu road to Makkah. Untuk berhaji, saya lihat dulu regulasi di Saudi karena tiap tahun regulasinya berubah. Jadi niat saya sampai Makkah dulu. Kalau pemerintah Saudi bilang saya nggak bisa berhaji, ya nggak apa-apa, saya ikutin.” ujarnya.

Karena tujuannya ke Makkah bukan untuk berhaji, ia mengaku tidak mempersiapkan apapun untuk ibadah haji.Saat ini Sayudi masih berada di Madinah dan dengan visa turis, ia masih diperbolehkan tinggal selama 90 hari.
“Visa turis dikasih 90 hari, sekarang saya masih di hari ke 8, masih ada 82 hari saya manfaatkan salat di Masjid Nabawi, membantu jemaah haji lansia, saya mau memperbanyak amalan selama di sini,” ujarnya.

Dengan pengalaman ini, Sayudi justru makin semangat untuk datang kembali ke Makkah di tahun-tahun berikutnya. Harapannya, ia ingin kembali gowes dari Jakarta ke Makkah dengan mengantongi visa haji. “Berhaji itu dambaan semua manusia, haji itu panggilan Allah. Kalau saya belum dipanggil sama Allah, ya ga apa-apa, mungkin tahun depan atau tahun berikutnya. Ini hanya suatu penundaan saja. Moga-moga saya tahun depan bisa cycling lagi dari Jakarta ke Makkah buat berhaji,” harapnya.

Kini Sayudi mengaku masih menyimpan harapan agar bisa berhaji mengingat berhaji adalah dambaan seluruh umat muslim termasuk dirinya. “Saya sebenarnya memang kalau ada kesempatan haji saya akan jalani, namun jika regulasi disini tidak boleh, sebagai bangsa taat aturan kita ikuti aturannya. Kita tidak punya hak untuk itu,” pungkasnya. (INK)

Terkait: Umrah

TerkaitBerita

Kesehatan Menurun, Try Sutrisno Tutup Usia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

...

Andi Mappakaya Resmi Pimpin APDESI Merah Putih Sulsel, Uhadi Tekankan Soliditas

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Februari 2026

...

Satu Tahun Program Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-cita Mulia dan “Bom Waktu” Penyakit

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Januari 2026

...

Presiden Prabowo Umumkan RI Swasembada Pangan, Ulang Kejayaan Era 1984

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 Januari 2026

...

BeritaTerkini

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

Kesehatan Menurun, Try Sutrisno Tutup Usia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

Brimob Parepare Ajak 200 Anak Yatim Buka Puasa Bersama dan Doa untuk Negeri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

Sinergi TNI-Polri, Petugas di Pinrang Amankan Puluhan Motor Knalpot Brong

Editor: Muhammad Tohir
2 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan