• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 20 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Opini: Palu dan Wallacea, juga Kemungkinan-kemungkinan Lainnya.

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
30 September 2018
di Opini

Yang terdekat dari Sulawesi Selatan, setelah gempa 24 Januari 2005 kita kembali berduka atas gempa 28 September 2018 di Palu dan sekitarnya. Palu, nama sebuah kota yang artinya ‘tanah yang terangkat’ (TopaluE). Daerah yang awalnya adalah lautan, mengalami gempa dan pergeseran lempeng (palu koro). Hingga membentuk daratan lembah yang sekarang menjadi Kota Palu. Kota yang pernah tiada menjadi ada, dan beberapa saat lalu mengalami ‘tanah goyang’.

Selain itu, sebagian pengetahuan menginformasikan Palu berasal dari bahasa Kaili; Volo. Kata yang bermakna Bambu, tumbuh dari daerah Tawaeli sampai Sigi. Bambu menjadi kebutuhan yang utama saat mula-mula Palu ada. Rebung jadi bahan makanan, tikar atau dinding rumah dari bambu dan perlengkapan sehari-hari, juga jadi bahan membuat mainan, Tilako, hingga Lalove sebuah alat musik dari bambu, cirikhas Palu. Masyarakat yang tak lupa, Kaledo yang biasanya dari tulang dan daging bisa mereka buat dari bahan dasar rebung bambu.

Palu, salah satu daerah yang masuk dalam Garis Maya Wallacea. Garis yang mulanya hanya memilah keanekaragaman hayati dari pulau-pulau pertengahan di Nusantara. Namun perlahan dipercaya memiliki ikatan yang lain, salah satunya adalah gerakan lempengan bumi. Daratan-daratan yang awalnya tak bersama, Alfred Russel Wallace menyakini perlahan daratan itu merekat membentuk pola mendekati gambaran peta hari ini. Kalimantan, Bali, Irian/Papua, Sulawesi, Lombok, Sumbawa, Flores, Sumba, Timor, Halmahera, Buru, Seram, serta pulau-pulau kecil disekitarnya dengan total luas daratan kawasan Wallacea sekira 347,000 km².

Kawasan Wallacea bisa jadi adalah kulit bagian yang menutupi jantung, yang gerakan selanjutnya tak mungkin jauh ke lutut atau kepala. Sangat mungkin bergeser ke daerah bagian yang terdekat seperti Parepare, atau Sulawesi Selatan misalnya.

Berita Terkait

Judol Menghilangkan Nyawa

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Gempa, mungkin adalah proses yang menyerupai pergantian kulit manusia, saya yakin kita menganggapnya biasa. Namun bagi kita semua tanpa terkecuali, ‘kehilangan’ bukanlah hal yang biasa.

Tetap peduli namun jangan lupa waspada. Semoga Allah senantiasa mencintai kita semua. Karena membersamai duka yang perih hadir selalu cinta yang murni.

Basseang,
30 September 2019

Penulis:
@ibrahlaiman

Terkait: Gempa dan Tsunami PaluIbrah La ImanOpiniWallacea

TerkaitBerita

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Pegawai Jasa Lainnya Perorangan, Solusi Tambal Sulam Kapitalistik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Membatasi Medsos Anak: Solusi Nyata atau Sekadar Tambal Sulam?

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

BeritaTerkini

498 Peserta PPG IAIN Parepare Lulus, Tingkat Kelulusan Capai 99 Persen

498 Peserta PPG IAIN Parepare Lulus, Tingkat Kelulusan Capai 99 Persen

Editor: Muhammad Tohir
20 April 2026

Pimpin Upacara HKN, Tasming Hamid Tekankan Peran ASN sebagai Pelayan Publik dan Penyampai Informasi Valid

Pimpin Upacara HKN, Tasming Hamid Tekankan Peran ASN sebagai Pelayan Publik dan Penyampai Informasi Valid

Editor: Muhammad Tohir
20 April 2026

Dua Anggota DPR RI Temui Wali Kota Parepare

Dua Anggota DPR RI Temui Wali Kota Parepare

Editor: Muhammad Tohir
20 April 2026

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan