• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI: Merdeka Belajar, Ciptakan Kemampuan Kreativitas dan Inovasi

Editor: Tohir Muhammad
4 Oktober 2021
di Opini
Suten

Oleh: Suten Sumarten S.Pd (Pegiat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) - Sumbawa)

OPINI — Merdeka belajar artinya memberikan keleluasaan bagi siswa untuk berekspresi mengembangkan kreatifitas dan memilih pelajaran sesuai minat siswa.

Tentu, bisa memakai sistem hybrid learning atau tidak, yang terpenting adalah masing-masing sekolah menemukan titik keseimbangan antara penggunaan teknologi dengan proses pembelajaran.

Merdeka Belajar merupakan pendekatan pendidikan yang memberikan kebebasan untuk melakukan inovasi-inovasi sesuai dengan minat dan bakat siswa.

Harus bedakan mendidik, pendidik dan terdidik adalah tiga hal yang terlihat sama, tetapi berbeda. Begitulah belajar dan mengajar. Mengajar bukan sekedar menerangkan atau menjelaskan semata. Mengajar adalah seni dan ilmu pengetahuan. Pembelajaran yang menyenangkan akan menggairahkan siswa, dan membuat mereka ingin mempelajari dunia.

BeritaTerkait

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

20 Oktober 2026
Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

13 Oktober 2026
Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

9 Oktober 2026
Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

8 Oktober 2026

Keinginan mempelajari dunia akan lahir gagasan yang berkembang menjadi ilmu pengetahuan jika dapat dibuktikan, hingga pada akhirnya dapat diyakini kebenarannya. Tentu, mengajar dengan nuansa nyaman akan lebih menyenangkan bagi guru maupun siswa.

Pembelajaran akan lebih nyaman, jika murid dapat berdiskusi dengan gurunya serta dapat belajar di luar kelas, dan tidak hanya mendengarkan penjelasan dari guru. Tetapi lebih membentuk karakter peserta didik yang berani, mandiri, cerdik dalam bergaul, sopan, berkompetensi, dan tidak hanya mengandalkan sistem ranking yang menurut beberapa survei hanya meresahkan anak dan orang tua, karena setiap anak memiliki keunikan bakat dan kecerdasan yang berbeda.

Nantinya, akan terbentuk para pelajar yang siap kerja dan berkompeten, serta berbudi luhur di lingkungan masyarakat. Kondisi yang menyenangkan, aman, dan nyaman akan mengaktifkan bagian neo-cortex (otak berpikir) dan mengoptimalkan proses belajar mengajar serta meningkatkan kepecayaan diri anak. Suasana kelas yang kaku, penuh beban, guru yang kurang menyenangkan akan menurunkan fungsi otak anak dan anak tidak berpikir efektif, reaktif atau agresif.

Merdeka belajar adalah suasana belajar yang menyenangkan tanpa dibebani dengan pencapaian skor atau nilai tertentu.

Merdeka belajar bertujuan agar para guru, peserta didik, serta orang tua bisa mendapat suasana yang menyenangkan saat belajar. Merdeka belajar adalah proses pendidikan yang harus menciptakan suasana-suasana yang menyenangkan. Setiap anak yang dilahirkan pasti memiliki keistimewaan yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya.

Di sinilah kita sebagai pendidik harus mampu menjadi teman belajar yang menyenangkan agar proses belajar anak benar-benar atas kesadaraannya sendiri dan merdeka atas pilihannya sehingga melahirkan siswa yang kreatifitasnya tinggi dan inovatif.

Terkait: BelajarOpiniPendidik

Berita Terkait

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Editor: Tim Redaksi
20 Oktober 2026

...

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Editor: Tim Redaksi
13 Oktober 2026

...

Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

Negara Menjadi Perisai Hakiki, Generasi Terlindungi

Editor: Tim Redaksi
8 Oktober 2026

...

Berita Populer

  • Akibat Kabut Asap Sekolah Daring 2 Hari di Parepare, KBM Tatap Muka Dievaluasi

    Akibat Kabut Asap Sekolah Daring 2 Hari di Parepare, KBM Tatap Muka Dievaluasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ITH Parepare Gelar Wisuda Perdana, 79 Mahasiswa Resmi Sandang Gelar Sarjana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Selimuti Parepare, BPBD Catat 71 Hektare Lahan Terbakar Sejak Juli

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Mahasiswa KPI STAIN Majene Jalani PPL di Pijarnews.com Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Parepare Lantik 18 Pejabat, Ini Nama-namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi