• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 4 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Adaptasi Kenormalan Baru di Tengah Pandemi Covid-19

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
3 Agustus 2020
di Opini
(Akidah Amaliah, Mahasiswa Departemen Matematika Angkatan 2018, Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin; Peserta Latihan Kepemimpinan Tingkat 2 BEM FMIPA Unhas)

(Akidah Amaliah, Mahasiswa Departemen Matematika Angkatan 2018, Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin; Peserta Latihan Kepemimpinan Tingkat 2 BEM FMIPA Unhas)

OPINI, PIJARNEWS.COM — Beberapa warga negara Indonesia telah terjangkit virus Corona. Beredarnya virus Corona ini sangat membuat masyarakat ketakutan, bahkan memberikan dampak kepada mereka. Berita mengenai Covid ini semakin momok dibicarakan di media. Ketakutan kita saat ini adalah bukan virus itu sendiri melainkan rasa cemas kita. Covid-19 sangat membuat penasaran semua masyarakat. Covid sebagai ancaman negara kita.

Hal yang bisa dilakukan untuk menghadapi Covid adalah belajar hidup berdampingan dengan Covid. Saat ini Covid memberikan tanda tanya besar kepada masyarakat, sebagian masyarakat ada yang tidak percaya mengenai hal tersebut. Perekonomian Indonesia juga sangat terancam dengan masuknya invasi virus Corona ini ke Indonesia. Kebijakan yang dibuat oleh pemerintah tidak kunjung mendatangkan solusi yang ampuh, justru dianggap menimbulkan masalah baru bagi masyarakat.

Masyarakat telah kehilangan pekerjaannya, bahkan sangat sulit untuk mempertahankan kehidupannya di tengah pandemi ini. Untuk menghadapi hal tersebut pemerintah membuat kebijakan baru yaitu new normal atau adaptasi kebiasaan baru. Adaptasi kebiasaan baru ini disebut sebagai perubahan perilaku untuk kembali hidup normal tetapi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

New normal diluncurkan sebagai alternatif kebijakan agar aktivitas ekonomi kembali pulih. Diharapkan dengan adanya new normal ini kondisi ekonomi masyarakat dapat semakin membaik di tengah pandemi.

Saat ini kita harus bergotong royong menghadapi gempuran Covid-19, jangan menjadikan kondisi ini sebagai rasa takut sehingga membuat semua orang resah dan khawatir. Rasa ketakutan dan kekhawatiran ini yang menjadi masalah buat kita. Hal tersebut dikarenakan belum adanya vaksin yang benar-benar mampu untuk menekan penyebaran virus corona.

Berita Terkait

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Kita masih belum tahu kapan pandemi ini akan berakhir, yang membuat kita selalu tertekan dengan keadaan.
Kita ingin masyarakat kita produktif dan tetap aman walaupun pandemi masih mendera, di tengah ketidakpastian kapan pandemi ini akan berakhir.

Berdampingan dengan virus Corona bukan berarti kita menyerah, tetapi menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat, sembari tetap berharap bahwa para pakar di seluruh dunia berjuang menemukan vaksin virus ini.

Adaptasi kebiasaan baru menjadi harapan kita untuk dapat kembali beraktivitas dengan aman dan produktif di tengah pandemi. Langkah-langkah yang telah umum mengisi ruang publik agar terhindar dari paparan virus Corona di antaranya: menjaga imunitas tubuh, menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar rumah atau tempat publik, sering mencuci tangan serta menghindari kerumunan orang.

Menghadapi Covid-19 dengan kebersamaan dan gotong royong merupakan upaya untuk menguatkan solidaritas sosial di tengah-tengah masyarakat. Jadikanlah kebiasaan baik dari adaptasi kebiasaan baru menjadi pola hidup baru yang dapat kita adopsi ke dalam kehidupan kita sehari-hari pasca pandemi. (*)

PENULIS: AKIDAH AMALIAH
(Mahasiswa Departemen Matematika Angkatan 2018, Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin; Peserta Latihan Kepemimpinan Tingkat 2 BEM FMIPA Unhas)

Terkait: Opini

TerkaitBerita

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Editor: Muhammad Tohir
26 Mei 2026

...

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Editor: Muhammad Tohir
21 Mei 2026

...

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Berita Terkini

Lagi, Sidrap Raih WTP 10 Kali Berturut-turut

Lagi, Sidrap Raih WTP 10 Kali Berturut-turut

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

Wali Kota Parepare Tinjau 3 Lokasi Inovasi Program Srikandi Berdaya Srikandi

Wali Kota Parepare Tinjau 3 Lokasi Inovasi Program Srikandi Berdaya Srikandi

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Kembali Raih Opini WTP, Tasming Hamid: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Kembali Raih Opini WTP, Tasming Hamid: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan