• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 18 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama COVID-19

OPINI : Social Distancing, Takut Corona vs Takut Allah

Editor: Tim Redaksi
21 April 2020
di COVID-19, Opini
Agus

Oleh : Dr Agus Muchsin, M.Ag*

Agus
Oleh : Agus Muchsin*

Sampel di atas cukup jelas bahwa wujud dari perasaan tersebut dipengaruhi oleh background yang beragam, sehingga penjabaran detilnya; ada yang takut terhadap kematian, kemiskinan, kurang dihormati, sakit, dll. Sebagaimana dalam firman Allah swt QS. al Baqarah: 155
ولنبلونكم بشيء من الخوف والجوع ونقص من الأموال والأنفس والثمرات وبشر الصابرين
Terjemahnya:
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

Ayat di atas menjelaskan bahwa takut merupakan bentuk ujian yang dapat menjadikan seseorang mendapat ampunan dan kasih sayang dari sisi Allah swt, manakala mampu bersikap sabar dengan mengucapkan innalillah wa inna ilaih rajiun. Kendati pun demikian sabar dalam makna leksikalnya identik dengan al imsak (pengendalian diri).

Islam mengajarkan untuk mengelola rasa takut agar dapat bernilai ibadah, menyikapi rasa takut sebagai ujian dan mampu bersabar akan bernilai pisitif. Karena itu, paradigma yang akan terbangun dari “jangan takut corona” memungkinkan hilangnya sikap kehati-hatian, sehingga langkah preventif diabaikan.

Jika rasa takut ini sedikit bergeser pada terma خشية (takut, khawatir dan waswas) maka akan lebih terkesan pada tingkatan awal dalam bentuk pencegahan. Legalitas langkah penemuan hukum dengan metode tersebut, oleh ulama usul fiqhi di sebut sad al zari’ah (سد الذريعة), menyumbat atau mencegah segala sesuatu yang berpotensi menimbulkan mafsadah (kerusakan).

BeritaTerkait

Politik Energi dalam Islam

Politik Energi dalam Islam

16 Juli 2026
Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

14 Juli 2026
Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

8 Juli 2026
Bertanya di Tengah Era Algoritma

Bertanya di Tengah Era Algoritma

24 Juni 2026

Dengan demikian takut pada Allah tidak boleh disejajarkan atau dikomparasikan dengan takut pada makhluk, terlebih bagi yang tidak memahami dasar penggunaan dan pemilihan kata dalam makna gramatika bahasa Arab, karena akan menghasilkan natijah (konklusi) yang berdampak pada keyakinan atas ketiadaan ikhtiar (usaha) manusia dalam menjalani taqdir.
Wallahu a’alam bi al shawab.

**Penulis adalah lulusan Doktor Konsentrasi Hukum Islam, UIN Alauddin Makassar. Selain bekerja sebagai dosen yang menjabat sebagai Wakil Dekan II Fakshi IAIN Parepare, Sulawesi Selatan, penulis juga seorang dai dan pimpinan Pondok Pesantren Ma’had Mas’udiyah Al Syadziliyah Li Dirasatil Qur’an. Pesantren yang terletak di Jalan Industri Kecil Parepare tersebut kini dalam tahap pembangunan.  HP/WA (0852-5574-6171)

Laman 2 dari 2
sebelumnya12
Terkait: CoronaCovid-19IAIN ParepareIslam

BeritaTerkait

Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

Editor: Tohir Muhammad
12 Juli 2026

...

Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

Yuk Daftar, IAIN Parepare dan Pijarnews Kolaborasi Gelar Pelatihan Dakwah Digital Gratis

Editor: Tohir Muhammad
3 Juli 2026

...

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Tohir Muhammad
18 Mei 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi