• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 12 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Opini: Suku Mandar dan Gagasan Film Silat ‘Pamanca The Movie’

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
9 Maret 2017
di Budaya dan Sastra

Oleh : Suryananda (Pemerhati Silat Lokal)

PIJARNEWS.COM — Mendengar akan digarapnya film Pamanca The Movie, saya sangat gembira dan senang serta berbahagia, sebab film khas bela diri Bugis Makassar yang telah lama saya rindukan dan cita-citakan akhirnya akan terwujud ditangan putra daerah. Terlebih digadang-gadang akan mengandeng aktor internasional Jackie Chan dan Jet Li.

Suryananda (foto: Handover)

Selama beberapa tahun terakhir saya melakukan penelitian tentang pencak silat di Mandar Sulawesi barat. Penelitian tersebuit bermaksud untuk membukukan buku pertama tentang pencak silat di Sulawesi atau indonesia timur. Banyak hal yang saya dapatkan dalam penelitian tersebut, sebagai putra daerah berdarah Bugis Mandar saya banyak menemukan data-data yang tentu saja tidak sekedar berkaitan dengan pencak silat itu sendiri.

Dalam meneliti pencak silat khususnya di mandar, saya banyak menemukan data tentang relasi antara orang bugis, mandar dan makassar serta bangsa melayu. Hal tersebut berupa hubungan kerajaan, perdagangan, maritim serta penyebaran agama yang tidak lepas dari sebuah benturan akulturasi dan asimilasi kebudayaan termasuk pencak silat.

Dalam riwayatnya, kerajaan Mandar menjalin hubungan dengan baik secara kebudayaan, perkawinan, kekeluargaan serta maritim dengan kerajaan-kerajaan Bone, Pinrang, Wajo, Ajatappareng, Luwu serta Gowa. Hubungan kekerabatan tersebut tidak hanya kemudian bersinggungan pada aspek geneologi saja tetapi juga politik diplomasi seta perang.

Berita Terkait

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Secara konsep tomanurung pun demikian erat kaitannya, tetapi kemudian kedatangan bangsa asing membuat sebuah dikotomi yang berbeda antara bugis makasar dan mandar. Lalu disulut politik adu domba. Padahal secara garis keturunan dan kebudayaan mereka adalah satu kesatuan rumpun.

Meskipun mandar kini berdiri dengan provinsi sendiri, tetapin secara kebudayaan masih sangat terikat dan saling mempengaruhi antara Bugis Makassar dan Mandar.

Dengan demikian jika bisa memberi saran, maka saya pribadi sebagai pecinta silat lokal akan meminta kepada pihak manejenen pamnaca the movie, bahwa Idealnya membuka Chasting juga D Mandar (Polman). Hal Tersebut dikarenakan Filim yang akan mengangkat tema khas bela diri SULAWESI selatan dengan gambaran tahun lamapau masa klasik tidak lepas dari persinggungan dengan orang Mandar.

Bahkan dulu secara admisntratif, Sulsel meliputi wilayah mandar dan tentu masih ada silat khas Sulsel, bugis makassar yang juga bersentuhan dengan atmosfir silat khas mandar, baik akulturasi ataupun bahkan penyebaran. Terlebih 3 etnis ini secara substansi rumpun dan kebudayaan sangat sulit di pilah, silat khas mereka tidak begitu jauh berbeda bahkan akan sama serta mirip dari bebrapa aspeknya. Bahkan dalam gejolak sejarah mereka tak bisa dipisahkan dalam sebuah proses perkembangan masyarakat, politik dan pemerintahan dari masa klasik hingga masa modern. (*)

Terkait: FilmOpiniPamanca

TerkaitBerita

Lestarikan Budaya, Tim dosen UMS Rappang Latih Tari Tradisi dan Kreasi Sanggar Seni Aiyra di Soppeng

Editor: Tim Redaksi
28 Oktober 2025

...

Kerabat Arung Batulappa Bentuk Dewan Adat, Bakal Godok Nama untuk Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Kerabat Arung Batulappa Bentuk Dewan Adat, Bakal Godok Nama untuk Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Editor: Muhammad Tohir
7 Agustus 2025

...

“Art The Seen Exhibition”: Jejak Akademik, Estetik, dan Etik dalam Ruang Pamer Seni Rupa Unismuh Makassar

“Art The Seen Exhibition”: Jejak Akademik, Estetik, dan Etik dalam Ruang Pamer Seni Rupa Unismuh Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Juli 2025

...

Juli, SSB BSF IAIN Bone-Dinas Kebudayaan Gelar SEBAYA FEST 2025 Antar Pelajar

Juli, SSB BSF IAIN Bone-Dinas Kebudayaan Gelar SEBAYA FEST 2025 Antar Pelajar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Juni 2025

...

BeritaTerkini

Harga Plastik Melonjak 50 Persen, Keuntungan Pedagang Minuman di Pinrang Menipis

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

Punya Bakat Dangdut? Catat Syarat dan Jadwal Audisi Dangdut Academy Indosiar di Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

Perketat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Pemkab Sidrap Bakal Bentuk Tim

Editor: Muhammad Tohir
10 April 2026

Polres Parepare Sosialisasikan Call Center 110 ke Rumah Warga

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

162 Siswa SMPN 9 Parepare Ikuti TKA, Sekolah Pastikan Mental dan Teknis Siap

Editor: Muhammad Tohir
8 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan