• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 12 Agustus 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial Pemkot Parepare

Pemkot Parepare Tekan Pengangguran, Gandeng Balai Vokasi hingga Buka Akses Kerja ke Luar Daerah

Editor: Tohir Muhammad
25 Juli 2026
di Pemkot Parepare
Pemkot Parepare Tekan Pengangguran, Gandeng Balai Vokasi hingga Buka Akses Kerja ke Luar Daerah

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Pemerintah Kota Parepare terus memperkuat strategi penciptaan lapangan kerja untuk menekan angka pengangguran terbuka. Sejumlah langkah dilakukan mulai dari pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja, perluasan akses kerja ke luar daerah hingga peluang kerja ke luar negeri.

Upaya tersebut menunjukkan hasil. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Parepare turun dari 5,24 persen pada 2024 menjadi 4,98 persen pada 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Parepare, La Ode Arwa Rahman, mengatakan capaian tersebut menempatkan Parepare sebagai daerah dengan penurunan angka pengangguran terbaik ketiga di regional Sulawesi. Capaian itu juga mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri.

“Struktur ketenagakerjaan Kota Parepare memang berbeda dengan banyak daerah lain. Berdasarkan data BPS, sekitar 78 persen perekonomian kota ini digerakkan oleh sektor jasa dan niaga, dengan UMKM sebagai penyerap tenaga kerja terbesar,” kata La Ode.

BeritaTerkait

Hadir di HUT Perdana Kodaeral, Tasming Hamid Apresiasi Peran Strategis TNI AL

Hadir di HUT Perdana Kodaeral, Tasming Hamid Apresiasi Peran Strategis TNI AL

11 Agustus 2026
Satu-satunya di Kawasan Indonesia Timur, Parepare Raih IKD Disdukcapil Prima Award 2026

Satu-satunya di Kawasan Indonesia Timur, Parepare Raih IKD Disdukcapil Prima Award 2026

10 Agustus 2026
Tinjau Kebakaran 2 Rumah Warga, Wali Kota Parepare Imbau Warga Waspada Musim Kemarau

Tinjau Kebakaran 2 Rumah Warga, Wali Kota Parepare Imbau Warga Waspada Musim Kemarau

10 Agustus 2026
Pelatihan Parepare Keren Tahap II Rampung, Target 250 Warga Jadi Wirausaha Tercapai

Pelatihan Parepare Keren Tahap II Rampung, Target 250 Warga Jadi Wirausaha Tercapai

7 Agustus 2026

Menurutnya, strategi ketenagakerjaan harus disesuaikan dengan karakteristik ekonomi Parepare. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah masih tingginya orientasi lulusan SMA, SMK, maupun perguruan tinggi untuk mencari pekerjaan di sektor formal.

Padahal, kata dia, lapangan kerja di Parepare lebih banyak tersedia di sektor jasa, UMKM, dan usaha mandiri.

“Rata-rata lulusan kita masih memiliki pola pikir mencari pekerjaan di perusahaan. Padahal kebutuhan pasar kerja di Parepare justru didominasi sektor jasa dan usaha mandiri. Karena itu kami menjalankan program reskilling, yaitu membekali masyarakat dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan ekonomi Kota Parepare,” jelasnya.

Program peningkatan kompetensi tersebut menjadi bagian dari program unggulan Wali Kota Parepare Tasming Hamid dan Wakil Wali Kota Parepare Hermanto melalui Program Parepare Keren.

Tahun ini, Disnaker Parepare menargetkan 250 peserta mengikuti pelatihan. Sebanyak 128 orang telah mengikuti pelatihan, sementara 122 peserta lainnya dijadwalkan mengikuti pelatihan hingga akhir tahun.

Di tengah keterbatasan anggaran, Disnaker menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan melalui tiga Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Sulawesi Selatan. Hingga kini, tujuh paket pelatihan telah rampung dilaksanakan dan masih akan ditambah 10 paket pelatihan yang diprioritaskan bagi alumni Parepare Keren 2026.

Tak hanya membekali pencari kerja dengan keterampilan, Pemkot Parepare juga memperluas akses penempatan tenaga kerja melalui program Antar Kerja Antar Daerah (AKAD).

Program tersebut memfasilitasi tenaga kerja asal Parepare untuk bekerja di sejumlah sektor, termasuk pertambangan di Sulawesi Tengah dan wilayah Luwu.

“Tahun 2024 kami menyelenggarakan pelatihan operator alat berat bekerja sama dengan lembaga pelatihan swasta di Makassar. Alhamdulillah sebagian besar alumninya kini telah bekerja di sektor pertambangan,” ujarnya.

Peluang kerja ke luar negeri juga menjadi salah satu fokus Disnaker. Pada 2025, sebanyak 32 calon pekerja migran mengikuti pelatihan bahasa dan budaya Jepang sebagai persiapan mengikuti skema Specified Skilled Worker (SSW).

“Saat ini beberapa alumni sudah berhasil berangkat dan bekerja di Jepang. Peluang kerja di Jepang maupun Korea masih sangat besar dan akan terus kami dorong,” tambah La Ode.

Selain membuka akses kerja, Pemkot Parepare juga memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja rentan melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Pada 2026, sebanyak 1.500 pekerja informal, buruh harian, dan masyarakat miskin ekstrem telah didaftarkan sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2025 yang mencapai 1.200 orang.

Fungsional Pengantar Kerja Disnaker Parepare, Yudha, mengatakan pemerintah daerah juga terus memberikan stimulus peningkatan kompetensi bagi para fresh graduate melalui berbagai program pelatihan.

Menurutnya, efisiensi anggaran tidak menjadi penghalang bagi Disnaker untuk memperluas pelatihan. Pihaknya memperoleh dukungan dari BPVP Kementerian Ketenagakerjaan di Pangkep, Makassar, dan Bantaeng untuk menyediakan paket pelatihan sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Selain pelatihan, kami juga mendorong angkatan kerja baru memanfaatkan program pemagangan ke Jepang karena peluang kerjanya sangat besar. Akses pelatihan bahasa Jepang juga semakin mudah karena telah tersedia lembaga pelatihan di wilayah Sulawesi Selatan,” ungkap Yudha.

Disnaker Parepare juga mengoptimalkan program Wajib Lapor Lowongan. Melalui program tersebut, perusahaan didorong melaporkan setiap lowongan pekerjaan agar informasi kesempatan kerja dapat lebih cepat diakses para pencari kerja.

Pemerintah daerah juga mendorong sekolah menengah dan perguruan tinggi membangun kemitraan dengan dunia usaha. Langkah ini diharapkan dapat memberikan pengalaman magang kepada siswa dan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.

“Karena Parepare bukan kota industri, kami juga sedang mengupayakan kerja sama penempatan tenaga kerja dengan Kawasan Industri Makassar dan kawasan industri IMIP Morowali. Kami berharap kerja sama ini segera terwujud sehingga semakin banyak warga Parepare memperoleh kesempatan kerja,” pungkasnya.

Terkait: DisnakerPareparePemkotUMKM

BeritaTerkait

Hadir di HUT Perdana Kodaeral, Tasming Hamid Apresiasi Peran Strategis TNI AL

Hadir di HUT Perdana Kodaeral, Tasming Hamid Apresiasi Peran Strategis TNI AL

Editor: Tohir Muhammad
11 Agustus 2026

...

Imigrasi Parepare Sidak Peternakan di Wajo, Temukan 1 TKA Malaysia

Imigrasi Parepare Sidak Peternakan di Wajo, Temukan 1 TKA Malaysia

Editor: Tohir Muhammad
10 Agustus 2026

...

Satu-satunya di Kawasan Indonesia Timur, Parepare Raih IKD Disdukcapil Prima Award 2026

Satu-satunya di Kawasan Indonesia Timur, Parepare Raih IKD Disdukcapil Prima Award 2026

Editor: Tohir Muhammad
10 Agustus 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi