• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Serahkan Draf Naskah Akademik, Upaya AMAN Dukung DPRD Sidrap Bahas Ranperda Masyarakat Adat

Editor: Tohir Muhammad
1 Juli 2025
di Sulselbar

SIDRAP, PIJARNEWS. COM— Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menggelar seminar dan lokakarya (Semiloka) dalam rangka mengawal pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengakuan dan Perlindungan Hak Masyarakat Adat di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grand Zidni, Pangkajene, Kabupaten Sidrap, pada Senin (1/7/2025).

Pada tahun 2025 ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidrap telah memasukkan Ranperda tentang masyarakat adat ke dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda).

Ketua Pengurus Wilayah (PW) AMAN Sulawesi Selatan, Sardi Razak, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas masuknya Ranperda masyarakat adat dalam Propemperda DPRD Sidrap. Ia menyebut Semiloka ini sebagai bagian dari upaya kristalisasi proses legislasi dan wujud tanggung jawab AMAN sebagai organisasi kemasyarakatan.

“Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan AMAN kepada pemerintah, agar proses penyusunan draf Ranperda dapat berjalan dengan baik dan berkualitas, melalui diskusi dan pertemuan lanjutan,” ujarnya.

BeritaTerkait

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026
Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

1 September 2026
Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026

Sardi menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, terutama masyarakat adat, dalam proses pembahasan Ranperda ini. “Tadi ditegaskan bahwa ini adalah upaya bersama, agar semua pihak terkait, khususnya masyarakat adat sebagai subjek utama, turut aktif mengawal proses dan substansi Ranperda ini,” lanjutnya.

Acara ini diikuti oleh berbagai elemen, termasuk tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan instansi pemerintah, akademisi, LSM, serta media.

Sardi menambahkan bahwa Semiloka ini adalah langkah awal, dan ia berharap akan ada rangkaian pertemuan lanjutan hingga Ranperda ditetapkan pada tahun ini.

Dengan komitmen yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Sidrap dan pemerintah daerah, Sardi optimistis Ranperda tersebut dapat disahkan pada 2025. “Saat ini draf dasar sudah tersedia, tinggal diperkaya. Cepat atau lambatnya tergantung pada kemauan politik pemerintah dan DPRD, serta dukungan dari masyarakat,” jelasnya.

Aktivis kelahiran Sidrap itu juga mengungkapkan bahwa sejumlah daerah di Sulawesi Selatan telah lebih dulu memiliki Perda tentang masyarakat adat, di antaranya Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, Toraja Utara, Enrekang, dan Sinjai. Beberapa bahkan telah memiliki produk hukum turunan dari Perda tersebut.

“Contohnya di Enrekang, sudah ada 11 Surat Keputusan Bupati tentang penetapan masyarakat adat. Di Kabupaten Bulukumba, bahkan telah terbit Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur implementasi Perda tentang Amatoa Kajang,” paparnya.

Sementara itu, proses agar dapat masuk sebagai Perda untuk Kabupaten Sidrap sudah dimulai sejak 3–4 tahun lalu, meskipun baru pada tahun ini masuk dalam Propemperda. Pemerintah daerah juga telah melakukan studi banding ke sejumlah kabupaten yang lebih dahulu memiliki regulasi serupa.

“Alhamdulillah, tahun ini Ranperda tersebut telah resmi masuk dalam Propemperda. Harapannya, Perda ini bisa benar-benar ditetapkan di tahun 2025, dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat adat, bukan sekadar formalitas,” tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut AMAN juga menyerahkan draf awal Naskah Akademik dan Rancangan Peraturan Daerah Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat kepada DPRD Sidrap.

Dari penyerahan draft awal tersebut akan disusul putaran diskusi yang akan melibatkan berbagai pihak untuk menerima masukan guna memperkaya substansi. Sehingga diharapkan Perda yang akan ditetapkan nantinya mampu menjawab kebutuhan masyarakat adat Kabupaten Sidrap yang berdaulat, mandiri dan bermartabat

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Sidrap Arifin Damis, Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Muhammad Iqbal, M.Si., Direktur Advokasi Kebijakan Hukum dan HAM PB AMAN Muh. Arman, S.H., M.H., Ketua PW AMAN Sulsel Sardi Razak, serta Ketua Dewan AMAN Daerah Sidrap, Abu, S.H.

Terkait: AMAN SidrapDPRDMasyarakat AdatPemkabPerdaRanperda

BeritaTerkait

Jaga Produksi Pertanian, Bupati Pinrang Tinjau Panen hingga Pompanisasi

Jaga Produksi Pertanian, Bupati Pinrang Tinjau Panen hingga Pompanisasi

Editor: Tohir Muhammad
24 September 2026

...

Terapkan Ganjil Genap Kurangi Antrean, Bupati Pinrang Pantau Pengisian BBM Subsidi

Terapkan Ganjil Genap Kurangi Antrean, Bupati Pinrang Pantau Pengisian BBM Subsidi

Editor: Tohir Muhammad
24 September 2026

...

Wawali Parepare Jawab Pandangan Fraksi DPRD soal Perubahan APBD 2026

Wawali Parepare Jawab Pandangan Fraksi DPRD soal Perubahan APBD 2026

Editor: Tohir Muhammad
23 September 2026

...

Berita Populer

  • Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi