• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 20 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI; Manajemen Nasib-Sukses

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
29 September 2020
di Opini
MN Hamang

Oleh: M N Hamang-Najed (Dosen IAIN Parepare dan Umpar)

OPINI — Manusia ingin agar nasib yang didapatnya ialah yang sukses. Allah pun ingin agar manusia memperoleh nasib yang sukses, karena itu Dia memberikan tuntunan atau manajemen untuk memperolehnya. Adapun tuntunan pokoknya – di samping yang sudah populer, yaitu IDT (Ikhtiar, Doa dan Tawakal) -, juga antara lain DD atau 2D (Diketahui dan Diyakini). Dasar DD ini adalah ujung ayat pada banyak ayat dalam al-Qur`an, antara lain QS al-Taubah (9): 110 – terjemahnya -: Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
D (Diketahui) maksudnya, misal seorang mahasiswa yang berasal dari daerah (kampung) yang jauh dari daerah (kota) tempatnya menuntut ilmu (kuliah) dengan kondisi ekonomi orang tua (sebagai modal biaya kuliah) yang minim, namun si sang mahasiswa dan si sang orang tua bersemangat tinggi menempuhnya. Keduanya berkorban dengan maksimal dan ketulusan untuk menjalaninya menurut posisinya masing-masing. Si sang mahasiswa menempuh kuliah dengan maksimal dan si sang orang tua juga mencari biaya kuliah dengan maksimal.

Pemisalan tersebut (dengan didasarkan pada QS al-Taubah {9}: 110 di atas), diketahui dengan tegas, bahwa Allah Maha Mengetahui akan pengorbanan yang dilakukan keduanya dan akan membalasnya dengan balasan yang istimewa (hidup sukses). Dia tidak menyia-nyiakan pengorbanan hamba-Nya (sebagaimana yang difirmankan-Nya dalam banyak ayat-Nya dalam al-Qur`an).

Dia berarti bertindak tidak logis atau bersifat zhalim (aniaya) bila Dia yang memerintahkan manusia untuk menuntut ilmu, lalu manusia telah melakukannya, sementara Dia tidak membalasnya. Hal ini jauh (mustahil) menjadi sifat-Nya berdasarkan firman-Nya, antara lain QS Yunus (10): 44 – yang terjemahnya -: Sesungguhnya Allah tidak berbuat zhalim kepada manusia sedikit pun, akan tetapi manusialah yang berbuat zhalim kepada dirinya.; QS al-Kahfi (19): 49 – yang terjemahnya -: Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang jua pun.

D (Diyakini) maksudnya, jika sudah diketahui dengan tegas bahwa Allah Maha Mengetahui pengorbanan hamba-Nya dan akan membalasnya dengan balasan yang istimewa (hidup sukses), maka kuncinya – ialah – tinggal diyakini seyakin-yakin akan sifat Allah ini. Dasarnya ialah bahwa Allah itu Maha Adil dan Maha Bijaksana – yang salah satu maknanya – adalah niscaya Allah akan membuktikan sifat-Nya. Niscaya Allah membalasnya, karena Dia tidak mungkin (mustahil) mengingkari janjinya. Dia berfirman dalam QS Ali Imran (3): 9 – yang terjemahnya – : Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.***

Parepare, 12 Shafar 1412 H/29 September 2020 M

Berita Terkait

Sukses Gelar Porpamnas, PDAM Makassar Dapat Penghargaan Khusus

Data BPS, Kemiskinan di Parepare Meningkat, Ini Pandangan Akademisi UM Parepare

Pengurus Ika Fikes Umpar Periode 2020-2024 Dilantik, Dekan Fikes Dorong Alumni Berkreasi Tingkatkan SDM

ICMI, UM dan Pemkot Parepare Kolaborasi Gelar Penyuluhan Kesehatan

Terkait: Allah SWTSuksesUM Parepare

TerkaitBerita

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Berita Terkini

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan