• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 29 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Pendidikan

Teliti Perdagangan Kakao, Dosen Unsulbar Ini Raih Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan di Unhas

Editor: Adil Abdillah
18 Januari 2019
di Pendidikan
Dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Wahyu Maulid Adha (44) akhirnya meraih gelar pendidikan Strata Tiga (S3). Gelar tersebut diraih pria kelahiran Parepare ini usai sidang promosi doktor di program studi (Prodi) Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Hasanuddin (PPs Unhas) Makassar di Aula Unhas, Kamis 17 Januari 2019 lalu.

Dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Wahyu Maulid Adha (44) akhirnya meraih gelar pendidikan Strata Tiga (S3). Gelar tersebut diraih pria kelahiran Parepare ini usai sidang promosi doktor di program studi (Prodi) Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Hasanuddin (PPs Unhas) Makassar di Aula Unhas, Kamis 17 Januari 2019 lalu.

 

“Kondisi ini diperparah dengan munculnya sistem perdagangan yang justru semakin mendistorsi hubungan antara petani dan industri pengolahan yang tidak terintegrasi, yang berujung pada inefisiensi, rendahnya harga kakao di tingkat petani, dan rendahnya kualitas kakao,” ujar mantan Karyawan PT Cargil Makassar ini.

Putra pertama pasangan almarhum Said Adha mantan Camat Bacukiki Parepare dengan Enaul Mardiana ini menyatakan, banyaknya pelaku rantai pasok yang terlibat dalam rantai pasokan kakao termasuk di Provinsi Sulawesi Barat diperlukan suatu pendekatan integrasi agar pelaku rantai pasokan kakao tidak berjalan sendiri-sendiri.

Dalam penelitiannya, Ia menyimpulkan standardisasi produk tidak berpengaruh langsung terhadap daya saing, akan tetapi berpengaruh tidak langsung terhadap daya saing melalui kinerja. Standardisasi produk berpengaruh langsung terhadap kinerja pedagang kakao.

BeritaTerkait

Prof. Mustaqim Pabbajah Masuk Jajaran Nominator Ilmuwan Muda Nasional

Prof. Mustaqim Pabbajah Masuk Jajaran Nominator Ilmuwan Muda Nasional

25 Juli 2026
Generator Digital Karya Dosen IAIN Parepare Permudah Penyusunan RPS -OBE

Generator Digital Karya Dosen IAIN Parepare Permudah Penyusunan RPS -OBE

24 Juli 2026
ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

14 Juli 2026
Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar Sukses Gelar Communication Culture Fest 2026

Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar Sukses Gelar Communication Culture Fest 2026

13 Juli 2026

Selain itu, kata Wahyu, infrastruktur berpengaruh langsung dan signifikan dengan arah negatif terhadap daya saing dan berpengaruh tidak langsung terhadap daya saing melalui kinerja.

“Integrasi rantai pasok berpengaruh langsung dan signifikan terhadap daya saing dan berpengaruh tidak langsung terhadap daya saing melalui kinerja. Integrasi Rantai Pasok berpengaruh langsung terhadap kinerja,” ujar suami Masriani ini.

Ayah 5 anak kelahiran 29 Maret 1975 ini melanjutkan, berdasarkan hasil analisis penelitiannya menyarankan standardisasi produk perlu mendapatkan perhatian dan dukungan bagi semua stakeholder yang ada di Provinsi Sulbar dalam hal ini pemerintah, petani kakao dan eksportir kakao untuk senantiasa menjaga kesesuaian mutu kakao yang dihasilkan.

Selain itu, lanjut Wahyu, diperlukan upaya intensif terutama pemerintah provinsi dan kabupaten dalam rangka keberlanjutan kakao. Seperti melakukan kegiatan gernas kakao, sertifikasi dan penyuluhan untuk dapat ditingkatkan.

“Tidak terstandarnya produksi kakao sangat dipengaruhi oleh kondisi tanaman, peremajaan yang tidak merata penyebarannya, perlakuan pedagang yang terkadang mengabaikan kualitas berpotensi menghasilkan mutu kakao menjadi kurang baik,” ujar Wahyu.

Selanjutnya…

 

Laman 2 dari 3
sebelumnya123Selanjutnya
Terkait: UnhasUNSULBAR

BeritaTerkait

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

Editor: Tohir Muhammad
16 Juli 2026

...

Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

Editor: Tohir Muhammad
8 Juli 2026

...

PPK Ormawa Internal HMIKP FIKP Unhas Luncurkan Program SALT di Bulu Cindea

Editor: Amrihani
13 Oktober 2025

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi