• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 13 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Nasional

Liqo Muharram Mubaligah: Saatnya Mubaligah Berjuang Menegakkan Islam Kaffah

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Juli 2025
di Nasional
Lebih dari 150 mubaligah dari berbagai penjuru Kalimantan Timur berkumpul dalam agenda istimewa Liqo Muharram Mubalighoh bertema “Saatnya Mubalighoh Berjuang Menegakkan Islam Kaffah”, Ahad (13/7/2025)

Lebih dari 150 mubaligah dari berbagai penjuru Kalimantan Timur berkumpul dalam agenda istimewa Liqo Muharram Mubalighoh bertema “Saatnya Mubalighoh Berjuang Menegakkan Islam Kaffah”, Ahad (13/7/2025)

SAMARINDA, PIJARNEWS.COM–Lebih dari 150 mubaligah dari berbagai penjuru Kalimantan Timur berkumpul dalam agenda istimewa Liqo Muharram Mubalighoh bertema “Saatnya Mubalighoh Berjuang Menegakkan Islam Kaffah”, Ahad (13/7/2025).

Bertempat di Kota Samarinda, acara ini menjadi ajang konsolidasi para dai perempuan dalam merespons berbagai tantangan umat sekaligus memperkuat peran strategis mereka dalam perjuangan penegakan syariat Islam secara kaffah.

Acara dibuka dengan penuh khidmat oleh MC Suryani Rahmah dan pembacaan ayat suci Alquran oleh Ustazah Sakinah, mengawali kegiatan dengan suasana spiritual yang menguatkan niat dan tekad perjuangan. Para peserta yang berasal dari kota-kota besar dan daerah pelosok Kalimantan Timur menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti rangkaian kegiatan hingga akhir.

 Mubaligah Hadapi Tantangan Zaman

Berita Terkait

Pejabat hingga Kepsek di Baranti Ikuti Lomba Tadarrus

Di Pawai Hijratul Rasul, TP Ungkap Harapan Pemimpin Parepare ke Depan

Host utama acara, Ustazah Hj. Dinnar Susanti, dalam pengantarnya menegaskan bahwa umat Islam saat ini menghadapi tantangan serius, baik secara global maupun lokal.

“Dari kerusakan moral hingga penjajahan terhadap saudara kita di Gaza, semua menjadi bukti bahwa umat ini butuh bangkit dalam satu perjuangan Islam kaffah,” tegasnya.

Dalam sesi pertama, Ustazah Yulita Andriani menyampaikan materi berbobot yang mengupas akar persoalan umat dari sudut pandang Alquran.

Mengutip QS Al-Baqarah ayat 120, dia mengingatkan bahwa kebencian pihak kafir terhadap umat Islam akan berlangsung hingga akhir zaman. Diruntuhkannya Khilafah Utsmaniyah pada tahun 1924 disebut sebagai titik balik kehancuran politik umat Islam yang kini menjadi “hidangan yang diperebutkan” oleh kekuatan asing.

Dia juga mengkritisi program deradikalisasi sebagai alat untuk membungkam kebangkitan Islam dan menghambat penerapan syariah secara totalitas.

“Jangan sampai kita termakan narasi adu domba ala Barat,” ujarnya sambil menyerukan persatuan umat sebagaimana perintah Allah dalam QS Ali Imran ayat 103.

 Sekulerisme, Akar Derita Umat

Sesi berikutnya, Ustazah Ima Rofah menyoroti kondisi sosial ekonomi akibat diterapkannya sistem sekulerisme. Dengan menukil QS Ar-Rum ayat 41 dan QS Ar-Ra’d ayat 11, dia menggambarkan bagaimana kerusakan yang meluas hari ini merupakan konsekuensi dari sistem yang menjauhkan agama dari kehidupan.

“Negara hanya menjadi regulator. Sektor-sektor strategis diserahkan ke swasta dan asing, sedangkan umat dibiarkan menderita,” jelasnya.

Ia menegaskan perlunya perubahan mendasar melalui penerapan Islam kaffah, yang hanya bisa terwujud dalam naungan institusi negara Islam—Khilafah.

“Agama adalah fondasi, dan Khilafah adalah penjaganya,” tegasnya mengutip kesepakatan para ulama tentang kewajiban menegakkan imamah.

Mubaligah: Cahaya Umat, Penjaga Islam Kaffah

Ustazah Nabila Asy Syafi’i mengingatkan bahwa mubaligah adalah ujung tombak perjuangan dakwah Islam. Menggunakan perumpamaan indah, dia menggambarkan peran para ulama dan dai sebagai bintang-bintang yang menerangi malam—sebagai sumber cahaya dan petunjuk umat.

“Mubaligah adalah cahaya umat, pembawa ilmu. Maka mereka bukan hanya mengajarkan ibadah dan akhlak, tetapi juga menjadi rujukan umat dalam urusan sistem sosial, ekonomi, politik, hingga pengaturan hubungan internasional dalam Islam,” terangnya.

Dia juga mengajak para mubaligah untuk tidak hanya menjadi penyeru, tapi juga menjadi pelaku perubahan sosial dengan membina umat agar sadar dan siap memperjuangkan perubahan menuju sistem Islam yang hakiki.

 Komitmen dan Semangat dari Berbagai Daerah

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memperlihatkan keseriusan peserta menghadapi realitas umat saat ini. Beberapa peserta bahkan menyatakan komitmen untuk menyampaikan dakwah Islam kaffah di komunitas masing-masing.

Mubaligah dari Paser Belengkong, dengan 13 majelis taklim dan sekitar 600 jamaah, menyatakan siap menyebarkan pemikiran Islam kaffah.

Peserta dari Balikpapan menyampaikan strategi dakwah melalui komunitas pengusaha lintas daerah dan negara, sedangkan peserta dari Kutai Timur menegaskan tekad untuk menyampaikan dakwah Islam kaffah meski dihadang oleh gelombang deradikalisasi.

“Derasnya arus deradikalisasi tidak menyurutkan semangat kami. Justru kami semakin yakin bahwa Islam kaffah adalah satu-satunya solusi,” ujar salah satu peserta dari Sangatta.

 Penutup: Ini Baru Permulaan

Sebagai penutup, host menyampaikan bahwa Liqo Muharram ini adalah langkah awal menuju perjuangan besar. “Ini bukan sekadar pertemuan, tapi permulaan jihad intelektual, sosial, dan spiritual untuk menegakkan Islam kaffah sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah Saw.”

Acara ditutup dengan doa penuh harap agar perjuangan ini diridhoi Allah dan segera meraih kemenangan dengan tegaknya syariat Islam secara total dalam bingkai Khilafah yang akan membawa rahmat bagi seluruh alam. Wallahu’alam. (*)

Citizen Reporter: Rahmi Surainah

Terkait: Muharram

TerkaitBerita

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

BPJS Kesehatan Buka Layanan Tatap Muka di Kantor Cabang Selama Libur Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Maret 2026

...

Kesehatan Menurun, Try Sutrisno Tutup Usia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

...

Andi Mappakaya Resmi Pimpin APDESI Merah Putih Sulsel, Uhadi Tekankan Soliditas

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Februari 2026

...

Satu Tahun Program Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-cita Mulia dan “Bom Waktu” Penyakit

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Januari 2026

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

Pelayanan Publik 2025,Parepare Raih Opini Kualitas Tinggi dari Ombudsman RI

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Imigrasi Parepare Raih penghargaan Sangat Baik Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025.

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Panen Bersama Petani di Lasiwala, Bupati Sidrap Mengaku Terharu Karena Ini

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan