• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 14 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Tindakan Represif Petugas Pada Demo Tolak UU Cipta Kerja di Parepare Tuai Kecaman

Mulyadi Ma'ruf Editor: Mulyadi Ma'ruf
7 Oktober 2020
di Ajatappareng
Tindakan Represif Petugas Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Parepare Tuai Kecaman

Demo penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kota Parepare, berakhir ricuh. --Foto : Pijarnews--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Tindakan represif yang dilakukan petugas kepolisian saat mengawal aksi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Parepare menuai kecaman.

Kecaman itu datang dari pengunjukrasa yang disuarakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Parepare dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah (UM) Parepare.

“Tidak sepantasnya aparat kepolisian melakukan tindakan represif terhadap mahasiswa. Ada 12 orang peserta aksi yang dilarikan ke rumah sakit. Tindakan ini sudah tidak sejalan dengan tugas dan fungsi kepolisian,” sesal Ketua Cabang PMII Kota Parepare, Zulkifli, Rabu (7/10/2020).

Hal serupa juga dikatakan Presiden Mahasiswa UM Parepare, Sayhrul. Menurutnya, tindakan yang dilakukan petugas keamanan tidak seharusnya terjadi.

“Tugas Polri harusnya menjadi pengayom bagi kami. Bukan malah menunjukkan sikap represif terhadap mahasiswa,” ujarnya.

Berita Terkait

Jawab Keluhan Warga, Wali Kota Parepare Turun Langsung Pantau Penanganan Drainase

PASTUJU, Inovasi Layanan Imigrasi Parepare

Tasming Hamid Ajak KBPP dan APINDO Sinergi Bangun Parepare

Bantu Korban Kebakaran di Lumpue, Wali Kota Tasming Hamid Pastikan Pemkot Hadir untuk Warga

Di samping itu, ia juga mendesak agar Polres Parepare segera membebaskan sejumlah mahasiswa yang ditahan karena dituding anarkis.

Sementara itu, Kapolres Parepare AKBP Budi Susanto menyebutkan, pada dasarnya pihak keamanan bertugas mengawal degan baik jalannya unjukrasa. Namun, ia menyayangkan adanya oknum mahasiswa yang melakukan tindakan anarkis.

Kata dia, jika saja demonstran mau mengutus perwakilannya masuk bertemu dengan pimpinan DPRD Parepare, maka kericuhan bisa dicegah.

“Dalam hitungan tidak sampai lima menit, kami masih menegosiasi. Ada saja oknum mahasiswa yang mendorong. Karena tidak mampu mendorong kami, akhirnya mereka menggunakan alat. Dalam posisi seperti ini, kami yang terjepit,” ungkapnya.

Olehnya itu, Budi mengimbau agar pendemo dalam menyampaikan aspirasi, selayaknya dengan cara yang lebih beretika.

“Kami mengimbau agar ke depan aksi seperti itu bisa lebih beretika lagi. Tidak menggunakan cara-cara yang tidak mencerminkan sebagai anak bangsa yang baik,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kota Parepare, ricuh. Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Fraksi Rakyat (Afarat) itu mencoba masuk ke halaman Kantor DPRD Parepare. Namun, dihalau oleh petugas kemanan. Akibatnya, aksi saling dorong pun tak terelakkan.

Pada Aksi itu, polisi sempat melepaskan beberapa kali tembakan gas air mata. Akibat aksi itu juga, belasan mahasiswa dilarikan ke RSUD Andi Makkasau karena mengalami luka-luka. (*)

Reporter : Hamdan & Sucipto Al-Muhaimin

Terkait: DemoDPRD PareparePareparePolres ParepareRicuhUU Cipta Kerja

TerkaitBerita

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

...

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Resmi, Pemkab Pinrang Mekarkan Desa Mattiro Ade

Editor: Muhammad Tohir
5 Mei 2026

...

Hardiknas 2026 di Pinrang, Bupati Irwan: Pendidikan Kunci Kesejahteraan

Hardiknas 2026 di Pinrang, Bupati Irwan: Pendidikan Kunci Kesejahteraan

Editor: Muhammad Tohir
4 Mei 2026

...

133 Jemaah Haji Pinrang Dilepas Dini Hari, Gabung Kloter 16 ke Makassar

133 Jemaah Haji Pinrang Dilepas Dini Hari, Gabung Kloter 16 ke Makassar

Editor: Muhammad Tohir
2 Mei 2026

...

Berita Terkini

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Baru Dilantik, Rektor IAIN Parepare Hadiri Rakor Nasional PMB PTKIN di Jakarta

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

8 Unit JIAT di Sidrap, Bupati: Persoalan Air Mulai Teratasi

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Kafilah Pinrang Pertahankan Prestasi di MTQ Sulsel, Bupati Irwan Bangga

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Jawab Keluhan Warga, Wali Kota Parepare Turun Langsung Pantau Penanganan Drainase

Jawab Keluhan Warga, Wali Kota Parepare Turun Langsung Pantau Penanganan Drainase

Editor: Muhammad Tohir
13 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan