• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 28 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Refleksi Akhir Tahun, Disperpus dan Komunitas Bicarakan Masa Depan Literasi Parepare

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
24 Desember 2024
di Ajatappareng

PAREPARE, PIJARNEWS.COM– Dinas Perpustakaan (Disperpus) Kota Parepare menggelar kegiatan Refleksi Akhir Tahun di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Panrita, Jl Pinggir Laut, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Senin (23/12/2024).

Kegiatan yang menggandeng sejumlah komunitas literasi di Kota Parepare tersebut mengangkat tema “Membaca Ulang Literasi, Sastra, dan Budaya”.

Ketua Panitia Pelaksana, Ahmad Kohawan mengucapkan terima kasih atas kehadiran narasumber dan puluhan peserta dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap, kegiatan ini bisa dijadikan ruang untuk menyampaikan aspirasi dan evaluasi terkait perjalanan gerakan literasi di Kota Parepare selama ini.

“Mari kita suarakan apapun untuk kebaikan masa depan literasi kita di Kota Parepare,” ucap Ahmad Kohawan.

Berita Terkait

Meski Kantor Sementara, Layanan VIP Imigrasi Parepare Tetap Optimal

Antisipasi Banjir, Wali Kota Parepare Tinjau Drainase, Instruksikan Pembersihan

Imigrasi Parepare Perkuat Pencegahan TPPO, Sasar Kelurahan Lemoe

Tasming Hamid Terima SK ULT P4GN, Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba di Parepare

Kepala Disperpus Parepare, Drs. H. Ahmad, M.Si hadir menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Ia membawakan sub tema perihal gerakan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Ahmad menjelaskan bahwa program prioritas yang digalakkan oleh Disperpus Parepare dewasa ini adalah terkait dengan gerakan tersebut.

Ia menjabarkan, ada tiga hal yang menjadi fokus gerakan ketika berbicara masalah inklusi sosial di perpustakaan. Yakni, peningkatan layanan informasi, pelibatan masyarakat, dan pembangunan kerja sama.

“Ketiga gerakan inilah yang terus-menerus kami dorong dalam pengembangan gerakan literasi di perpustakaan daerah,” papar Ahmad.

Direktur Sampan Institute, Ilham Mustamin turut terlibat sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Ia menyampaikan ulasan terkait ekosistem literasi.

Menurutnya, ada tiga aspek yang mesti menjadi perhatian ketika berbicara masalah tersebut. Yakni produsen, konsumen dan distributor gerakan literasi.

Dalam konteks ini, para penulis atau pencipta karya sebagai produsen, masyarakat pembaca adalah konsumennya, dan penerbit ataupun toko buku sebagai distributornya.

Berdasarkan konsep ini, pemerintah yang berurusan dan beririsan dengan kerja-kerja literasi, mesti memastikan bahwa ketiga aspek tersebut hidup dan berjalan.

Oleh karena itu, mesti ada program yang dilakukan oleh pemerintah untuk melancarkan mata rantai ekosistem literasi tersebut.

Selain itu, Ilham juga mendorong perpustakaan umum agar memaksimalkan layanannya sebagai ruang yang terbuka dan aksesibel untuk masyarakat dari berbagai kalangan.

“Salah satu yang bisa dilakukan adalah membuka layanan perpustakaan hingga malam hari. Sebagai tahap uji coba, bisa dilakukan setiap akhir pekan,” katanya.

Sementara itu, narasumber lain, Tri Astoto Kodarie selaku Sastrawan Senior Parepare mengungkapkan keluhannya terkait kondisi gerakan literasi yang terjadi di sekitarnya.

Menurutnya, problem mendasar adalah kurangnya keterlibatan pemerintah dalam mendukung gerakan-gerakan literasi yang dilakukan oleh para komunitas.

Hal itu bisa terjadi apabila pemilihan posisi jabatan strategis yang berkaitan dengan literasi, ditentukan tidak berdasarkan kompetensi. Sehingga berimbas pada perumusan program yang diputuskan berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan.

“Untuk menghindari hal itu, kami mendorong pemerintah untuk selalu melibatkan stakeholder literasi–baik itu komunitas, penulis, seniman, budayawan, masyarakat, dan lainnya–dalam proses perumusan program-program,” jelas Tri.

Narasumber selanjutnya, Saipul Bahrie selaku masyarakat urban menyebutkan, segala problem literasi di Kota Parepare yang telah dijabarkan tersebut bisa diatasi dengan pelaksanaan event literasi skala besar.

Melalui event, seluruh stakeholder bisa dilibatkan untuk mengeskplor dan mengekspresikan gerakan literasinya secara terbuka.

Apalagi, lanjut Saipul, pemerintah ke depan memiliki cita-cita untuk melekatkan identitas Parepare sebagai kota event.

“Gerakan literasi bisa masuk melalui ini. Saya yang kebetulan memiliki hubungan kedekatan dengan Wali Kota Parepare terpilih, sedapat mungkin akan menjadi penghubung atas aspirasi literasi yang tersampaikan hari ini,” pungkas pria yang akrab disapa Kak Iphunk ini.

Terkait: Akhir TahunLiterasiPareparePerpustakaan

TerkaitBerita

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

...

Guru dan santri Pondok Pesantren TASSBEH Baitul Qur’an saat mengikuti upacara bendera di halaman sekolah

Profil Pondok Pesantren TASSBEH Baitul Qur’an: Membangun Generasi Qur’ani dengan Fondasi Akhlak dan Ilmu

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

...

Dari Pesantren ke Podium Juara: Santri MTs Tassbeh Baitul Qur’an Tunjukkan Aksi Nyata di Lomba PMR

Dari Pesantren ke Podium Juara: Santri MTs Tassbeh Baitul Qur’an Tunjukkan Aksi Nyata di Lomba PMR

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

...

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

PLN UP3 Pinrang Peringati Hari Kartini 2026, Tegaskan Komitmen Emansipasi

Editor: Muhammad Tohir
21 April 2026

...

Berita Terkini

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Kesenjangan Kebijakan dan Realitas, Harga Beras di Poso Masih Tinggi

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Pemprov Sulsel Tertibkan Aset di Sidrap, Ahli Waris Hadang dan Klaim Lahan Milik Keluarga Sejak 1937

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Meski Kantor Sementara, Layanan VIP Imigrasi Parepare Tetap Optimal

Meski Kantor Sementara, Layanan VIP Imigrasi Parepare Tetap Optimal

Editor: Muhammad Tohir
28 April 2026

Perkuat Literasi Data Siswa, Mahasiswa dan Dosen ITH Gelar Pengabdian Masyarakat di SMAN 5 Parepare

Perkuat Literasi Data Siswa, Mahasiswa dan Dosen ITH Gelar Pengabdian Masyarakat di SMAN 5 Parepare

Editor: Muhammad Tohir
27 April 2026

Antisipasi Banjir, Wali Kota Parepare Tinjau Drainase, Instruksikan Pembersihan

Antisipasi Banjir, Wali Kota Parepare Tinjau Drainase, Instruksikan Pembersihan

Editor: Muhammad Tohir
27 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan