• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 8 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI : Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting dalam Perspektif Islam

Oleh : Dr.H.Muhammad Saleh (Dosen IAIN Parepare)

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
20 Maret 2024
di Opini
OPINI; Selamat Jalan vs Selamat Tinggal

Dr H Muhammad Saleh

OPINI — Kemiskinan dan stunting merupakan dua masalah sosial yang saling berkaitan dan menjadi perhatian global, termasuk di negara-negara mayoritas Muslim. Dalam Islam, penanggulangan kemiskinan dan stunting tidak hanya dilihat sebagai tanggung jawab individu tetapi juga sebagai kewajiban komunal yang harus dikerjakan bersama-sama dalam rangka membangun masyarakat yang adil dan sejahtera. Artikel ini akan membahas bagaimana Islam mengajarkan umatnya untuk menanggulangi kemiskinan dan stunting melalui pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan.

Konsep Kemiskinan dalam Islam
Dalam Islam, kemiskinan didefinisikan tidak hanya dari kekurangan materi, tetapi juga kekurangan spiritual dan moral. Al-Qur’an dan Hadis banyak menyediakan panduan tentang bagaimana umat Islam harus merespons isu kemiskinan. Zakat, sedekah, dan wakaf merupakan instrumen ekonomi Islam yang dirancang untuk mengurangi kemiskinan dan ketidaksetaraan (Farooqi, 2006).

Strategi Penanggulangan Kemiskinan

1. Zakat: Merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang fungsi utamanya adalah untuk membersihkan harta dan jiwa, serta sebagai alat redistribusi kekayaan untuk mengurangi kemiskinan (Khan, 2018).
2. Wakaf: Dapat digunakan untuk membiayai pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang pada akhirnya akan membantu mengurangi kemiskinan dan stunting (Pramenković, 2023).
3. Pendidikan dan Pelatihan: Pengembangan kapital manusia melalui pendidikan dan pelatihan yang berakar pada nilai-nilai Islam dapat membantu masyarakat untuk keluar dari kemiskinan (Azmi, 1970).
4. Pembangunan Ekonomi: Islam mendorong pembangunan ekonomi yang berlandaskan pada prinsip keadilan, keseimbangan, dan keberlanjutan. Kegiatan ekonomi harus diarahkan untuk kesejahteraan umum dan tidak merugikan pihak lain (Abdullah, 2012).

Penanggulangan Stunting

Stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak-anak disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang baik selama periode kritis pertumbuhan. Dalam Islam, kesehatan dianggap sebagai salah satu nikmat terbesar yang diberikan Allah SWT dan harus dijaga dengan baik.

Berita Terkait

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Menakar Kesejahteraan Guru di Tapal Batas

1. Pemenuhan Gizi: Asupan gizi yang baik sangat ditekankan dalam Islam. Pendidikan gizi dapat disebarkan melalui lembaga-lembaga keagamaan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya nutrisi bagi ibu hamil dan anak-anak (Farooqi, 2006).
2. Peran Ibu: Islam menekankan pentingnya peran ibu dalam pemeliharaan dan pengasuhan anak. Edukasi tentang ASI eksklusif dan pemenuhan nutrisi anak dapat menjadi bagian dari pengajaran di lembaga-lembaga Islam.
3. Pendampingan Sosial: Masyarakat dan lembaga keagamaan dapat berperan aktif dalam pendampingan sosial bagi keluarga yang rentan terhadap stunting. Ini dapat meliputi program-program edukasi kesehatan, pemberian makanan tambahan, dan pemantauan pertumbuhan anak.

Kesimpulan
Penanggulangan kemiskinan dan stunting dalam perspektif Islam tidak terlepas dari aplikasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Zakat, wakaf, dan sedekah merupakan instrumen yang efektif dalam redistribusi kekayaan dan pemenuhan hak-hak dasar setiap individu. Pendidikan dan pembangunan ekonomi yang inklusif juga sangat diperlukan untuk mengatasi akar permasalahan kemiskinan dan stunting. Melalui pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan, Islam mengajarkan bahwa penanggulangan kemiskinan dan stunting adalah bagian dari kewajiban untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera. (*)

Referensi
– Abdullah, F. (2012). The role of Islam in human capital development: a juristic analysis. Humanomics, 28(1), 64-75.
– Azmi, I. (1970). HUMAN CAPITAL DEVELOPMENT AND ORGANIZATIONAL PERFORMANCE: A FOCUS ON ISLAMIC PERSPECTIVE. International Journal of Mechanical and Materials Engineering, 17.
– Farooqi, A. H. (2006). Islamic social capital and networking. Humanomics, 22(2), 113-125.
– Khan, H. (2018). Historical Contribution of Islamic Waqf in Human Capital Development through Funding Education. Journal of Islamic and Religious Studies.
– Pramenković, A. (2023). Structuring model of Islamic moral economy. Ekonomski izazovi.

Terkait: KemiskinanOpiniStunting

TerkaitBerita

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

...

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

...

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Februari 2026

...

Menakar Kesejahteraan Guru di Tapal Batas

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Februari 2026

...

Ramadan 1447H

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

Brimob Parepare Ajak 200 Anak Yatim Buka Puasa Bersama dan Doa untuk Negeri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

BeritaTerkini

Wali Kota Parepare dan Kapolres Jajal Lapangan Padel Royal Metro Sky

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Resmikan Masjid Anas Bin Malik dan SIT An Naas, Tasming Hamid Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 Maret 2026

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan