• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Sensasi Nasi Kuning ala Warung Losari, Siap Saji 24 Jam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
24 Januari 2023
di Sulselbar
Sensasi Nasi Kuning ala Warung Losari,  Siap Saji 24 Jam

Bagi penikmat kuliner, Warung Losari bisa menjadi salah satu alternatif berburu nasi kuning di Kota Makassar. Warung makan yang terletak di Jl Datuk Museng ini buka 24 jam.

 

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Nasi kuning merupakan makanan tradisional dari Jawa yang sangat mudah dijumpai di seluruh Indonesia tak terkecuali kota Makassar.

Di Jawa sendiri nasi kuning dominan disuguhkan untuk menu sarapan dengan lauk sederhana yang pada umumnya tempe orek, telur suir, dan bihun.

Namun di Makassar sendiri, nasi kuning merupakan makanan utama yang sering ditemukan hingga malam menjelang. Khusus di Warung Losari ini disuguhkan berbagai macam lauk pada nasi kuning yang kita pesan sepertu sayur nangka, sayur lodeh, bakwan jagung, telur balado, ayam balado, semur daging, ayam kecap, paru goreng, dan daging abon, serta ditemani sambel yang sudah melegenda.

BeritaTerkait

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

20 Agustus 2026
Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

19 Agustus 2026
Tim PKM  Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

Tim PKM Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

17 Agustus 2026

Rasa nasi kuning yang begitu lembut dan pekat apalagi jika dibasuh oleh kuah daging yang begitu gurih khas Warung losari menjadikan pelanggan begitu lahapnya untuk menyantap hidangan ini. Karena begitu khasnya rasa dari nasi kuning ini membuat rasanya menjadi mudah diingat dan sangat disukai oleh pelanggannya.

Warung Losari yang dahulu berjualan menggunakan gerobak sejak tahun 1985 sekarang telah memiliki tempat yang sangat nyaman menjadi bukti kemajuan dari usaha ini. Tidak hanya nasi kuning yang dihidangkan di tempat ini ada beragam menu yang tidak kalah enaknya seperti nasi campur dengan lauk yang sama dengan nasi kuning, bubur ayam, dan nasi goreng yang beroperasi dari pukul 06.00 hingga 12.00 malam.

Untuk harga per porsinya mulai dari  Rp14 ribu hingga Rp30ribu dengan harga yang tidak menguras kantong. Siap melayani pelanggan 24 jam menjadikan segala kalangan bisa menyambangi hidangan ini kapan pun dan tanpa mengenal waktu.

“Biasanya ramai pelanggan itu dari jam 6 pagi hingga jam 2 siang, lalu jam 8 malam hingga jam 4 subuh.” jelas Pupung, pemilik warung nasi kuning Losari.

“Namun dikala cuaca hujan menghampiri maka pelanggan juga akan menurun. Bergantung dari durasi hujan itu sendiri,” sambungnya kepada Pijarnews.com ditemui beberapa waktu lalu.

Bagi kalian yang ingin langsung mencoba hidangan ini lokasinya cukup strategis, berada di Jl Datuk Museng atau  tepat berada di depan rumah sakit Stella Maris Makassar.

“Memang nasi kuning ini rasanya kuat banget, begitu khas dengan kuah dagingnya. Berbeda dengan nasi kuning di Jawa yang cenderung kering tanpa kuah. Saya tahu karena saya  lumayan sering ke sana,” ungkap Dani pelanggan.

“Saya suka makan di sini karena memang pelanggan dari tahun 2013 kalau tidak salah, ya karena rasanya yang bikin kangen jadi sampai sekarang  masih suka makan di sini,” kata Nabil, pelanggan lainnya. Bagaimana, Anda tertarik mencoba? (*)

Reporter: M Shidiq Anugrah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

 

Terkait: Kuliner Makassar

BeritaTerkait

Yuk Berburu Kuliner di Pasar Cidu, Harga Penganan Ramah di Kantong

Yuk Berburu Kuliner di Pasar Cidu, Harga Penganan Ramah di Kantong

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
15 Januari 2023

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi