• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Refleksi Akhir Tahun, Disperpus dan Komunitas Bicarakan Masa Depan Literasi Parepare

Editor: Tohir Muhammad
24 Desember 2024
di Ajatappareng

PAREPARE, PIJARNEWS.COM– Dinas Perpustakaan (Disperpus) Kota Parepare menggelar kegiatan Refleksi Akhir Tahun di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Panrita, Jl Pinggir Laut, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Senin (23/12/2024).

Kegiatan yang menggandeng sejumlah komunitas literasi di Kota Parepare tersebut mengangkat tema “Membaca Ulang Literasi, Sastra, dan Budaya”.

Ketua Panitia Pelaksana, Ahmad Kohawan mengucapkan terima kasih atas kehadiran narasumber dan puluhan peserta dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap, kegiatan ini bisa dijadikan ruang untuk menyampaikan aspirasi dan evaluasi terkait perjalanan gerakan literasi di Kota Parepare selama ini.

BeritaTerkait

Sudah Dua Tahun, Masjid Raya Parepare Rutin Bagikan 500 Porsi Makanan Tiap Jumat

Sudah Dua Tahun, Masjid Raya Parepare Rutin Bagikan 500 Porsi Makanan Tiap Jumat

23 Oktober 2026
Bupati Pinrang Serahkan Bantuan PPSE, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Bupati Pinrang Serahkan Bantuan PPSE, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

19 Oktober 2026
Dari Masjid Istiqlal, Kapolsek Ujung Serukan Warga Lawan Narkoba dan Waspadai Kebakaran

Dari Masjid Istiqlal, Kapolsek Ujung Serukan Warga Lawan Narkoba dan Waspadai Kebakaran

16 Oktober 2026
Kebakaran Lahan di Parepare Nyaris Merembet ke Permukiman Warga

Kebakaran Lahan di Parepare Nyaris Merembet ke Permukiman Warga

16 Oktober 2026

“Mari kita suarakan apapun untuk kebaikan masa depan literasi kita di Kota Parepare,” ucap Ahmad Kohawan.

Kepala Disperpus Parepare, Drs. H. Ahmad, M.Si hadir menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Ia membawakan sub tema perihal gerakan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Ahmad menjelaskan bahwa program prioritas yang digalakkan oleh Disperpus Parepare dewasa ini adalah terkait dengan gerakan tersebut.

Ia menjabarkan, ada tiga hal yang menjadi fokus gerakan ketika berbicara masalah inklusi sosial di perpustakaan. Yakni, peningkatan layanan informasi, pelibatan masyarakat, dan pembangunan kerja sama.

“Ketiga gerakan inilah yang terus-menerus kami dorong dalam pengembangan gerakan literasi di perpustakaan daerah,” papar Ahmad.

Direktur Sampan Institute, Ilham Mustamin turut terlibat sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Ia menyampaikan ulasan terkait ekosistem literasi.

Menurutnya, ada tiga aspek yang mesti menjadi perhatian ketika berbicara masalah tersebut. Yakni produsen, konsumen dan distributor gerakan literasi.

Dalam konteks ini, para penulis atau pencipta karya sebagai produsen, masyarakat pembaca adalah konsumennya, dan penerbit ataupun toko buku sebagai distributornya.

Berdasarkan konsep ini, pemerintah yang berurusan dan beririsan dengan kerja-kerja literasi, mesti memastikan bahwa ketiga aspek tersebut hidup dan berjalan.

Oleh karena itu, mesti ada program yang dilakukan oleh pemerintah untuk melancarkan mata rantai ekosistem literasi tersebut.

Selain itu, Ilham juga mendorong perpustakaan umum agar memaksimalkan layanannya sebagai ruang yang terbuka dan aksesibel untuk masyarakat dari berbagai kalangan.

“Salah satu yang bisa dilakukan adalah membuka layanan perpustakaan hingga malam hari. Sebagai tahap uji coba, bisa dilakukan setiap akhir pekan,” katanya.

Sementara itu, narasumber lain, Tri Astoto Kodarie selaku Sastrawan Senior Parepare mengungkapkan keluhannya terkait kondisi gerakan literasi yang terjadi di sekitarnya.

Menurutnya, problem mendasar adalah kurangnya keterlibatan pemerintah dalam mendukung gerakan-gerakan literasi yang dilakukan oleh para komunitas.

Hal itu bisa terjadi apabila pemilihan posisi jabatan strategis yang berkaitan dengan literasi, ditentukan tidak berdasarkan kompetensi. Sehingga berimbas pada perumusan program yang diputuskan berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan.

“Untuk menghindari hal itu, kami mendorong pemerintah untuk selalu melibatkan stakeholder literasi–baik itu komunitas, penulis, seniman, budayawan, masyarakat, dan lainnya–dalam proses perumusan program-program,” jelas Tri.

Narasumber selanjutnya, Saipul Bahrie selaku masyarakat urban menyebutkan, segala problem literasi di Kota Parepare yang telah dijabarkan tersebut bisa diatasi dengan pelaksanaan event literasi skala besar.

Melalui event, seluruh stakeholder bisa dilibatkan untuk mengeskplor dan mengekspresikan gerakan literasinya secara terbuka.

Apalagi, lanjut Saipul, pemerintah ke depan memiliki cita-cita untuk melekatkan identitas Parepare sebagai kota event.

“Gerakan literasi bisa masuk melalui ini. Saya yang kebetulan memiliki hubungan kedekatan dengan Wali Kota Parepare terpilih, sedapat mungkin akan menjadi penghubung atas aspirasi literasi yang tersampaikan hari ini,” pungkas pria yang akrab disapa Kak Iphunk ini.

Terkait: Akhir TahunLiterasiPareparePerpustakaan

Berita Terkait

Ustaz La Jami Ingatkan Bahaya Sifat Pemarah, Serakah hingga Sombong

Ustaz La Jami Ingatkan Bahaya Sifat Pemarah, Serakah hingga Sombong

Editor: Tohir Muhammad
23 Oktober 2026

...

Timpa Mobil Hingga Sebabkan Macet, Truk Pengangkut Sekam Padi Terguling di Bundaran Tugu Tunas Kelapa Parepare

Timpa Mobil Hingga Sebabkan Macet, Truk Pengangkut Sekam Padi Terguling di Bundaran Tugu Tunas Kelapa Parepare

Editor: Tohir Muhammad
19 Oktober 2026

...

Kebakaran Lahan di Parepare Nyaris Merembet ke Permukiman Warga

Kebakaran Lahan di Parepare Nyaris Merembet ke Permukiman Warga

Editor: Tohir Muhammad
16 Oktober 2026

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Musyda Tarjih, Muhammadiyah Makassar Tegaskan Ustaz AI Tak Bisa Gantikan Ulama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiprah Santri di Pentas Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi