• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 18 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

OPINI : Piala Dunia, Islam, Maroko, Ibu

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
12 Desember 2022
di Opini
Oleh : HM Saleh (Dosen IAIN Parepare)

Oleh : HM Saleh (Dosen IAIN Parepare)

OPINI — Piala dunia membawa cerita. Ada ambisi, semangat juang, perjuangan, kebersamaan dan nasionalisme.

Status di media sosial, komentar saling berbalas. Fanatisme pendukung walau bukan dari negara asal kesebelasan yang lagi bertanding. Bahkan ada yang tanpa mampu mengontrol nafsu amarah sampai harus bertengkar.

Fenomena sepakbola yang merupakan olahraga paling populer sejagat raya telah menghipnotis di belahan dunia. Piala dunia di Qatar tidak hanya perjuangan 22 orang memperebutkan bola di lapangan yang ditonton ribuan orang. Baik langsung maupun melalui televisi, tetapi dibalik itu membawa banyak cerita.

Perjuangan para pendukung LGBT untuk dapat memanfaatkan ajang ini, sebagai media sosialisasi, publikasi ornamen-ornamen LGBT, bahkan dipaksakan agar tidak ada pelarangan. Namun, Qatar sebagai tuan rumah dengan komitmen mempertahankan identitas negara sebagai negara Islam yang menolak LGBT tidak memberi peluang untuk itu.

Cerita yang paling populer baru saja terjadi saat Maroko menghentikan langkah Portugal dan masuk semifinal. Maroko telah mengukir sejarah baru dan tidak menutup kemungkinan akan melaju ke babak final.

Berita Terkait

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Hilangnya Wibawa Guru, Generasi Tergerus Sistem Buruk

Ini mengejutkan dan menggemparkan dunia. Takbir, shalawat menggema bukan hanya merasuk di telinga pendukungnya, tetapi seluruh penghuni bumi mendengarkan pekik takbir dan lantunan shalawat.

Piala Dunia Qatar membuka mata dunia, begini Islam, bukan yang dipahami banyak orang sebagai kumpulan radikal, kumpulan para pembenci selain Islam, tetapi Islam adalah Rahmatan Lil Alamin.

QATAR mewakili negara Islam menunjukkan keramahtamahan dalam menerima tamu. Melayani tamu dengan cinta tanpa membeda-bedakan. Konsep Litaarafu diwujudkan.

Maroko mewakili negara Islam menggambarkan semangat juang pantang menyerah. Memadukan kekuatan fisik, profesionalisme, dengan kekuatan rohani. Ada Ikhtiar, doa dan tawakkal. Tidak mempertontonkan euforia yang berlebihan.

Saat meraih sukses tergambar “Fa Idza Azamta fa tawakkal alallah”. Dengan tetap berserah diri pada sang Maha Pencipta Allah Swt.
Wujud rasa syukur tercermin setelah meraih kemenangan tanpa kecuali serempak sujud syukur di lapangan, dan yakin kemenangan itu diraih dari kekuatan yang diberikan Allah Swt. La hawla wa la kuwwata illa billah.

Paling menarik dan ini dipertontonkan pemain Maroko, setelah bersyukur, mereka berlarian ke pinggir lapangan menjemput Ibu yang telah melahirkannya. Memeluk, menciumkan bahkan membawa ke tengah lapangan. Seakan mengatakan kepada seluruh dunia, apa yang kami raih saat ini tidak mungkin tanpa perjuangan dan doa seorang ibu.

Sosok ibu tanpa dilihat dari latar belakang ekonomi, pendidikan, tetapi ketulusan, keikhlasan dan semangat juang disertai doa akan kesuksesan, kebahagiaan anaknya telah menjadikan Maroko meraih sukses.

Selamat dan terima kasih QATAR telah menjelaskan Islam melalui sepakbola.

Selamat dan terima kasih MAROKO telah menunjukkan kekuatan dan kemenangan yang diraih di dalamnya ada kekuatan Allah Swt., dan kekuataan doa seorang IBU. (*)

Oleh : HM Saleh (Dosen IAIN Parepare)

Terkait: OpiniPiala DuniaQatar

TerkaitBerita

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Berita Terkini

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Sidrap Open Pickleball Cahaya Mario Cup 2026 Resmi Dibuka Wabup, IPF Sulsel Sebut Bukan Kaleng-kaleng

Editor: Muhammad Tohir
14 Mei 2026

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan