• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Taufan Pawe Bantah Proyek Kereta Kencana di Mark UP

Editor: Abdillah MS
8 Februari 2018
di Sulselbar, Topik Utama
Patung kereta kencana

Patung kuda kereta kencana yang hendak dipasang di jalan Bau Massepa atau jalur kembali nol.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Walikota Parepare, HM Taufan Pawe, membantah jika pelaksanaan proyek pembangunan kereta kencana yang terletak di jalan Bau Massepe, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare itu, dananya di mark up.

Hal tersebut diungkapkan Taufan kepada Pijar, saat ditemui usai membuka acara pawai budaya dalam rangka memeriahkan HUT Kota Parepare ke 58 tahun 2018, di Taman Mattirotasi, Kelurahan Labukkang, Kota Parepare, Kamis (8/2/2018).

“Ah tidak, silahkan diperiksa saja itu, itu konsumsi politik saja. Itu di Barru, patung setengah badan saja nilainya Rp 2 Miliar lebih, ini kan tidak sampai Rp 1 Miliar. Konsepnya adalah seni dan estetika, plus ruang terbuka hijau, dimana letak masalahnya. Silahkan sajalah kalau memang ada mark up disitu,” tegasnya.

Ketika disinggung soal adanya protes dari beberapa warga, terutama warga net, Taufan menilai jika tidak ada masyarakat yang menyoroti soal pembangunan patung kereta kencana tersebut.

BeritaTerkait

Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

30 Oktober 2026
ESAI : Raga Sehat, Jiwa Kuat

ESAI : Raga Sehat, Jiwa Kuat

30 Oktober 2026
Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

25 Oktober 2026
Culture Day SIT Andalusia Sukses Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Nusantara

Culture Day SIT Andalusia Sukses Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Nusantara

24 Oktober 2026

“Saya rasa, tidak ada masyarakat yang menyoroti itu, masyarakat akan bangga, saya rasa sama dengan pembangunan Monumen Cinta Ainun-Habibie, yang sebelumnya menuai banyak sorotan. Akan tetapi, orang-orang kecil itulah yang tidak mau melihat pembangunan ini berhasil, saya rasa, rakyat sana yang di luar, lebih banyak mensyukuri hasil-hasil pembangunan, percayalah itu akan menjadi kebanggaan masyarakat Parepare,” ujar Taufan dengan nada tinggi.

Proyek pembangunan kereta kencana senilai Rp 1 Miliar ini, menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017, namun nyatanya proyek tersebut baru dimulai 8 Januari 2018. Padahal, sebelumnya telah disepakati pada rapat gabungan komisi di DPRD.

Sebelumnya, anggota Komisi III DPRD Parepare, Parman Agoes Mante menduga ada unsur KKN dan ada dugaan mark up. Saya menganggap tim TAPD ini merubah anggaran yang tadinya cuman Rp850 juta yang disepakati oleh DPRD, kemudian diubah menjadi Rp 1 miliar, kesalahan fatal selanjutnya adalah, per-tanggal 8 Januari ada di facebook saya bahwa, 8 Januari itu titik nol mulai dikerja bukan karena sisa anggaran.

Dimana, kata Parman, pada 8 Januari 2018 itu, sudah berlaku APBD 2018. 2017 itu harusnya outputnya pertanggal 31 Desember 2017. Nah ini dikerjakan di tahun 2018 tidak berkenaan APBD 2018.

“Kami menganggap bahwa anggaran ini adalah anggaran siluman, anggaran yang sudah kadaluarsa yang sudah tidak berlaku lagi dan tidak memiliki dasar hukum karena Peraturan Daerahnya berlaku di 31 Desember 2017,” terang Parman. (amr/abd)

 

Terkait: Komisi III DPRD PareparePatung kereta kencanaTaufan Pawe

Berita Terkait

Maju Pilwalkot, Erna Rasyid Daftar di PDIP dan PKB

Maju Pilwalkot, Erna Rasyid Daftar di PDIP dan PKB

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
15 Mei 2024

...

Usai Tak Jabat Wali Kota, Taufan Pawe Akan Mengulang Ini di Parepare

Usai Tak Jabat Wali Kota, Taufan Pawe Akan Mengulang Ini di Parepare

Editor: Tohir Muhammad
2 November 2023

...

DPRD Parepare Sambut Ratusan Peserta Pawai Bahagia

DPRD Parepare Sambut Ratusan Peserta Pawai Bahagia

Editor: Tohir Muhammad
1 November 2023

...

Berita Populer

  • PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    PGRI Sidrap Bidik Nasional Usai Loloskan Perwakilan di Semua Tingkatan Lomba AGP Sulsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dosen IAIN Parepare Terpilih sebagai Panelis MU’TAMAD 2026 di Pesantren Lirboyo, Angkat Transformasi Pesantren al-Risalah Batetangnga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Sidrap Tinjau Perbaikan Jalan Lorong Amparita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PGRI Bacukiki Barat Gelar Konkercab I 2026 di SMAN 5 Parepare, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Parepare Lantik 18 Pejabat, Ini Nama-namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi