• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 8 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Mahasiswa Aktivis dan Mahasiswa Akademis

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
5 Juli 2024
di Opini

Oleh : Asyraf Alharaer Assegaf (Mahasiswa IAIN Parepare)

Mahasiswa sebutan bagi orang awam adalah dia terpelajar yang sedang menempuh di sebuah perguruan tinggi bahkan dianggap sebagai “dia seorang intelek”. Sebagai agen perubahan, penyambung lidah yang memiliki tanggung jawab signifikan terhadap masyarakat, bangsa dan negara, mahasiswa juga berperan sebagai pendorong dan penggerak dinamika sosial.

Namun, fakta lapangan menunjukkan bahwa status sebagai intelek dan agen perubahan yang diagung-agungkan ini sering kali hanyalah formalitas, banyak mahasiswa yang kurang terlibat dalam peran sosial yang sebenarnya dan lebih fokus pada pencapaian akademis tanpa mempraktikkan pengetahuan mereka untuk kepentingan masyarakat luas.

Bukankah mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi, inovasi atas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat? Situasi seperti inilah menimbulkan tantangan bagi mahasiswa untuk benar-benar mewujudkan peran mereka sebagai agen perubahan dan tidak hanya sebatas gelar atau status.

Kampus sebagai wadah meningkatkan kapasitas pengetahuan, teori-teori keilmuan, dan pengalaman, juga banyak dinamika bumbu-bumbu kebahagiaan di dalamnya, salah satunya menjadi mahasiswa aktivis; dulu muka sangar, rambut gondrong, celana robek dan suara yang keras saat orasi meminta keadilan kadang menjadi kacamata pandang seorang bahwa dia aktivis, lalu bagimana dengan mahasiswa style kemeja, celana kain dan ukuran rambut rapi?

Berita Terkait

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Pada dasarnya, mahasiswa aktivis tidak hanya dilihat dari penampilan semata, tetapi juga harus mampu menyeimbangkan antara akademik dan kegiatan ekstrakurikuler “organisasi” di luar bangku perkuliahan.

Mahasiswa aktivis yang ideal adalah mereka yang mampu berkontribusi secara nyata dalam lingkungan sekitar, menjadi teladan bagi rekan-rekannya, dan menunjukkan bahwa keberhasilan akademik tidak harus mengorbankan partisipasi aktif dalam kegiatan di luar kelas.

Tetapi kebanyakan lebih memilih menjadi mahasiswa akademis; kuliah pulang-kuliah pulang (kupu-kupu) adalah gaya hidup yang umum di kalangan mahasiswa.

Banyak mahasiswa yang memilih untuk fokus pada akademis saja karena berbagai alasan, seperti mengejar prestasi akademik, memenuhi ekspektasi keluarga untuk mencapai segera studi, atau karena mereka merasa lebih nyaman dengan rutinitas yang teratur tepat waktu mungkin segera usai dari kampus.

Memang benar menjadi tanggungjawab moral pribadi terhadap orangtua di rumah lebih ke arah, “Nak, selesaikan segera pendidikannya/studi kamu di kampus jangan mau jadi donatur kampus, berlama-lama di kampus.” Lontaran orang tua di rumah kebanyakan seperti itu dan banyak menjadi hambatan untuk kurang berinteraksi di lingkungan sosial sehingga mungkin tidak ikut dalam organisasi di kampus.

Menjadi pengalaman pribadi banyak menjadi cerita dan motivasi untuk tetap memilih tetaplah belajar tidak hanya di bangku perkuliahan saja, tapi mari terus belajar meluangkan waktu membuka forum-forum diskusi di luar bangku perkuliahan. (*)

Terkait: Opini

TerkaitBerita

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Pendidikan dalam Bayang-bayang Krisis Energi, Siapa yang Menjadi Korban

Editor: Muhammad Tohir
25 Maret 2026

...

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Polres Parepare Sosialisasikan Call Center 110 ke Rumah Warga

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

162 Siswa SMPN 9 Parepare Ikuti TKA, Sekolah Pastikan Mental dan Teknis Siap

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

Perkuat Pencegahan TPPO, Imigrasi Parepare Gelar Sosialisasi Desa Binaan di Lemoe

Perkuat Pencegahan TPPO, Imigrasi Parepare Gelar Sosialisasi Desa Binaan di Lemoe

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Kelurahan Lemoe

Cegah TPPO, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Kelurahan Lemoe

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 April 2026

Sah! Sekda Kota Parepare Amarun Agung Hamka Resmi Nakhodai PPM Parepare

Sah! Sekda Kota Parepare Amarun Agung Hamka Resmi Nakhodai PPM Parepare

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan