• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 20 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI: Manajemen Otak atau Pikir

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
23 Oktober 2020
di Opini
MN Hamang

Oleh: M N Hamang-Najed (Dosen IAIN Parepare dan Umpar)

OPINI–Salah satu organ terpenting dalam diri manusia ialah otak. Otak diciptakan Allah untuk befungsi pikir. Otak dalam menjalankan fungsi pikirnya agar supaya efektif dan efisien (produktif), hendaklah mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan agama (Islam).

SOP dasar yang ditetapkan agama (Islam) ialah sebagaimana yang ditekankan oleh Nabi saw. dalam hadisnya – artinya – : Pikirklanlah ciptaan Allah dan janganlah pikirkan zat Allah (karena kalau kamu pikirkan zat Allah), kamu akan binasa.
Makhluk yang berupa dunia berserta segala isinya dan dengan segala sifatnya, menjadi subjek-subjek yang diperintahkan agama (Islam) untuk dijadikan objek pikir.

Sementara Allah sebagai individu Maha Pencipta (al-Khaliq), bukan menjadi objek pikir, melainkan cukup objek zikir (renungan untuk tunduk kepada-Nya). Hujjahnya adalah makhluk berupa dunia beserta segala isinya dan dengan segala sifatnya yang dapat dijangkau otak, sementara individu Tuhan (al-Khaliq) tidak dapat dijangkau otak.

Perihal makhluk saja, tidak semua bisa menjadi objek pikir. Ada makhluk-makhluk gaib dan yang nyata (sekalipun), yaitu yang amat raksasa, seperti matahari, langit dan lain-lain, serta peristiwa alam dan keadaan kehidupan seperti takdir atau nasib yang tidak mampu dijangkau (dianalisis/dipahami) otak dengan tepat.

Subjek-subjek ini cukup dijadikan objek zikir (tafakur; renungan akan keajaibannya fisik atau sifatnya untuk mendatangkan kekaguman, ketundukan dan ketaatan kepada al-Khaliq-Nya.

Berita Terkait

RSUD Andi Makkasau Terapkan Aturan Permenkes untuk Layanan Makanan Pasien

Dirjen Pendis Kemenag RI Kunjungi IAIN Parepare

OPINI; Manajemen Nasib-Sukses

OPINI: Manajemen Hati dan Iman

Adapun makhluk yang diperintahkan Islam untuk dijadikan objek pikir adalah seperti yang disebutkan Allah antara lain dalam QS al-Thāriq (86): 5-7 – terjemahnya -: Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan (5) Dia diciptakan dari air (mani) yang terpancar (6) yang keluar dari antara tulang shlubi (punggung laki-laki) dan dada (perempuan);

QS al-Dzariyat (51): 21 – terjemahnya -: Dan (juga) pada diri kamu sendiri, maka apakah kamu tidak perhatikan.
Manusia yang diciptakan Allah dari air mani (sperma laki-laki) dan air mani (ovum) perempuan malalui suatu proses hubungan seksual (jima’), dapat dijangkau otak sekaligus dapat dijamah fisik secara total/sempurna, sehingga dapat diteliti dan diketahui dengan pastti akan sifatnya. Demikian pula bagian-bagian perlengkapan tubuh seperti mata, telinga, kaki, tangan dan lain-lain, dapat dijangkau otak sekaligus dapat dijamah fisik secara total/sempurna, sehingga pula dapat diteliti dan diketahui dengan pasti akan sifatnya. Subjek-subjek yang setara dengan inilah dari makhluk-makhluk Allah yang dapat dijadikan objek pikir/riset (scientific research).

Terkait: Allah SWTManajemenOtakPikir

TerkaitBerita

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Berita Terkini

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan