• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Teliti Perdagangan Kakao, Dosen Unsulbar Ini Raih Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan di Unhas

Editor: Adil Abdillah
18 Januari 2019
di Pendidikan
Dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Wahyu Maulid Adha (44) akhirnya meraih gelar pendidikan Strata Tiga (S3). Gelar tersebut diraih pria kelahiran Parepare ini usai sidang promosi doktor di program studi (Prodi) Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Hasanuddin (PPs Unhas) Makassar di Aula Unhas, Kamis 17 Januari 2019 lalu.

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Wahyu Maulid Adha (44) akhirnya meraih gelar pendidikan Strata Tiga (S3). Gelar tersebut diraih pria kelahiran Parepare ini usai sidang promosi doktor di program studi (Prodi) Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Hasanuddin (PPs Unhas) Makassar di Aula Unhas, Kamis 17 Januari 2019 lalu.

Dosen Fakultas Ekonomi Unsulbar, Wahyu Maulid Adha tersebut mempertahankan Disertasinya dengan predikat ‘Sangat Memuaskan’. Judul disertasinya yakni Pengaruh Standarisasi Produk, Infrastruktur dan Integritas Rantai Pasok Terhadap Kinerja dan Daya Saing Pedagang Kakao di Provinsi Sulawesi Barat.

Disertasi tersebut dipertahankan dihadapan para penguji. Diantaranya, Prof Dr Muhammad Asdar, Prof Dr Otto Randa Payangan, Prof Dr Nurdin Brasit, Prof Dr Abd Rahman Kadir. Serta promotor Prof Dr Muhammad Yunus Zain, co promotor Dr Muhammad Ismail P, Dr Ria Mardiana serta penguji eksternal Dr Romansyah Sahabuddin.

Dalam penelitiannya, Wahyu Maulid Adha membahas soal pengaruh dalam meningkatkan daya saing kakao di Provinsi Sulawesi Barat adalah infrastruktur.

Perkembangan infrastruktur dalam menunjang perdagangan kakao baru terbatas pada infrastruktur jalan dan jaringan telekomunikasi, infrastruktur bandara dan pelabuhan bongkar muat belum dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku usaha kakao disebabkan belum adanya fasilitas bongkar muat.

BeritaTerkait

Wabup Sidrap Minta Guru Terus Upgrade Kompetensi dan Profesionalisme

Wabup Sidrap Minta Guru Terus Upgrade Kompetensi dan Profesionalisme

28 September 2026
Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

25 September 2026
UMS Rappang Siapkan English Competition 2026, Bupati Sidrap Ajak Pelajar Ikut Mendaftar

UMS Rappang Siapkan English Competition 2026, Bupati Sidrap Ajak Pelajar Ikut Mendaftar

24 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026

“Rata rata pedagang kakao di Sulbar untuk perdagangan lintas provinsi hanya mengandalkan jalur darat dan sebagian besar produksi kakao terdeliver ke Kota Makassar dan Kota Palu, Provinsi Sulteng,” terang mantan Kepala Biro Harian Fajar Polman ini.

Permasalahan lainnya, lanjut Wahyu, sebagai penentu daya saing di Sulbar adalah integrasi antara pemasok maupun pedagang. Masing masing pelaku rantai pasok cenderung berjalan sendiri sendiri.

Aktivitas rantai pasok kakao tidak terintegrasi, industri pengolahan berdiri sendiri dengan menggantungkan kebutuhan pasokan dari usaha perkebunan rakyat yang dilakukan secara terpisah pisah dan banyak diantaranya dilakukan oleh petani dengan luas lahan yang terbatas dan sistem yang tradisional.

Selanjutnya…

 

Laman 1 dari 3
123Selanjutnya
Terkait: UnhasUNSULBAR

Berita Terkait

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Agustus 2026

...

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Agustus 2026

...

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

Editor: Tohir Muhammad
16 Juli 2026

...

Berita Populer

  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi