• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 16 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Syarifah, “Belum Merdeka” dari Kemiskinan dan Punya Anak Penderita Polio

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 Agustus 2019
di Ajatappareng

 

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Jelang HUT RI ke-74, semarak kemerdekaan terlihat di sudut kota. Bendera Merah Putih  terpasang dimana-mana, menyambut pesta memeriahkan kemerdekaan negara ini.

Namun tidak bagi Syarifah, ibu dua anak warga Kelurahan Capppa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Syarifah masih jauh dari kata Gembira menyambut kemerdekaan RI ke-74.

Syarifah bersama dua anaknya hidup di gubuk tak layak huni berukuran 4×6 meter. Parahnya, Muhammad Reski, anak bungsu berumur dua tahun menderita polio. Tubuhnya kurus dan lemas. Muhammad Reski tak bisa berjalan.

“Sejak lahir anak saya sehat, namun karena kekurangan makanan mungkin ia lemas dan tak bisa berjalan. Menurut dokter dan perawat yang memantau perkembangan kesehatan Reski, ia menderita polio,” ungkap Syarifah, Jumat, 16 Agustus 2019.

Berita Terkait

Atap Jebol, Penjual Siomay Tagih Janji Bedah Rumah

Potret Kemiskinan; Dapur Roboh, Janda Tua Harapkan Bedah Rumah

Mahasiswa Galang Dana untuk Warga Miskin Parepare, Sindir Rapat Pemkot di Hotel Mewah

Om Simon, dari Maumere Menantang Kerasnya Parepare

Kemerdekaan buat Syarifah tak dapat ia rasakan. Bantuan beras sejahtera tak pernah ia rasakan. Ia hanya berharap kiriman suaminya Lakodding yang merantau ke Samarinda, Kalimantan Timur, bekerja sebagai buruh angkut.

“Kesehatan anak saya sering dipantau oleh pihak puskesmas setempat. Hanya saja kami kesulitan dalam memberikan makanan anak saya dan saya. Saya tak pernah mendapatkan bantuan beras,” aku Syarifah.

Mendengar hal itu, Pemerintah Kota Parepare, mengerahkan petugas kesehatan, kecamatan dan kelurahan untuk segara melakukan penanganan.

“Kita sudah menemukan lokasinya. Pihak kesehatan, aparat kecamatan dan kelurahan setempat, telah membawanya ke RSUD Andi Makkasau,”‘ Kata Kabag Humas Pemkot Parepare, Anwar Amir.

Tidak hanya Syarifah, sejumlah warga lainya di sekitar rumah Syafira, termasuk warga kurang mampu. Padahal lokasi yang terlihat kumuh itu, tak jauh dari Kantor Wali Kota Parepare, Gedung DPRD dan Calon Kantor Rektorat Institute Tehnologi Habibie (ITH)

Diketahui, Kota Parepare pernah meraih penghargaan sebagai Kota Kawasan Kumuh, dan Kota Layak anak. (*)

Reporter: Syamsuddin

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Kemiskinan di Parepare

TerkaitBerita

1.300 Hektare Sawah di Pinrang Diserang Hama Tikus-Kresek, Ini Kata Bupati

Editor: Muhammad Tohir
15 April 2026

...

Memeras di SPBU, Polres Sidrap Ringkus Pelaku

Memeras di SPBU, Polres Sidrap Ringkus Pelaku

Editor: Muhammad Tohir
14 April 2026

...

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project”  Gerakan Indonesia Asri

Garansi Gubernur Sulsel: Parepare Jadi “Pilot Project” Gerakan Indonesia Asri

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Sabet Peringkat 6 Nasional Pengelolaan Sampah, Parepare Diminta Bikin Grand Design

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 April 2026

...

BeritaTerkini

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan