• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 13 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI : Akselerasi Transformasi Peran Guru di Masa Pandemi Covid-19

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
2 Mei 2020
di Opini
hasmiah

Oleh : Hasmiah Herawati*

OPINI — Manusia dilahirkan dalam kondisi tidak berdaya, membutuhkan bantuan orang lain dalam ruang terkecil (ibu dan ayah) untuk membantu tumbuh kembangnya. Orang tualah yang memberikan pemahaman edukasi pertama tentang bagaimana berinteraksi dengan lingkungan dan membantu mengembangkan potensi bawaan sejak lahir. Pada fase berikutnya tumbuh kembang anak memerlukan bantuan dari lingkungan eksternal untuk lebih mengasah dan menggali bakat/potensi.

Teori konvergensi yang dikembangkan pakar pendidikan Jerman, William Stern tentang perkembangan manusia dan hasil pendidikan, mengatakan bahwa anak dilahirkan dengan pembawaan baik dan buruk, sehingga memerlukan pendidikan sebagai penolong pada lingkungan anak untuk mengembangkan pembawaan yang baik dan mencegah berkembangnya pembawaan yang buruk.

Hal ini menandakan bahwa pendidikan merupakan serangkaian komunikasi dengan lingkungan yang terjalin untuk membantu anak mengembangkan potensi (fisik, emosi, sosial, sikap,moral, pengetahuan dan keterampilan) semaksimal mungkin agar menjadi manusia dewasa yang bertanggung jawab. Dibutuhkan kerjasama dari seluruh elemen untuk mewujudkan pendidikan yang berkeadilan karena pada dasarnya pendidikan hadir sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas sosial hidup suatu bangsa.

Dalam UU No 20 tahun 2003 tentang pendidikan nasional menjelaskan arti pendidikan sebagai suatu usaha sadar dan terencana dalam mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta kebutuhan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Kemudian juga termaktub dalam pembukaan UUD 1945 sebagai salah satu tujuan pembangunan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan merupakan hak dan kewajiban seluruh komponen bangsa dengan harapan pendidikan bukan hanya menjadi pengawet budaya dari generasi ke generasi namun juga dapat mengubah dan mengembangkan pengetahuan yang menghasilkan sumber daya manusia yang maju dan mandiri serta berakhlak mulia.

Berita Terkait

Wali Kota Parepare Salurkan BSM dan Beasiswa Berprestasi, Komitmen Bangun SDM Unggul

Terima Aksi, Wakil Ketua DPRD Pinrang Janji Kawal Perbaikan Pendidikan

Pengurus Lapekom Raker, Siap Dorong Inovasi Pendidikan Parepare

Momentum Hardiknas, Wali Kota Munafri Tekankan Pentingnya Kualitas Pendidikan Berbasis AI

Era Transformasi Pendidikan 4.0

Secara holistik dengan pergerakan yang signifikan perubahan terus terjadi dari waktu ke waktu pada tingkah laku manusia dan aspek pendukung sesuai zamannya.. Perubahan zaman turut mengubah wajah pendidikan dan perkembangan sistem pendidikan di Indonesia. Era revolusi 4.0 dengan platform digitalisasi (cyber sistem) mampu menghubungkan person to person secara terbuka dan mengubah konsep pekerjaan, struktur pekerjaan serta kompetensi kerja yang dibutuhkan sehingga pendidikan memiliki kontribusi cukup besar dalam mempersiapkan sumber daya profesional yang lebih baik dari era sebelumnya. Pendidikan bukan hanya menyampaikan tentang keterampilan yang telah dikenal selama ini oleh guru tetapi harus dapat meramalkan berbagai jenis keterampilan dan kemahiran akan datang sekaligus menciptakan cara yang cepat dan tepat supaya dapat diserap dan dikuasai oleh anak.

Dewasa ini informasi akibat kemajuan tekhnologi yang aksessible memaksa guru untuk mengikuti disrupsi yang cukup besar. Tantangan yang dihadapi oleh guru jauh lebih kompleks sehingga membutuhkan kompetensi dan kreativitas yang tinggi. Peran guru bukan lagi satu-satunya tokoh sentral dalam transformasi ilmu. Dalam menghadapi perubahan tersebut guru di masa lalu menggunakan pendekatan teacher centre approach, dewasa ini berubah menjadi student centre approach dengan pendekatan scientific dan kecakapan abad 21 (4 C’s). Fungsi guru berubah menjadi fasilitator dan motivator dalam belajar, anak diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi dan mengelaborasi kemampuan berdasarkan pengalaman belajarnya pada aspek afektif, kognitif dan psikomotorik. Seluruh aspek menjadi penekanan dalam pembelajaran karena pendidikan yang hanya sarat akan pengetahuan dan mengenyampingkan sikap dan keterampian  akan berdampak pada ketidakmampuan anak dalam berkompetisi di era digital yang menggunakan mesin sebagai penopang pekerjaan.

Kualifikasi dan kompetensi guru yang berkualitas (HOT’s) menjadi penopang dalam mewujudkan tujuan pendidikan di era revolusi 4.0. Hal ini menjadi dasar karena pendidikan di era revolusi 4.0 setidaknya mempersiapkan anak untuk bisa menyelesaikan masalah yang masalahnya belum ada, mempersiapkan kreativitas anak untuk bisa bekerja dan menciptakan pekerjaan baru yang belum ada, serta mempersiapkan anak untuk menggunakan tekhnologi dan mengembangkan tekhnologi. Abad 21 membutuhkan sumber daya berkualitas dalam menciptakan berbagai terobosan dalam berpikir, penyusunan konsep serta action. Tentunya sumber daya yang berkualitas hanya dapat dihasilkan oleh lembaga-lembaga pendidikan yang dikelola secara professional

Wajah Pendidikan Indonesia di Masa Pandemi covid-19

Bekerja dari rumah, beribadah dari rumah dan belajar dari rumah merupakan kalimat yang tidak asing lagi terdengar di masa Pandemi. Kondisi ini mengharuskan semua bidang termasuk bidang pendidikan untuk menerapkan hal tersebut demi memutus mata rantai penyebaran covid-19. Seluruh anak-anak Indonesia yang berstatus pelajar mulai dari perkotaan hingga ke pelosok desa terkena imbas learn from home. Dengan berbagai keterbatasan, platform digital dianggap sebagai salah satu jalan keluar untuk membantu proses tersebut. Proses pembelajaran yang umumnya dilakukan secara face to face di dalam kelas berubah menjadi pembelajaran jarak jauh. Akselarasi transformasi tatap muka ke pembelajaran jarak jauh membuat guru ikut bertransformasi menggali kreativitasnya untuk memahami sistematika digitalisasi dalam menyampaikan materi ajar menggunakan berbagai media pendidikan yang tersedia seperti google classroom, ruang guru, edmodo agar proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung. Tentunya ini menjadi catatan tersendiri jika kondisi pandemi telah berakhir akan lebih banyak guru-guru yang memiliki kemampuan dan kreativitas baru dalam mengelola kelas karena telah memahami bahwa era transformasi pendidikan digital memang sesuatu yang pasti terjadi. Kondisi pandemi mengajarkan banyak hal termasuk mempersiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi sehingga inovasi dalam bidang pendidikan menjadi sesuatu yang masif dan continue untuk dilakukan oleh seluruh komponen pendidikan.

“Dirgahayu Pendidikan Nasional Indonesia (Hardiknas 2 Mei 2020)”

Sumber:

  • Jalaluddin, Abdullah. 2013. Filsafat pendidikan (edisi Revisi). PT Raja Grafindo Perkasa Akselerasi
  • I Made Ariasa Giri. 2019. Revolusi Pendidikan Sebagai Wujud Penyelarasan Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Maha Widya Bhuana volume 2 no 2

 

*Penulis adalah Dosen IAIN Parepare 

 

Terkait: CoronaCovid-19Hari Pendidikan NasionalPendidikan

TerkaitBerita

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Pemimpin Islam : Antara Marwah dan Riayah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Legitimasi Agama dan Bahaya Provokasi Umat Islam

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

...

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

...

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

Pelayanan Publik 2025,Parepare Raih Opini Kualitas Tinggi dari Ombudsman RI

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Imigrasi Parepare Raih penghargaan Sangat Baik Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025.

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Panen Bersama Petani di Lasiwala, Bupati Sidrap Mengaku Terharu Karena Ini

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan