• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 6 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Topik Utama

Rahmawati Husein, Dosen UMY Ditunjuk Jadi Anggota CERF PBB

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 September 2018
di Topik Utama
Rahmawati Husein, Dosen UMY Ditunjuk  Jadi Anggota CERF PBB

 

JAKARTA, PIJARNEWS. COM–Setelah sukses pada perhelatan olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2018, Indonesia kembali mendapatkan kabar menggembirakan dari salah seorang putri terbaiknya.

Rahmawati Husein baru-baru ini dipercaya oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menjadi salah satu anggota Advisory Group untuk Central Emergency Response Fund (CERF).

Seperti dilansir dari tribunmedan.com CERF adalah mekanisme pemberian bantuan kemanusiaan yang bersifat taktis, cepat, serta apolitis. Di mana, dana dapat disalurkan dalam kurun waktu kurang dari 48 jam, untuk merespons situasi darurat.

BeritaTerkait

Ell Haj Berangkatkan 21 Jamaah Haji Mujamalah 2026, Klaim Jadi Salah Satu Terbanyak di Indonesia

Ell Haj Berangkatkan 21 Jamaah Haji Mujamalah 2026, Klaim Jadi Salah Satu Terbanyak di Indonesia

5 Juni 2026
Dorong Birokrasi Digital, Diskominfo Sidrap Percepat Penerapan TTE di Disnakkan

Dorong Birokrasi Digital, Diskominfo Sidrap Percepat Penerapan TTE di Disnakkan

21 Mei 2026
Perkuat Pengawasan Keimigrasian, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Perkuat Pengawasan Keimigrasian, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

11 Mei 2026
Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

5 Mei 2026

Dengan terpilihnya Rahmawati Husein sebagai salah satu anggota Advisory Group pada CERF semakin menunjukkan kepercayaan masyarakat internasional terhadap Indonesia, terlebih lagi dalam bidang kemanusiaan.

Selain itu, kepercayaan ini mencerminkan adanya peningkatan ekspektasi masyarakat internasional terhadap Indonesia untuk terus berperan aktif dalam upaya penanganan krisis kemanusiaan global.

Advisory Group for CERF dibentuk berdasarkan kesepakatan pada Sidang Majelis Umum PBB ke-60 tahun 2005, melalui resolusi PBB tentang “Strengthening the Coordination of the Emergency Humanitarian Assistance of The United Nations”.

Setiap anggotanya diminta untuk berperan dalam memberikan petunjuk (guidance), pandangan, serta rekomendasi mendukung upaya pemanfaatan, manajemen, serta pemulihan (replenishment) pendanaan CERF.

Pemilihan anggota Advisory Board bagi CERF dilaksanakan secara mandiri oleh Sekretariat CERF di New York sejak Juli 2018.

Rahmawati Husein dipilih dengan mempertimbangkan beberapa hal, yaitu pengalaman dan keahlian yang dimiliki, keterwakilan gender secara berimbang, serta keterwakilan kawasan.

Rahmawati mulai menggeluti bidang penanganan darurat kemanusiaan dan bencana selama lebih dari 10 tahun, tepatnya sejak bencana tsunami di Aceh pada tahun 2005 lalu.

Melalui kiprahnya di bidang kebencanaan dan kemanusiaan, Rahmawati Husein banyak berkontribusi bagi kemajuan diplomasi kemanusiaan Indonesia.

Sejak peristiwa Rohingya, ia turut berkontribusi dalam pembentukan Muhammadiyah Aid dan melaksanakan diplomasi kemanusiaan bagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia.

Ia juga aktif sebagai sebagai anggota Executive Board pada Aliansi Kemanusiaan Indonesia/Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) untuk Myanmar and Bangladesh.

Selain aktif dalam organisasi kemanusiaan, Rahmawati Husein juga bekerja sebagai seorang dosen Magister Hubungan Internasional (MIHI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan asisten profesor Sekolah Pemerintahan Jusuf Kalla.

Ia sebelumnya menempuh pendidikan dan mendapatkan gelar sarjana Sastra Inggris dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Rahmawati kemudian melanjutkan pendidikannya dan mendapatkan gelar magister dalam perencanaan masyarakat, dari Universitas Cincinnati, Ohio, AS. Serta, gelar PhD pada perencanaan perkotaan dan regional yang berfokus pada manajemen bencana dari Texas A & M University, Texas, AS.

Selain Rahmawati, Sekjen PBB turut mengangkat empat anggota Advisory Board bagi CERF. Mereka antara lain, Hong Liang perwakilan Cina, Aissata Kane perwakilan OIC PBB, Tariq Ali Faraj Al-Ansari perwakilan Qatar, dan Beverley Warmington perwakilan Inggris. (*)

Sumber: tribunmedan.com
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: PBB

BeritaTerkait

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Juni 2026

...

Wali Kota Parepare Instruksikan Penghentian Sementara Penagihan PBB

Editor: Muhammad Tohir
20 Agustus 2025

...

Hadiri Konsolidasi PBB, Ketua DPD Gerindra Sulsel: Kedua Partai Bisa Saling Menguatkan

Hadiri Konsolidasi PBB, Ketua DPD Gerindra Sulsel: Kedua Partai Bisa Saling Menguatkan

Editor: Amrihani
26 Agustus 2023

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi