• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama COVID-19

OPINI : Social Distancing, Takut Corona vs Takut Allah

Editor: Tim Redaksi
21 April 2020
di COVID-19, Opini
Agus

Oleh : Dr Agus Muchsin, M.Ag*

Agus
Oleh : Agus Muchsin*

Sampel di atas cukup jelas bahwa wujud dari perasaan tersebut dipengaruhi oleh background yang beragam, sehingga penjabaran detilnya; ada yang takut terhadap kematian, kemiskinan, kurang dihormati, sakit, dll. Sebagaimana dalam firman Allah swt QS. al Baqarah: 155
ولنبلونكم بشيء من الخوف والجوع ونقص من الأموال والأنفس والثمرات وبشر الصابرين
Terjemahnya:
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

Ayat di atas menjelaskan bahwa takut merupakan bentuk ujian yang dapat menjadikan seseorang mendapat ampunan dan kasih sayang dari sisi Allah swt, manakala mampu bersikap sabar dengan mengucapkan innalillah wa inna ilaih rajiun. Kendati pun demikian sabar dalam makna leksikalnya identik dengan al imsak (pengendalian diri).

Islam mengajarkan untuk mengelola rasa takut agar dapat bernilai ibadah, menyikapi rasa takut sebagai ujian dan mampu bersabar akan bernilai pisitif. Karena itu, paradigma yang akan terbangun dari “jangan takut corona” memungkinkan hilangnya sikap kehati-hatian, sehingga langkah preventif diabaikan.

Jika rasa takut ini sedikit bergeser pada terma خشية (takut, khawatir dan waswas) maka akan lebih terkesan pada tingkatan awal dalam bentuk pencegahan. Legalitas langkah penemuan hukum dengan metode tersebut, oleh ulama usul fiqhi di sebut sad al zari’ah (سد الذريعة), menyumbat atau mencegah segala sesuatu yang berpotensi menimbulkan mafsadah (kerusakan).

BeritaTerkait

Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026
Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

20 Oktober 2026
Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

13 Oktober 2026
Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

9 Oktober 2026

Dengan demikian takut pada Allah tidak boleh disejajarkan atau dikomparasikan dengan takut pada makhluk, terlebih bagi yang tidak memahami dasar penggunaan dan pemilihan kata dalam makna gramatika bahasa Arab, karena akan menghasilkan natijah (konklusi) yang berdampak pada keyakinan atas ketiadaan ikhtiar (usaha) manusia dalam menjalani taqdir.
Wallahu a’alam bi al shawab.

**Penulis adalah lulusan Doktor Konsentrasi Hukum Islam, UIN Alauddin Makassar. Selain bekerja sebagai dosen yang menjabat sebagai Wakil Dekan II Fakshi IAIN Parepare, Sulawesi Selatan, penulis juga seorang dai dan pimpinan Pondok Pesantren Ma’had Mas’udiyah Al Syadziliyah Li Dirasatil Qur’an. Pesantren yang terletak di Jalan Industri Kecil Parepare tersebut kini dalam tahap pembangunan.  HP/WA (0852-5574-6171)

Laman 2 dari 2
sebelumnya12
Terkait: CoronaCovid-19IAIN ParepareIslam

Berita Terkait

Sebulan Magang di Pijarnews.com, Mahasiswa KPI IAIN Parepare Mengaku Kian Percaya diri

Sebulan Magang di Pijarnews.com, Mahasiswa KPI IAIN Parepare Mengaku Kian Percaya diri

Editor: Tohir Muhammad
15 Oktober 2026

...

Mifda Hilmiyah Ungkap Tantangan hingga Misi Bawa Prodi KPI IAIN Parepare Lebih Unggul

Mifda Hilmiyah Ungkap Tantangan hingga Misi Bawa Prodi KPI IAIN Parepare Lebih Unggul

Editor: Tohir Muhammad
30 September 2026

...

IAIN Parepare Luncurkan Prodi Studi Islam Jenjang Doktor

IAIN Parepare Luncurkan Prodi Studi Islam Jenjang Doktor

Editor: Tohir Muhammad
8 September 2026

...

Berita Populer

  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Culture Day SIT Andalusia Sukses Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ustaz La Jami Ingatkan Bahaya Sifat Pemarah, Serakah hingga Sombong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi