• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 21 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial Pemprov Sulbar

Wagub Sulbar : Peran Bersama Wujudkan 5 Prioritas Pembangunan

Editor: Tohir Muhammad
28 November 2021
di Pemprov Sulbar
Wagub Sulbar : Peran Bersama Wujudkan 5 Prioritas Pembangunan

MAMUJU, PIJARNEWS.COM —Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeny Anwar menyampaikan jawaban Gubernur Sulbar Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2022, dalam Rapat Paripurna DPRD Sulbar di Kantor Sementara DPRD Sulbar, Sabtu (27/11/2021).

Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi didampingi Wakil Ketua DPRD Sulbar Usman Suhuriah itu Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeny Anwar mengatakan, Tahun Anggaran 2022 merupakan tahun kelima dalam mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Menjadi tugas kita bersama untuk terlibat dalam pencapaian target pembangunan di Sulbar sesuai dengan peran dan fungsi kita masing-masing atas lima sasaran prioritas pembangunan yang ditujukan yakni, penyediaan infrastruktur pelayanan dasar, akselerasi pembangunan ekonomi, pembangunan manusia, pemberdayaan lingkungan hidup dan mitigasi bencana, serta penguatan tata kelola pemerintah,” ujar Enny.

Adapun pemandangan Fraksi Partai Demokrat mengenai target pendapatan daerah terkhusus pada hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, tidak dapat dimaksimalkan.

BeritaTerkait

Disambut Prof Zudan, Jokowi Resmikan Proyek Strategis Nasional di Sulbar

Disambut Prof Zudan, Jokowi Resmikan Proyek Strategis Nasional di Sulbar

23 April 2024
Pemprov Sulsel Perkuat Arsitektur SPBE

Pemprov Sulsel Perkuat Arsitektur SPBE

9 Februari 2024
Manfaatkan Potensi Lautan, Sulsel Usung Konsep Ekonomi Biru

Manfaatkan Potensi Lautan, Sulsel Usung Konsep Ekonomi Biru

10 Januari 2024
Musim Hujan, BPBD Sulsel Ingatkan Dampak Hidrometeorologi

Musim Hujan, BPBD Sulsel Ingatkan Dampak Hidrometeorologi

4 Januari 2024

Enny menyampaikan, hal tersebut karena pendapatan tersebut bersumber dari bagi hasil labah atas penyertaan modal pada PT. Bank Sulselbar. Selain itu, pendapatan pada sektor retribusi daerah telah dilakukan upaya peningkatan melalui kajian bersama tim ahli untuk analisis potensi retribusi daerah .

Sedangkan, dengan penganggaran pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp. 55.661.820.690,00 adalah untuk pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo pada pembangunan RSUD dan progress pinjaman PEN Tahun 2021, dalam proses pengajuan pencairan tahap pertama sebesar 25 persen dari pinjaman sejumlah Rp. 300 Milyar.

Terkait Program Marasa serta tujuan Marasa dari Program Marasa itu sendiri, Enny mengatakan, hal tersebut sejalan dengan pencapaian target RPJMD khususnya pada misi kelima.

Kemudian, terhadap pemandangan Fraksi Partai Golongan Karya, mengenai kenaikan pendapatan asli daerah sebesar Rp. 29 Milyar. Ia menyampaikan, hal itu bersumber dari pajak daerah sebesar 20 Milyar, retribusi daerah sebesar Rp.478 Juta dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp. 8,5 Milyar.

Fraksi Partai Golongan Karya juga memberikan pemandangan mengenai proses pinjaman dana PEN kepala daerah, mengajukan pinjaman PEN daerah kepada DPRD dalam jangka waktu paling lama lima hari kerja, dan mengenai realisasi belanja per tanggal 24 November 2021 baru mencapai 56,31 persen mengalami keterlambatan realisasi.

“Hal itu disebabkan karena kegiatan fisik pelaksanaannya masih menunggu selesainya kegiatan perencanaan,”ungkap Enny

Selanjutnya, terhadap pemandangan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang disampaikan secara tertulis terkait Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Enny menyatakan, bahwa Pemprov Sulbar akan terus memaksimalkan peran dan fungsi TPID melalui pengawasan.

Sementara itu, mengenai penurunan dana transfer DAK non fisik sebesar -52,76 persen. Enny mengungkapkan, hal itu disebabkan adanya perubahan kebijakan pemerintah pusat, dan pendapatan asli daerah tidak mengalami penurunan dari Tahun 2021 ke Tahun 2022.

Dalam kesempatan itu, Enny menyampaikan terima kasih kepada Fraksi-Fraksi DPRD Sulbar atas apresiasi, masukan dan dukungannya yang sifatnya konstruktif. (*)

Terkait: DPRDFRAKSIRapat ParipurnaRPJMDSulbar

BeritaTerkait

DPRD dan Pemkot Parepare Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

DPRD dan Pemkot Parepare Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Editor: Tohir Muhammad
7 Juli 2026

...

Pemkot Parepare dan DPRD Tetapkan Arah Pembangunan Industri dan Olahraga Lewat Dua Ranperda

Pemkot Parepare dan DPRD Tetapkan Arah Pembangunan Industri dan Olahraga Lewat Dua Ranperda

Editor: Tohir Muhammad
4 Mei 2026

...

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Penandatanganan rekomendasi LKPJ TA 2025, Wali Kota Apresiasi Kinerja DPRD Parepare

Editor: Tohir Muhammad
22 April 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi