• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 16 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

Opini; Memaknai Sumpah Pemuda, Memaknai Keberagaman Memaknai Persatuan

Editor: Alfiansyah Anwar
28 Oktober 2017
di Opini
Opini; Memaknai Sumpah Pemuda, Memaknai Keberagaman Memaknai Persatuan

Penulis: Yadi Arodhiskara (Ketua Pemuda Muhammadiyah Parepare)

PIJAR OPINI — Sejarah telah mencatat pergerakan pemuda dalam menginisiasi kemerdekaan Republik Indonesia, perbedaan tidak menjadi jurang yang memperlebar identitas mereka, semangat tersebut menyatukan pemuda dari berbagai pelosok negeri, berbagai suku dan agama untuk menyatakan satu Tanah Air, satu Bahasa dan Satu Bangsa, semuanya sepakat dalam satu Indonesia.

Tonggak ini dapat kita maknai sebagai wujud integritas pemuda dalam memberikan kontribusi nyata dalam ikut memperjuangkan kemandirian dan memperjuangkan kemerdekaan yang saat ini mulai pudar dari jati diri anak bangsa.

BeritaTerkait

Politik Energi dalam Islam

Politik Energi dalam Islam

16 Juli 2026
Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

14 Juli 2026
Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

8 Juli 2026
Bertanya di Tengah Era Algoritma

Bertanya di Tengah Era Algoritma

24 Juni 2026

Saat ini kita lebih sering memperlebar pertentangan, individualisme dan egoisme menjadi dasar bergerak, sehingga hanya kelompok dan golongannya yang paling benar. Argumentasi menjadi alat agitasi yang saling menjatuhkan satu sama lain.

Kita lupa bahwa 89 tahun lalu para pendahulu kita telah bersepakat untuk menyatu menyingkirkan segala sekat yang menjadi penghadang dalam menyatukan anak bangsa, namun kini kita dengam mudah mengoyaknya.

Untuk itu mengembalikkan ruh sumpah pemuda menjadi tugas kita bersama, bersatu bukan lagi dalam aspek memperjuangkan kemerdekaan tapi bagaimana menempatkan persatuan dalam nilai-nilai yang lebih membumi. Bersatu dalam Tanah Air kita wujudkan dalam Tanah Air yang berdaulat, berdaulat politik, berdaulat ekonomi dan berdaulat hukum.

Bersatu dalam bahasa yang kita wujudkan dalam bahasa anti korupsi, bahasa anti keserakahan dan bahasa anti kekerasan. Dan akhirnya kita nyatakan satu bangsa, bangsa yang berketuhanan, berkemanusiaan, bangsa yang bersatu, bangsa yang mengedepankan musyawarah, dan bangsa berkeadilan sosial.

Salam Sumpah Pemuda, Salam Persatuan Anak Bangsa (*)

Terkait: Hari Sumpah PemudaOpiniPemuda Muhammadiyah Parepare

BeritaTerkait

Politik Energi dalam Islam

Politik Energi dalam Islam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 Juli 2026

...

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Editor: Tohir Muhammad
21 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Tohir Muhammad
11 Mei 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi