• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 25 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Ribuan Santri Saksikan Kemegahan Grand Final Debat Ilmiah Keislaman Santri Al-Risalah Batetangnga

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
8 Desember 2025
di Sulselbar

MANDAR, PIJARNEWS.COM--Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga kembali menunjukkan konsistensinya sebagai pusat penguatan tradisi intelektual pesantren melalui penyelenggaraan Grand Final Debat Ilmiah Keislaman, yang berlangsung pada malam Senin, (7/12/2025) di Aula Putri Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar/ Suasana aula yang dipenuhi ribuan santri putra dan putri serta para guru menciptakan atmosfer akademik yang hangat, serius, namun tetap penuh semangat kebersamaan khas pesantren.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi puncak kompetisi debat antarsantri, tetapi juga menjadi manifestasi komitmen pondok dalam membentuk generasi yang intelektual, berani menyampaikan argumen, dan mampu membaca persoalan sosial dengan kacamata keagamaan yang mumpuni. Pada edisi tahun ini, tema debat diarahkan untuk menguji kemampuan santri dalam memadukan dalil-dalil syar‘i dengan konteks kekinian, sehingga mereka tidak hanya fasih dalam teks, tetapi juga luwes dalam membaca realitas.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga, Dr. M. Ali Rusdi Bedong, S.Th.I., M.H.I., menegaskan pentingnya ruang-ruang dialog intelektual di lingkungan pesantren.
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengeksplor kemampuan santri dalam menyampaikan gagasan secara kritis, mampu mengemukakan pendapat dengan baik, dan terampil mencari dalil yang relevan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dipertahankan, karena menjadi langkah penting bagi santri untuk bersaing dan tampil percaya diri di masa mendatang,” ujarnya.

Ajang grand final tahun ini mempertemukan dua tim terbaik yang lolos dari babak penyisihan ketat sebelumnya. Tim 3-B PDF sebagai pihak pro yang beranggotakan Muh. Yasir, Muh. Fadhil Alwi, dan Muh. Khilman Ramadhan, tampil dengan argumentasi progresif dan penguasaan materi yang solid. Di sisi lain, kubu kontra dari Tim 2-A PDF, yang diperkuat oleh Ilham Junaid, Muhammad Al-Farabi Rahmat, dan Irham Junaid, menyuguhkan tanggapan kritis dan serangan balik yang tajam namun terukur.

Interaksi antara kedua tim memunculkan dinamika debat yang hidup: mulai dari pemaparan konstruktif, bantahan argumentatif, hingga adu referensi dalil dan literatur modern. Sorakan, tepuk tangan, dan ekspresi kagum dari ribuan penonton menjadi penanda bahwa debat ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga panggung pembelajaran masif yang menggugah semangat intelektual seluruh santri.

BeritaTerkait

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

16 Juli 2026
Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

12 Juli 2026
Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

12 Juli 2026
Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

5 Juli 2026

Tidak hanya memberikan hiburan yang berbobot, kegiatan ini sekaligus menjadi evaluasi publik atas sejauh mana pembinaan akademik di pesantren mampu menjawab kebutuhan zaman. Keterampilan berpikir kritis, retorika, serta keberanian menyampaikan pendapat di depan audiens luas adalah modal penting bagi generasi santri dalam menghadapi dunia modern yang serba kompetitif dan penuh tantangan.

Dengan terselenggaranya grand final ini, Pondok Pesantren Al-Risalah Batetangnga kembali menegaskan posisinya sebagai pesantren yang progresif—tidak hanya mencetak santri beradab dan berakhlak, tetapi juga santri yang cendekia, responsif terhadap isu-isu aktual, dan siap mengambil peran strategis dalam masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pesantren adalah rumah besar yang mampu memadukan kedalaman ilmu agama dengan dinamika intelektual yang modern, terbuka, dan relevan. (rls)

Terkait: Pondok Pesantren

BeritaTerkait

Guru dan santri Pondok Pesantren TASSBEH Baitul Qur’an saat mengikuti upacara bendera di halaman sekolah

Profil Pondok Pesantren TASSBEH Baitul Qur’an: Membangun Generasi Qur’ani dengan Fondasi Akhlak dan Ilmu

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

...

Santri PP Al Urwatul Wutsqaa Sidrap Nobar Film Syarat Pendidikan Politik

Santri PP Al Urwatul Wutsqaa Sidrap Nobar Film Syarat Pendidikan Politik

Editor: Tohir Muhammad
23 Oktober 2023

...

Ponpes Al-Hidayah Kaduaja di Toraja Terbakar, Santri Menangis Asrama hingga Pakaiannya Ludes

Ponpes Al-Hidayah Kaduaja di Toraja Terbakar, Santri Menangis Asrama hingga Pakaiannya Ludes

Editor: Tohir Muhammad
8 Agustus 2023

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi