• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 17 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Uncategorized

Penulis dan Jurnalis Indonesia Berduka

Editor: Ibrah La Iman
29 November 2017
di Uncategorized
Penulis dan Jurnalis Indonesia Berduka

PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Bondan Winarno ‘Mak Nyuss’ meninggal dunia pagi tadi Rabu, 29 November 2017. Dari RS Harapan Kita Jakarta jenazah dibawa ke rumah duka Jl. Bangsawan Raya Sentul City.

Kabar duka meninggalnya Bondan Winarno pada usia 67 tahun menyisakan duka yang dalam khususnya bagi keluarga, sahabat dan juga jurnalis Indonesia. Bondan Winarno selain sebagai presenter dan ahli cicip makanan juga dikenal sebagai salah satu penulis hebat Indonesia.



Anton Kurnia menerangkan Bondan Winarno merupakan fotografer, wartawan, penulis terkenal, petinggi media, pengusaha, konsultan untuk lembaga internasional, pakar kuliner, presenter televisi, anggota parlemen, dan seabrek predikat lain.

“Saya mulai mengenal Bondan Winarno saat remaja lewat tulisan-tulisan lepasnya di Tempo dan Matra. Saya memiliki dua buku kumpulan tulisannya tentang kiat bisnis yang renyah dan asyik dibaca. Ada beberapa cerpennya yang pernah saya baca dan melekat dalam ingatan. Salah satunya berlatar Tiongkok tentang seorang adik yang membunuh kakak perempuannya yang berselingkuh. Cerpen itu saya baca di majalah Matra. Lalu satu cerpen berlatar Bosnia yang masuk dalam kumpulan cerpen terbaik Kompas,” ungkapnya pada tulisannya mengenang Bondan Winarno

Hairus Salim juga menuliskan perihal Bondan Winarno yang dikenalnya sebagai penulis esaier dan cerpenis yang piawai dan serbabisa.

BeritaTerkait

direktur

Ditetapkan Tersangka, Direktur Abu Tours Langsung Ditahan

23 Maret 2018
lakpesdam

NU Parepare Launching Lakpesdam Kaji Issu Strategis

17 Maret 2018
gagal

Gagal Berangkatkan 400 Jamaahnya, Pemilik Travel Umroh PT.Shafa Marwah Mulia Utama Ditangkap dan Ditetapkan Tersangka

15 Maret 2018
Pelantikan PPK

Ketua KPUD Sidrap Minta PPK dan PPS Pemilu 2019 Jaga Integritas

10 Maret 2018

“Ketika orang banyak berdiskusi tentang laporan investigasi atau jurnalisme sastrawi, Bondan langsung mempraktikkannya dengan menelusuri isu emas Busang di Kalimantan Timur. Bisa dikatakan ia merupakan perintis jusnalisme sastrawi di Indonesia, RIP om Bondan,” tulis Hairus Salim.

Banyaknya cuitan perihal meninggalnya Bondan Winarno hingga jadi trending topic di twitter membuat para netizen penasaran dengan pribadinya yang ternyata dikenal ramah, santun dan tak kenal menyerah. Semoga kehidupan Bondan Winarno di dunia membuat kehidupannya di akhirat bahagia. (ibl)

BeritaTerkait

Dua Rumah Terbakar, Wali Kota Parepare Datangi Lokasi

Dua Rumah Terbakar, Wali Kota Parepare Datangi Lokasi

Editor: Tohir Muhammad
16 Juli 2026

...

Dua Rumah Panggung di Jalan Syamsul Bahri Parepare Ludes Terbakar

Dua Rumah Panggung di Jalan Syamsul Bahri Parepare Ludes Terbakar

Editor: Tohir Muhammad
16 Juli 2026

...

Politik Energi dalam Islam

Politik Energi dalam Islam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi