• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 17 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Komunitas Estuaria Indonesia Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Majene

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
10 Mei 2025
di Sulselbar, Topik Utama

MAJENE, PIJARNEWS.COM – Sebanyak 2.000 bibit mangrove di tanam di sepanjang pesisir pantai di Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (10/5/2025). Komunitas Estuaria Indonesia merupakan komunitas yang menggagas gerakan tanam mangrove tersebut.

Founder Komunitas Estuaria Indonesia Nurjirana menyampaikan urgensi penanaman mangrove di wilayah pesisir, dia menjelaskan bahwa bibit mangrove ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi abrasi pantai di sepanjang pesisir Majene.

“Saat ini kami melakukan penanaman mangrove, salah satu upaya kami untuk mengatasi abrasi pantai sepanjang pesisir Kabupaten Majene yang kian menekan garis pantai,” tutur Jiran.

Lebih lanjut, Jirana yang juga alumni Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, menambahkan, gerakan ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga pernyataan komitmen lintas generasi.

“Dukungannya datang dari berbagai pihak, Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla, CIAM Mining & Quarry, lembaga perbankan, mahasiswa Kehutanan Unsulbar, dan komunitas lokal,” ungkapnya.

Berita Terkait

Keindahan Pelabuhan Passarang Tempat Terbaik Menikmati Sunset

45 Kuda Meriahkan Maulid Nabi dan Khataman Qur’an di Mekkatta

Pesantren DDI Baruga Juarai Lomba Marawis Tingkat Sulawesi Barat

Wisata Sejarah Makam Raja-raja Banggae di Sulawesi Barat

Jirana berharap kegiatan ini bisa membangkitkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove. “Permasalahan utama di kawasan pesisir adalah abrasi. Dengan langkah ini, kita bisa meminimalisir dampak ombak saat musim datang,” tegas Awardee Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU).

Menurut Jirana peran ekologis mangrove sebagai penjaga kehidupan ekosistem mangrove menyediakan rumah bagi ikan-ikan dan burung-burung untuk bertelur. Di daerah ini juga terdapat tempat penyu bertelur. “Maka menjaga mangrove berarti menjaga keberlanjutan kehidupan pesisir,” tekannya.

Dia dan komunitas Estuaria Indonesia tidak berhenti hingga hari ini, dia menegaskan bahwa gerakan ini adalah bagian dari rencana jangka panjang. “Kami akan tetap konsisten menjaga ekosistem pesisir dan mengajak masyarakat sebagai garda pendukung,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa dari Prodi Kehutanan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), mengatakan dalam suasana gotong royong yang sarat harapan mengaku sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Semoga apa yang kita tanam bisa bermanfaat bagi kehidupan pesisir,” ujarnya.

Sementara, Tavip Anwar yang juga Direktur Mangrove Learning Center (MLC), turut hadir dan memberi pandangan kritis, menanam itu bagus, tapi dalam jangka panjang, yang lebih penting adalah edukasi. Masyarakat harus mengerti fungsi mangrove. “Tujuan menanam bukan sekadar menumbuhkan, tapi memberi kehidupan baru,” tegasnya.

“Hari itu, mangrove-mangrove muda tertanam bukan hanya di tanah berlumpur, tapi juga di hati dan pikiran mereka yang hadir. Sebab, di balik tiap bibit yang ditanam, tersembunyi harapan besar: agar laut tetap bersahabat, dan pesisir tetap bertahan,” ucapnya. (B/why)

Citizen journalism: Firmansyah

Terkait: estuariaMajene

TerkaitBerita

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

...

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

SD Unggulan Segera Hadir di Majene, Padukan Sains dan Tahfidz

SD Unggulan Segera Hadir di Majene, Padukan Sains dan Tahfidz

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan