• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 16 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Kuota Rumah Subsidi Terbatas, Begini Harapan Pengembang

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
28 Januari 2020
di Ajatappareng

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPP Pengembang Indonesia (PI), Akil Rifai

PAREPARE, PIJARNEWS.COM —Anggaran rumah subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui program
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Properti (FLPP) diprediksi akan habis April 2020 mendatang.

Meski pemerintah sudah menambah anggaran sebesar Rp11 triliun yang setara dengan 102.500 unit di tahun
2020.

Kenaikan tersebut bagi pengembang dinilai tidak mencukupi, karena banyaknya permintaan rumah
subsidi. Seperti yang diungkapkan beberapa pengembang di Kota Parepare, Sulsel.

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPP Pengembang Indonesia (PI), Akil Rifai yang dihubungi, Rabu 28 Januari 2020, mengatakan, jumlah unit tersebut dinilai tidak cukup, dikarenakan jatah unit di tahun 2020 ini, tinggal
sedikit. Sebab sudah diserap pada tahun 2019 lalu.

Berita Terkait

Bertemu Assistant Vice President BRI Pusat, Apersi Sulsel Tertantang Manfaatkan Kuota 100 Ribu Rumah Subsidi

Apersi Sulsel dan BRI Tanda Tangani PKS, 2022 Apersi Target Penjualan Rp 2 T Lebih

Usai Temui Wapres dan Ketua MPR, Apersi Harap Pemerintah Cepat Selesaikan Kendala Kuota Rumah Subsidi

PI Sulsel Siapkan Beasiswa Buat Zuhrah, Hafiz Quran Asal Sidrap

“Pada tahun 2019 itu sudah habis di September, sehingga kuota yang ada pada 2020 ini diserap di sisa
tahun 2019, yang menyebabkan unit rumah berkurang di tahun ini,” kata Komisaris PT Nur Ismail Putra ini.

Menurutnya, faktor tersebut disebabkan karena saat mengeluarkan kebijakan, pemerintah tidak bisa
mengimbangi pengembang yang sudah melakukan pembangunan dari awal.

“Kalau saya pola lama memakai BLBI itu lebih efektif, daripada sekarang. Dan pemerintah juga saat membuat kebijakan tidak bisa mengimbangi pengembang yang sudah melakukan pembangunan,”
ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Forum Pengembang Ajatappareng (FPA), H Asyari Abdullah yang juga developer ini menjelaskan, pemerintah sudah menyikapi dengan menyiapkan anggaran Rp11 triliun dan kembali
kuotanya akan ditambah.

“Pemerintah sudah menyiapkan Rp11 triliun untuk penganggaran tahun 2020, tapi terakhir dari teman-teman asosiasi maupun Apersi, mengatakan kalau kuota itu akan kembali ditambah,” ujar
pria yang akrab dipanggil Ari.

Ketua KNPI Parepare ini berharap agar kuota tersebut tidak terbatas supaya masyarakat (MBR) bisa mendapatkan jatah rumah subsidi. “Kami berharap sebagai pengembang, khususnya Kota Parepare ada penambahan kuota. Kalau bisa tidak terbatas, sehingga masyarakat berpenghasilan rendah bisa semuanya dapat rumah subsidi,” pungkasnya. (arb/alf)

Terkait: Pengembang IndonesiaRumah Subsidi

TerkaitBerita

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

...

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Editor: Muhammad Tohir
5 Mei 2026

...

Hardiknas 2026 di Pinrang, Bupati Irwan: Pendidikan Kunci Kesejahteraan

Hardiknas 2026 di Pinrang, Bupati Irwan: Pendidikan Kunci Kesejahteraan

Editor: Muhammad Tohir
4 Mei 2026

...

133 Jemaah Haji Pinrang Dilepas Dini Hari, Gabung Kloter 16 ke Makassar

133 Jemaah Haji Pinrang Dilepas Dini Hari, Gabung Kloter 16 ke Makassar

Editor: Muhammad Tohir
2 Mei 2026

...

Berita Terkini

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Editor: Muhammad Tohir
14 Mei 2026

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan