• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 3 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Satu Layar, Sejuta Latar: AERAS Hidupkan Ruang Seni Budaya di SMA 5 Parepare

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
7 Desember 2025
di Pendidikan

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Aula SMA Negeri 5 Parepare berubah menjadi ruang teatrikal yang hangat dan puitik pada Sabtu (6/12/2025). Di bawah tema “Menjelajahi Waktu dalam Satu Layar Sejuta Latar”, ratusan siswa dan pengunjung larut dalam alur pementasan dan pameran karya Andromeda’s Era of Revolution in Art and Screen (AERAS) sebuah panggung seni yang memadukan lintas medium, imaji, dan kisah-kisah lintas generasi.

Dibuka oleh Kepala UPT SMA Negeri 5 Parepare, Muzakkir Damir, S.Pd., M.Pd., acara ini bukan sekadar helatan akhir tahun, melainkan laboratorium hidup dari proses pembelajaran mata pelajaran Seni. “Siswa kami sudah belajar teori dan praktik. Hari ini mereka menampilkan implementasi dari apa yang selama ini dipelajari. Pentas seperti ini menumbuhkan percaya diri dan semangat mereka. Insya Allah akan terus kami tingkatkan,” ujarnya.

Aula sekolah disulap menyerupai teater-bioskop mini. Pencahayaan artistik dan tata suara yang tertata rapi menjadi panggung bagi rentetan pertunjukan musik, tari, drama, hingga teaterikal budaya. Atmosfer ruang terasa akrab, namun tetap menyimpan aura panggung seni yang serius.

Pantauan Pijarnews.com menunjukkan variasi pertunjukan yang mengalir dari generasi ke generasi. Para siswa membawakan nyanyian solo dan grup, permainan gitar dan organ tunggal, tarian kontemporer, serta teater yang menyingkap hikmah budaya Bugis. Salah satu pementasan kuat hadir melalui teater tentang Nene Mallomo, tokoh perjuangan Bugis Sidenreng Rappang (Sidrap) yang dikenal melalui petuah Resopa Temmanginggi, Malomo Na Letei Pammase Dewata. Hanya dengan kerja keras yang tak kenal lelah, berkah Tuhan akan mudah diperoleh.


Berita Terkait

SMAN 5 Parepare Masuk Program SMA Unggul Garuda Transformasi 2026

Perkuat Literasi Data Siswa, Mahasiswa dan Dosen ITH Gelar Pengabdian Masyarakat di SMAN 5 Parepare

10 Siswa SMAN 5 Parepare Lulus di Kampus Bergengsi di China

Top! 27 Siswa SMAN 5 Parepare Lolos SNBP 2026, 9 Orang Tembus UI

Nene’ Mallomo juga dikenal seorang intelektual yang mumpuni dalam bidang hukum dan pemerintahan serta berkarakter jujur dan adil kepada masyarakat. Nene’ Mallomo punya prinsip yakni “Ade Temmakkeana, Temmakkeappo”, artinya, hukum tak mengenal anak dan cucu. Hal ini menunjukkan sisi keadilan dan ketegasan dari seorang Nene’ Mallomo, yang juga merupakan salah seorang penyebar agama Islam di Sidrap.

Drama lain menyuguhkan ketegangan keluarga pengusaha yang terjerat konflik warisan hingga pembunuhan, tema yang dibuat ringkas namun berhasil memukau penonton. Atmosfer menegangkan, tetapi tetap dalam koridor pendidikan seni yang mengolah emosi menjadi pelajaran moral.

Di bagian pembuka, dua penyanyi cilik tampil bersama lima penari muda, menghangatkan suasana dengan harmoni suara dan koreografi yang rapi. Disusul kemudian penampilan Triavera dan koreografi evolution dance yang mendapatkan respons antusias.

Anisa Cahyani, Pimpinan Produksi AERAS, menyebut bahwa pementasan ini adalah perjalanan waktu dari era 1960-an hingga 2025. “Yang terlibat sekitar 132 siswa kelas XI angkatan 20 Smeli. Semua berperan dalam merangkai cerita lintas zaman,” tuturnya.

Muhammad Gaza Al Gazali, salah satu tokoh penari kontemporer tradisi, menuturkan pengalaman membawakan tari Pappasengna Nene Mallomo, yang menyuarakan pesan-pesan moral budaya Bugis. “Lempu, Getteng, Warani itu saling berkait. Jujur, teguh pendirian, dan berani. Tiga nilai itu yang coba kami hidupkan di atas panggung,” katanya.

Salah seorang pengunjung yang juga orang tua siswa, Hendra Basri, menyampaikan kekagumannya. “Semua penampilan luar biasa. Teater Pembagian Warisan Berujung Maut sangat kuat penjiwaannya,” ujarnya.

AERAS menutup hari dengan aplaus panjang, sebuah tanda bahwa seni, ketika dikelola dengan kesungguhan dan ruang tumbuh, mampu menjadi jembatan antara pelajaran di kelas dan kepribadian yang sedang bertumbuh. (*)

Penulis : Alfiansyah Anwar

Terkait: AerasSeniSMAN 5 Parepare

TerkaitBerita

SMAN 5 Parepare Masuk Program SMA Unggul Garuda Transformasi 2026

SMAN 5 Parepare Masuk Program SMA Unggul Garuda Transformasi 2026

Editor: Muhammad Tohir
28 Mei 2026

...

Santri Ponpes Tassbeh Baitul Qur’an Raih Medali Perunggu Nasional di ISO 7.0

Santri Ponpes Tassbeh Baitul Qur’an Raih Medali Perunggu Nasional di ISO 7.0

Editor: Muhammad Tohir
26 Mei 2026

...

Prodi Teknik Sipil ITH Edukasi Warga Ujung Pengolahan Sampah Plastik Jadi Paving Block

Prodi Teknik Sipil ITH Edukasi Warga Ujung Pengolahan Sampah Plastik Jadi Paving Block

Editor: Muhammad Tohir
22 Mei 2026

...

Kaprodi IP UMS Rappang Raih Doktor Cumlaude di UMY, Tuntaskan Studi 2,9 Tahun dengan 7 Publikasi Scopus

Kaprodi IP UMS Rappang Raih Doktor Cumlaude di UMY, Tuntaskan Studi 2,9 Tahun dengan 7 Publikasi Scopus

Editor: Muhammad Tohir
21 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Kembali Raih Opini WTP, Tasming Hamid: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Kembali Raih Opini WTP, Tasming Hamid: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Jemput Jamaah Haji, Bupati Sidrap Malah Dikira Petugas Bandara

Jemput Jamaah Haji, Bupati Sidrap Malah Dikira Petugas Bandara

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tasming Hamid Ajak Warga Perkuat Persatuan

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tasming Hamid Ajak Warga Perkuat Persatuan

Editor: Muhammad Tohir
1 Juni 2026

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Editor: Muhammad Tohir
31 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan