JAKARTA, PIJARNEWS.COM — Menteri Agama RI, Prof Dr KH Nasaruddin Umar resmi melantik tujuh pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) di Kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (11/5/2026).
Dalam pelantikan tersebut, Menag menekankan agar para pimpinan PTKN menjadi representasi tertinggi institusi dan mampu berdiri di atas semua kepentingan.
Salah satu pimpinan yang dilantik adalah Prof Dr Hj Darmawati, M.Ag sebagai Rektor IAIN Parepare periode 2026-2030. Periode sebelumnya yakni 2020-2026, Rektor IAIN Parepare dijabat oleh Prof Dr Kiyai Hannani, M.Ag.
Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar meminta para pimpinan PTKN memahami posisi strategis mereka sebagai penanggung jawab penuh institusi pendidikan tinggi keagamaan.
“Pahami fungsi Anda sebagai penanggung jawab totalitas institusi. Miliki diri Anda sendiri, jangan dimiliki oleh siapa pun atau kepentingan apa pun. Anda harus merepresentasikan diri sebagai quote unquote Menteri Agama di lingkungan kerja Anda,” tegas Menag sebagaimana dikutip dari kemenag.go.id.
Pelantikan tersebut turut disaksikan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Prof Dr H Kamaruddin Amin dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno. Hadir pula para staf khusus, tenaga ahli Menteri Agama, serta pejabat Eselon I Kementerian Agama.
Menag juga menekankan pentingnya penguasaan aturan perundang-undangan bagi para pimpinan PTKN. Menurutnya, para rektor dan ketua perguruan tinggi tidak cukup hanya memahami regulasi internal Kementerian Agama, tetapi juga harus memahami aturan dari kementerian lain seperti Kemendikti dan Kemensesneg, termasuk visi besar Presiden RI.
Secara khusus, Nasaruddin Umar mengingatkan agar para pimpinan baru memperhatikan tata kelola keuangan kampus. Ia meminta seluruh regulasi terkait keuangan dipelajari secara menyeluruh untuk menghindari pelanggaran administrasi maupun hukum.
“Pelajari peraturan tentang keuangan. Ini sangat penting. Jangan sampai terjadi pelanggaran karena ketidaktahuan prosedur. Tidak boleh ada alasan ‘saya tidak tahu’,” ujarnya.
Selain tata kelola, Menag juga menaruh perhatian besar pada peningkatan mutu akademik PTKN. Ia meminta pimpinan baru segera melakukan langkah strategis untuk meningkatkan status kelembagaan maupun akreditasi program studi di kampus masing-masing.
“Saya berharap pimpinan baru segera mencari cara memenuhi persyaratan agar yang masih Sekolah Tinggi meningkat menjadi Institut, dan yang sudah Institut segera berproses menjadi Universitas,” katanya.
Menag juga mengingatkan agar kualitas akreditasi kampus tidak mengalami penurunan selama masa kepemimpinan baru. Ia berharap kehadiran pimpinan baru mampu meningkatkan citra dan kualitas perguruan tinggi.
Di akhir arahannya, Nasaruddin Umar meminta seluruh pimpinan PTKN tetap berpegang pada aturan dan tidak mudah terpengaruh tekanan pihak tertentu, termasuk kepentingan pribadi maupun keluarga.
Adapun tujuh pimpinan PTKN yang dilantik yakni Janawi sebagai Rektor IAIN Abdurrahman Sidik Bangka Belitung, Lukman Arake sebagai Rektor IAIN Bone, Idi Warsah sebagai Rektor IAIN Curup, Darmawati sebagai Rektor IAIN Parepare, Elka Anakotta sebagai Rektor IAKN Ambon, Haposan Silalahi sebagai Rektor IAKN Tarutung, serta Mara Samin Lubis sebagai Ketua STAIN Mandailing Natal. (*)
Sumber : Kemenag.go.id
Editor : Tim Redaksi Pijarnews.com












