• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Pemprov Sulsel-FKM-Unhas Bakal Kolaborasi dalam Pengelolaan Pandemic Covid-19

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 Juni 2020
di Sulselbar

 

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM— Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah melakukan kunjungan ke Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin Makassar, Jumat (5/6/2020).

Selama tiga jam bersama Nurdin berbincang dengan Rektor Unhas Prof. Dwia dan juga Dekan FKM Unhas Dr Aminuddin Syam, serta Guru Besar Dr. Ridwan Amiruddin.

Mereka membahas dan bincang ringan tentang situasi terkini Sulawesi Selatan di antaranya dalam upaya meningkatan kolaborasi Universitas Hasanuddin membantu pemerintah Sulsel dalam pengelolaan pandemic Covid-19. Kemudian, membahas perkembangan proses belajar mengajar selama Pandemi. Gubernur juga melakukan kunjungan ke Laboratorium FKM Unhas.

BeritaTerkait

Lima Mahasiswa KPI STAIN Majene Jalani PPL di Pijarnews.com Parepare

Lima Mahasiswa KPI STAIN Majene Jalani PPL di Pijarnews.com Parepare

14 Oktober 2026
PWM SulSel Lantik Pimpinan Baru Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah Periode 2026–2030

PWM SulSel Lantik Pimpinan Baru Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah Periode 2026–2030

13 Oktober 2026
ICMI Parepare Bahas Bisnis Digital dan Pengkaderan Pemuda

ICMI Parepare Bahas Bisnis Digital dan Pengkaderan Pemuda

2 Oktober 2026
KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

26 September 2026

Nurdin Abdullah menyampaikan harapannya agar pihak FKM UNHAS dapat mensupport tim gugus Pengendalian Covid -19 untuk memberikan kajian dan mengukur setiap intervensi yang telah diberikan selama ini.

“Prinsipnya adalah bagaimana setiap proses terukur, uotputnya terukur dan dampak realnya di masyarakat dapat memberikan ketenangan dalam situasi krisis pandemic ini,” kata Nurdin.

Bila proses dilakukan dengan benar, hasilnya juga akan menunjukkan hal yang benar pula. Sehingga, tiada hasil yang mencederai proses. Setiap orang ataupun unsur mengambil peran terbaiknya dan bertanggungjawab. Dimana dalam proses tersebut akan bermuara pada hasil terbaik.

Sementara itu, Ridwan Amiruddin yang juga merupakan ahli epidemiologi yang menyelesaikan pendidikan Griffith University Australia pada jenjang magister jurusan Public Health Leadership ini menjelaskan pertumbuhan kasus covid-19 sejak 19 Maret 2020 dengan pertumbuhan kasus dalam R0 sebesar 3.8 dengan berbagai intervensi yang telah di paparkan oleh pemerintah SulSel sekarang di awal Juni angka reproduksi efektif (Rt) kasus Covid-19 sudah di kisaran 1.1-1.9.

“Hal Ini menggambarkan bahwa tekanan intervensi menekan kurva kelihatannya Sulsel berada dalam on the track intervention. Pada saat suatu penyakit belum tersedia vaksin maupun obatnya, maka intervensi non-pharmacy adalah hal terbaik yang direkomendasikan,” sebutnya.

Ia menyebutkan bahwa secara sekilas Pemprov Sulsel telah menerapkan intervensi yang beragam mulai dari kampanye penggunaan masker, PSBB kota Makassar 2 periode, Program Isolasi terpusat (wisata Covid-19), PSBB Gowa, rapid test massal, contact tracing, penambahan tiga laboratorium untuk testing massive.

Semua ini adalah bentuk intervensi yang sangat strategis dalam menekan kurva pandemic Covid-19.
Mencermati success story intervensi public health dari berbagai negara yang direkomendasikan pada saat nilai reproduksi masih di atas satu, maka pilihannya adalah pelarangan kegiatan massal, pembatasan transportasi, pengecekan suhu tubuh, dan contact tracing.

Ia mengatkan, bahwa edukasi kesehatan dan melaksanakan aggressive testing merupakan program yang sangat direkomendasikan.

Ia menekankan perlu dipahami bahwa Sulsel menduduki kelompok lima besar kasus Covid-19 terkonfirmasi secara nasional itu mengindikasikan bahwa pemerintah provinsi telah secara aktif melaksanakan contact tracing dan aggressive testing.

“Intensisitas yang tinggi pada aktivitas ini memang akan meningkatkan kasus Covid-19 terkonfirmasi. Dalam upaya pemutusan mata rantai penularan, inilah alternative yang paling efektif dan efisien. Dengan penemuan kasus yang besar kemudian di isolasi terpusat, itu berdampak nyata dalam pemutusan mata rantai penularan di daerah,” jelasnya.

Terdapat nilai keuntungan program intervensi public health dalam menurungka angka reproduksi kasus Covid-19. Besarannya, program pengendalian penularan dengan disinfectan itu memberikan benefit sekitar 4 persen, kemudian program contact tracing sebesar 25 peersen, cuci tangan dan edukasi public berkontribusi sebesar 25 persen dan yang paling besar benefitnya adalah aggressife testing sekitar 41 persen. Jadi ini jelas pilihan intervensi yang sangat murah dan berdaya tekan tinggi terhadap kurva pandemic.

Terkait program intervensi di Sulsel, ia menyarankan perlu melakukan konsolidasi kekuatan kembali. Menata resources (sumberdaya)nya, sehingga intervensinya lebih terarah ke program yag berdaya tekan tinggi. Perlu penguatan komitment pada budget allocation untuk program prioritas tersebut.(*)

Terkait: Universitas Hasanuddin

Berita Terkait

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Editor: Tim Redaksi
20 September 2026

...

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Agustus 2026

...

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Agustus 2026

...

Berita Populer

  • Kabut Selimuti Parepare, BPBD Catat 71 Hektare Lahan Terbakar Sejak Juli

    Kabut Selimuti Parepare, BPBD Catat 71 Hektare Lahan Terbakar Sejak Juli

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Mahasiswa KPI STAIN Majene Jalani PPL di Pijarnews.com Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWM SulSel Lantik Pimpinan Baru Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah Periode 2026–2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Parepare Lantik 18 Pejabat, Ini Nama-namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi