• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 22 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Nasional

Pembangunan Capai Rp300 Miliar, Masjid Syeikh Zayed di Solo Kini Jadi Ikon Masjid Paling Megah di Indonesia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
18 November 2022
di Nasional
Pembangunan Capai Rp300 Miliar, Masjid Syeikh Zayed di Solo Kini Jadi Ikon Masjid Paling Megah di Indonesia

Masjid Sheikh Zayed di Kota Solo, Jawa Tengah yang diresmikan pada Senin (14/11/2022) disebut-sebut masjid paling megah di Indonesia.

SOLO, PIJARNEWS.COM–Presiden Joko Widodo meresmikan Masjid Sheikh Zayed di Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (14/11/2022) lalu. Peresmian tersebut juga dihadiri Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ). Kehadiran pemimpin negara Arab tersebut berkaitan erat dengan sumber dana pembangunan masjid. Pasalnya biaya pembangunan hingga lebih dari Rp300 miliar tersebut berasal dari Pemerintah Uni Emirat Arab.

Saat ini Masjid Sheikh Zayed disebut-sebut sebagai salah satu masjid paling megah di Indonesia. Melansir website resmi Pemerintah Kota Solo, surakarta.go.id, Masjid Sheikh Zayed dibangun lantaran Pemerintah UEA memang berencana mendirikan replika Masjid

Sheikh Zayed Grand Mosque di Kota Solo. Pembangunan masjid tersebut merupakan hibah dari Putra Mahkota UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan kepada Presiden Joko Widodo. Masjid tersebut kemudian dibangun di lahan bekas Depo Pertamina Gilingan, Kecamatan Banjarsari dengan arahan kontraktor PT Waskita Karya.

Tak hanya dijadikan sebagai tempat ibadah, masjid ini juga memiliki perpustakaan. Kemudian, di sekitar kompleks masjid akan dibangun Islamic Center sebagai pusat kegiatan umat muslim. Sepaket dengan pendirian Islamic Center juga akan dilengkapi tempat pendidikan dan pengembangan ekonomi syariah dengan produk-produk halal market.

BeritaTerkait

Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

14 Juli 2026
HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

5 Juni 2026
Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

Gebyar Anniversary KMKB ke-25, Pererat Solidaritas dan Perkuat Semangat Pelestarian Budaya Daerah

31 Mei 2026
DPR RI Soroti Penguatan LAN RI untuk ASN Berkualitas

DPR RI Soroti Penguatan LAN RI untuk ASN Berkualitas

8 Mei 2026

Sesuai dengan permintaan Pangeran Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan, pembangunan masjid ini dibuat mirip dengan yang ada di Abu Dhabi. Marmer yang menjadi lapisan lantai masjid didatangkan langsung dari Italia.

Masjid Sheikh Zayed dibangun dua lantai, dengan luas bangunan utama masjid sekitar 8.000 meter persegi. Masjid tersebut dilengkapi ruang VIP, perpustakaan seluas 20 meter persegi, serta basement yang digunakan untuk tempat wudu putra dan putri. Tersedia pula lahan khusus parkir agar kendaraan yang datang lebih tertata dan tidak menimbulkan kemacetan.

Pembangunan Masjid Sheikh Zayed merupakan simbol kerja sama dan persahabatan dua negara, yakni Indonesia dan Arab, khususnya dalam bidang keislaman.

Meski sudah diresmikan pada Senin (14/9/2022) pagi, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ternyata belum bisa dibuka untuk umum. Masih ada sejumlah pekerjaan tahap akhir.

Wakil Pengurus Harian yang juga salah satu imam Masjid Raya Sheikh Zayed Solo KH Abdul Karim menjelaskan masyarakat perlu tahu masjid belum bisa difungsikan meskipun sudah ada pelantikan pengurus dan peresmian masjid.

“Belum bisa dimulai, masih menunggu Waskita [pelaksana proyek] dan kedutaan karena pembiayaan dari UAE [Uni Emirat Arab],” katanya seperti dikutip dari Solopos.com.

Ditanya kapan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo bakal dibuka, Karim mengatakan belum bisa memastikan. Pengelola masjid masih menunggu perkembangan berikutnya. “Sebetulnya kalau dimulai hari ini, kami belum bisa, belum ada tenaganya,” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan masih ada pekerjaan pada tahap finishing sehingga masjid hadiah dari Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan untuk Presiden Jokowi itu belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum.  (*)

Sumber: Suara.com dan Solopos.com

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Presiden RI Joko Widodo

BeritaTerkait

Masuk Tahun Politik 2024, Jokowi: Jangan Sikut-sikutan Apalagi Tendang-tendangan

Masuk Tahun Politik 2024, Jokowi: Jangan Sikut-sikutan Apalagi Tendang-tendangan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 Agustus 2023

...

Siang Ini, Akad Nikah Pasangan Kaesang-Erina

Siang Ini, Akad Nikah Pasangan Kaesang-Erina

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
10 Desember 2022

...

Susuri Jalan Gunakan Rantis, Jokowi Sapa Masyarakat Tarakan

Susuri Jalan Gunakan Rantis, Jokowi Sapa Masyarakat Tarakan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
20 Oktober 2021

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi