SIDRAP, PIJARNEWS.COM— Rumah Peduli Mario resmi dibuka sebagai upaya bersama memulihkan generasi dari ancaman penyalahgunaan narkoba, Sabtu (3/2/2026). Peresmian fasilitas rehabilitasi tersebut berlangsung di Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Sejumlah kepala daerah turut hadir dalam momentum tersebut, termasuk Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, yang menegaskan dukungannya terhadap upaya kolaboratif lintas daerah dalam memerangi narkoba.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, dilanjutkan dengan peninjauan langsung fasilitas rehabilitasi yang diharapkan menjadi pusat pemulihan bagi korban penyalahgunaan narkoba.
Selain Tasming Hamid, hadir pula Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, unsur Forkopimda dari berbagai daerah, serta jajaran pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Dalam kesempatan tersebut, Tasming Hamid menegaskan bahwa kehadiran Rumah Peduli Mario merupakan langkah strategis dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.
“Ini bukan hanya tanggung jawab satu daerah, tetapi menjadi komitmen bersama. Pemerintah Kota Parepare mendukung penuh upaya rehabilitasi seperti ini sebagai bagian dari perlindungan generasi,” ujar Tasming.
Menurut dia, pendekatan rehabilitatif dan edukatif seperti yang dihadirkan Rumah Peduli Mario perlu diperluas, karena tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pemulihan korban.
Sementara itu, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas terwujudnya fasilitas tersebut yang diinisiasi oleh Anggota DPR RI H. Rusdi Masse.
“Dengan kepedulian bersama, hari ini kita meluncurkan Rumah Peduli Mario. Lokasi ini merupakan sumbangan langsung dari Bapak Rusdi Masse,” ujarnya.
Ia berharap fasilitas tersebut menjadi ruang pemulihan bagi anak-anak yang terjerumus penyalahgunaan narkoba agar dapat kembali ke keluarga dan menjalani kehidupan yang lebih baik.
“Dengan hadirnya tempat ini, anak-anak kita yang terjerumus bisa pulih dan kembali menjadi generasi yang hebat tanpa kembali ke hal-hal negatif,” katanya.
Perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melalui Kepala BNNK Sidrap, Syahril Said, menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang merusak sendi kehidupan.
“Hadirnya Rumah Peduli Mario menunjukkan kepedulian bersama dalam penanganan narkoba. Fasilitas ini akan memberikan layanan rehabilitasi yang humanis sekaligus menjadi pusat edukasi bahaya narkoba,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap kehadiran Rumah Peduli Mario dapat memperkuat sinergi lintas wilayah dalam mewujudkan Sulawesi Selatan yang bersih dari narkoba, sekaligus menjadi model penanganan berbasis kolaborasi antar daerah.












