• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Sebelum Sebar Informasi, Waspada Sumber Data

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Desember 2018
di Ajatappareng

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Menurut data terakhir dari APJII, pengguna internet di Indonesia 143, 26 juta orang merupakan peringkat ke enam pengguna internet terbanyak di dunia. Media sosial banyak sekali mengambil porsi dalam kehidupan manusia. Hal itu diungkap Safrillah Syahril, Peneliti Litbang Sulsel dalam Seminar Nasional Cerdas Bermedia Sosial, Hoax dan Ujaran Sosial yang digelar Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Parepare.

“Berdasarkan data usia memang paling banyak dari kalangan milenial. Sehingga yang perlu diwaspadai dalam menyebarkan berbagai informasi di media sosial adalah kebenaran sumber atau data yang dimuat. Karena media sosial merupakan ruang dimana batas antara kebenaran dan kepalsuan, realitas dan rekahan bercampur aduk dan kabur batasannya,” tutur Safarillah Kamis, 20 Desember 2018.

Ach. Dhofir Zuhry, Rektor STIF Alfarabi Malang mengatakan, karakteristik manusia dalam pandangan Abdul Rahman Ibnu Qaldum ada dua jenis masyarakat di antaranya, masyarakat primitif ialah mereka yang perlu diajar secara persuasi, serta perlu digiring kesadarannya dan masyarakat progresif adalah mereka yang responsif, cerdas dan senantiasa memiliki pola identifikasi, klasifikasi, dan analisis dalam bermedia sosial.

“Ketika ada berita-berita yang langsung dibenarkan tanpa melalui proses pembuktian itu berarti kita masih menjadi masyarakat primitif. Seharusnya kita sudah menjadi masyarakat yang responsif yang senantiasa mengedepankan tiga pola yaitu identifikasi, klarifikasi dan analisis,” jelasnya.

BeritaTerkait

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Pinrang, Pemkab Tekankan Pentingnya Jaga Persatuan

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Pinrang, Pemkab Tekankan Pentingnya Jaga Persatuan

1 Oktober 2026
Kemarau Panjang, Pemkab Pinrang Suplai Air di Dua Desa yang Mulai Kesulitan Air Bersih

Kemarau Panjang, Pemkab Pinrang Suplai Air di Dua Desa yang Mulai Kesulitan Air Bersih

30 September 2026
KPU Sidrap Pantau Pilketos Serentak, Jadi Wahana Pendidikan Demokrasi Siswa

KPU Sidrap Pantau Pilketos Serentak, Jadi Wahana Pendidikan Demokrasi Siswa

30 September 2026
Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

27 September 2026

Hal yang sama juga disampaikan Zulkarnain As, Dosen Teknik Arsitektur UIN Alauddin Makassar. Dia mengatakan, jika Anda ingin cerdas bermedia sosial maka manfaatkan media sosial itu untuk menghasilkan sesuatu.

“Tidak semua yang ada di dunia maya itu nyata, tapi kebanyakan hal yang sifatnya abstrak bisa di giring dengan sedemikian rupa, untuk itu baca dulu dari awal sampai akhir, kemudian teliti kalau memang layak untuk di bagikan silakan sepanjang itu tidak menimbulkan kemudaratan,” katanya.

Sementara M. Ali Rusdi Bedong, Ketua Yayasan Harisah Al Gifar menyampaikan, cara menghadapi hoax dan mengklarifikasi berita itu sendiri ada lima yaitu, sumber yang valid, adil atau netral, harus masuk akal dan tidak melebih-lebihkan.

“Kemudian berita harus sesuai dengan konteks, tidak semua kebenaran sekalipun itu kebenaran harus di share atau disampaikan kepada khalayak karena ada yang harus di pertimbangkan, apakah akan mendatangkan kebaikan atau keburukan bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Hamdan
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Informasi HOAX

Berita Terkait

Kapolres Sidrap AKBP Ade Indrawan

Kapolres Sidrap: Waspada ‘HOAX’ di Tahun Politik

Editor: Abdillah MS
15 Februari 2018

...

Berita Populer

  • SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi