• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 22 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI : Dinasti Politik, Upaya Rezim Langgengkan Kekuasaan

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
4 Agustus 2020
di Opini, Sulselbar
Suratiyah

Oleh : Suratiyah (Pegiat Dakwah dan Member AMK)

Berita Terkait

Sekjen DPP Partai Demokrat Warning Ketua DPC Soal Anak Ranting

Kendali PSI Parepare Kini Ditangan Syamsul Rijal Madani

Perindo Sidrap Buka Penjaringan Balon Bupati dan Wabup Ditanggal Syarat Makna

7 Tokoh Ambil Formulir di Demokrat Sidrap, Nahar: Kalau Tidak Daftar Jangan Harap Dapat Rekomendasi

Suratiyah
Oleh : Suratiyah (Pegiat Dakwah dan Member AMK)

Ditambah lagi, sistem demokrasi melalui pemilihan umum di Indonesia memang menyediakan ruang bagi kerabat elit politik untuk ikut dalam kompetisi elektoral. Tidak ada aturan yang bisa membatasi keluarga para politikus dan pejabat publik untuk menggunakan hak konstitusionalnya. Mereka tetap bisa mencalonkan diri dalam pilkada. Bahkan berkembangnya dinasti politik di negeri ini juga didukung oleh keputusan MK yaitu pasal 7 huruf r Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.

Dengan tumbuh suburnya dinasti politik, maka fungsi kontrol melemah. Sehingga besar kemungkinan akan terjadi penyimpangan seperti korupsi, kolusi dan nepotisme. Sedangkan hukuman terhadap pelaku korupsi di negeri ini lemah. Dengan lemahnya hukum, maka kasus korupsi bukannya berkurang justru semakin tumbuh subur.

Seperti kasus korupsi akibat dinasti politik yang terjadi di Banten. Yaitu tertangkapnya Tubagus Chaeri Wardhana oleh KPK. Akhirnya kasus ini telah membukakan pintu publik tentang betapa bobroknya politik dinasti tersebut. Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah pun ikut terseret akibat merugikan uang negara sebanyak Rp79 miliar.

Memang, dinasti politik tidak masalah, dengan anggapan bahwa yang menjadikan mereka duduk di legislatif atau eksekutif adalah rakyat. Namun apakah mereka setelah mendapatkan kekuasaan melindungi rakyat? Justru tidak. Padahal ketika pemilu, rakyat telah berharap banyak tentang perubahan negeri ini. Namun adanya dinasti politik justru menumbuhkan oligarki politik atau kekuasaan politik yang dipegang oleh sekelompok elit di masyarakat baik dibedakan kekayaan, keluarga atau militer.

Laman 2 dari 3
sebelumnya123Selanjutnya
Terkait: Dinasti PolitikPartai

TerkaitBerita

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

BeritaTerkini

Pastikan Korban Tertangani, Tasming Hamid Temui Korban Kebakaran di Lumpue

Pastikan Korban Tertangani, Tasming Hamid Temui Korban Kebakaran di Lumpue

Editor: Muhammad Tohir
22 April 2026

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Editor: Muhammad Tohir
22 April 2026

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Dorong Literasi Akademik, Dosen Sumbangkan Karya Ilmiah ke Perpustakaan Kampus IAIN Parepare

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Wali Kota Parepare Dukung Musda VI ICMI, Jadi Momentum Perkuat Persatuan Ormas Islam

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan