• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 27 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Mahasiswa Milenia

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 Agustus 2019
di Opini

 

 

 

Oleh: Suherman Syach

(Mantan Maba 1997 dan Pemerhati Pendidikan di Ajatappareng)

Berita Terkait

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Tiap-tiap masa membawa perubahan. Dekade 90-an, mahasiswa baru (Maba) sebelum resmi mengikuti proses kuliah harus mengikuti satu tahapan penting nan sakral, yang disebut orientasi pengenalan kampus, disingkat ospek.

Bagi mantan mahasiswa era itu, ada yang mengenang ospek sangat menyenangkan, tetapi sebagian yang lain “sangat mengerikan”. Menyenangkan, karena ospek melahirkan banyak kisah-kisah inspiratif, romantisme, jenaka, keakraban, dan solidaritas. Melalui ospek, mental kita membaja, kepekaan rasa tertempa, bakat minat tereksplor, kerangka pikir terbentuk.

“Ngerinya” banyak lagi. Kala itu, masa ospek harus star dari kos-kosan jam 5 subuh. Harus melalui beberpa pos sebelum tiba dalam kampus dengan perlakuan yang beragam dari para senior. Mulai dari jalan dalam got, merayap ala tentara, jalan jongkok, kengkreng, push up, lari, dll.

Kala itu, senior ibarat “Raja”, kadang penyayang, tapi lebih banyak murkanya. Bentakan, pukulan, dan tendangan menjadi sarapan subuh pada mahasiswa baru. Tapi saat itu, maba lebih banyak yang kuat, hanya sedikit berperilaku “cemeng”.

Era milenia beda lagi. Ospek dan segala tradisinya dihapus. Sudah tidak zaman lagi. Berganti dengan sebutan Pengenalan Budaya Akademik Kampus, disingkat PBAK (Istilah khusus untuk PTKIN). Meski memiliki kesamaan sebagai ajang pengenalan Maba, tetapi desainnya, beda 180 derajat.

PBAK lebih menyenangkan dan tidak ada susahnya. Maba tidak perlu terbangun dan bergegas ke kampus subuh hari, apa lagi harus merayap atau jalan kengkreng dari seniornya. Mereka cukup datang ke kampus dan langsung masuk gedung. Duduk manis dikursi empuk dengan ruangan dingin ber-AC.

Tak ada bentakan dari senior. Senior cukup mendampingi dan melayani kebutuhan Maba. Mengambilkan makanan, minum, absen, dan keperluan lainnya. Maba cukup mendengar materi-materi yang diberikan oleh narasumber. Maba cukup tercerahkan dari suguhan materi dari dosen dan pihak luar yang profesional.

Capaiannya hampir sama dengan ospek. Terjadi pencerahan, pengenalan dan adaptasi Maba yang komprehensif terhadap struktur, lingkungan dan budaya kampus. Bedanya, PBAK bebas dari perpeloncoan, kekerasan dan aksi-aksi dehumanisasi lainnya.

Selamat kepada mahasiswa Milenia Indonesia, yang sedang memasuki gerbang kampus di kampusnya masing-masing. Semoga menjadi mahasiswa harapan Indonesia pada masa datang. (*)

 

Terkait: Opini

TerkaitBerita

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Pendidikan dalam Bayang-bayang Krisis Energi, Siapa yang Menjadi Korban

Editor: Muhammad Tohir
25 Maret 2026

...

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan