• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI: Mahasiswa Milenia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 Agustus 2019
di Opini

 

 

 

Oleh: Suherman Syach

BeritaTerkait

Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026
Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

20 Oktober 2026
Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

13 Oktober 2026
Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

9 Oktober 2026

(Mantan Maba 1997 dan Pemerhati Pendidikan di Ajatappareng)

Tiap-tiap masa membawa perubahan. Dekade 90-an, mahasiswa baru (Maba) sebelum resmi mengikuti proses kuliah harus mengikuti satu tahapan penting nan sakral, yang disebut orientasi pengenalan kampus, disingkat ospek.

Bagi mantan mahasiswa era itu, ada yang mengenang ospek sangat menyenangkan, tetapi sebagian yang lain “sangat mengerikan”. Menyenangkan, karena ospek melahirkan banyak kisah-kisah inspiratif, romantisme, jenaka, keakraban, dan solidaritas. Melalui ospek, mental kita membaja, kepekaan rasa tertempa, bakat minat tereksplor, kerangka pikir terbentuk.

“Ngerinya” banyak lagi. Kala itu, masa ospek harus star dari kos-kosan jam 5 subuh. Harus melalui beberpa pos sebelum tiba dalam kampus dengan perlakuan yang beragam dari para senior. Mulai dari jalan dalam got, merayap ala tentara, jalan jongkok, kengkreng, push up, lari, dll.

Kala itu, senior ibarat “Raja”, kadang penyayang, tapi lebih banyak murkanya. Bentakan, pukulan, dan tendangan menjadi sarapan subuh pada mahasiswa baru. Tapi saat itu, maba lebih banyak yang kuat, hanya sedikit berperilaku “cemeng”.

Era milenia beda lagi. Ospek dan segala tradisinya dihapus. Sudah tidak zaman lagi. Berganti dengan sebutan Pengenalan Budaya Akademik Kampus, disingkat PBAK (Istilah khusus untuk PTKIN). Meski memiliki kesamaan sebagai ajang pengenalan Maba, tetapi desainnya, beda 180 derajat.

PBAK lebih menyenangkan dan tidak ada susahnya. Maba tidak perlu terbangun dan bergegas ke kampus subuh hari, apa lagi harus merayap atau jalan kengkreng dari seniornya. Mereka cukup datang ke kampus dan langsung masuk gedung. Duduk manis dikursi empuk dengan ruangan dingin ber-AC.

Tak ada bentakan dari senior. Senior cukup mendampingi dan melayani kebutuhan Maba. Mengambilkan makanan, minum, absen, dan keperluan lainnya. Maba cukup mendengar materi-materi yang diberikan oleh narasumber. Maba cukup tercerahkan dari suguhan materi dari dosen dan pihak luar yang profesional.

Capaiannya hampir sama dengan ospek. Terjadi pencerahan, pengenalan dan adaptasi Maba yang komprehensif terhadap struktur, lingkungan dan budaya kampus. Bedanya, PBAK bebas dari perpeloncoan, kekerasan dan aksi-aksi dehumanisasi lainnya.

Selamat kepada mahasiswa Milenia Indonesia, yang sedang memasuki gerbang kampus di kampusnya masing-masing. Semoga menjadi mahasiswa harapan Indonesia pada masa datang. (*)

 

Terkait: Opini

Berita Terkait

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Editor: Tim Redaksi
20 Oktober 2026

...

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Editor: Tim Redaksi
13 Oktober 2026

...

Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

Editor: Tim Redaksi
8 Oktober 2026

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi