• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 2 Juli, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Opini; Krisis dan Kritis Bangsaku

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
25 Desember 2017
di Opini

Penulis: Andi Dahliani (Mahasiswa PGSD Kampus V UNM Parepare)

PIJAR OPINI – Menyimak realita dan dinamika kehidupan bangsa dan negara saat ini, ada banyak hal yang menjadi sorotan di penghujung tahun 2017. Akhir-akhir ini muncul hal-hal yang menjadi viral di kalangan masyarakat. Mulai dari hadirnya istilah generasi micin, kids jaman now, hingga drama politik Setnov dalam pemerintahan. Belum terhitung pelbagai situasi jelang tahun politik, baik di pusat hingga daerah.

Penulis mengamati, dalam setiap fenomena itu sebagian kita semakin kritis. Sejatinya sikap kritis adalah hal yang sangat baik. Namun perlu diatur agar tak brutal nan anarkis, dalam menyampaikan kritikannya.

Andi Dahliani

Sebagian dari kita mamang hebat dalam berkoar-koar. Entah tua atau muda, berpendapat bahwa pemerintah harus mendengar suara kita. Kita menuntut hak, dengan dalih secara umum memperbaiki bangsa ini.

Ah, bagaimana jika dibalik. Kita yang menjadi pemimpin, dan yang memimpin menjadi masyarakat yang mengkritik ?

Berita Terkait

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Kita memang kerap mengutamakan keinginan dan egoisme sendiri. Padahal belum tentu punya sumbangsih terhadap pemerintah. Penulis sempat berfikir, bangsa Indonesia bukan krisis kepemimpinan, kita ini krisis kerakyatan.

Bagaimanapun pemerintah bekerja, memang akan selalu ada alasan untuk mengkritik. Dalihnya, ‘itu sudah menjadi tanggung jawab pemerintah’.

Idealnya, bagaimana kita bisa turut berpartispasi, bukan sekadar mengkritik? Indonesia butuh tindakan, bukan protes berbalut omong kosong.

Lebih khusus kepada kalangan disekitar penulis. Mahasiswa yang turun kejalan mengatas-namakan rakyat. Katanya menyuarakan perubahan, namun IP-nya jauh dari kata menawan. Bahkan skripsi tak mereka kerjakan karena terlalu sibuk hanya demi sebuah yang katanya gerakan. Jika ingin membuat perubahan, berprestasilah! (*)

Terkait: KritikOpiniPGSD Parepare

TerkaitBerita

Bertanya di Tengah Era Algoritma

Bertanya di Tengah Era Algoritma

Editor: Tim Redaksi
24 Juni 2026

...

Nasab Ba‘alawi

Menempatkan Kontroversi Penelitian Nasab Ba‘alawi dalam Kerangka Keilmuan

Editor: Tim Redaksi
15 Juni 2026

...

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Revolusi Techno-Moral di Gerbang Tahun Ajaran Baru

Editor: Tim Redaksi
13 Juni 2026

...

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Berita Terkini

Sambut Kontingen Porsenijar Sulsel, Wabup Sidrap Ajak Junjung Persaudaraan dan Sportivitas

Sambut Kontingen Porsenijar Sulsel, Wabup Sidrap Ajak Junjung Persaudaraan dan Sportivitas

Editor: Muhammad Tohir
2 Juli 2026

Hadiri Rakernas XVIII APEKSI di Medan, Tasming Hamid Perkuat Sinergi Antar Pemerintah Kota

Hadiri Rakernas XVIII APEKSI di Medan, Tasming Hamid Perkuat Sinergi Antar Pemerintah Kota

Editor: Muhammad Tohir
2 Juli 2026

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
26 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan