• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

12 Persen Laki-laki Jadi Korban Perdagangan Orang, DPRD Sulsel Bahas Ranperda TTPPO

Editor: Tohir Muhammad
7 September 2022
di Sulselbar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Adanya kasus perdagangan orang di Sulsel, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) kini membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang pencegahan dan penanganan Tindak Pidana Pencegahan Perdagangan Orang (TTPPO).

Hal itu disampaikan Rasfayanti, Anggota Komisi E DPRD Sulsel, saat diwawancarai pijarnews.com usai Rapat Koordinasi TTPPO di Hotel Claro pada Rabu, (7/9/2022).

Rasfayanti juga menerangkan data kasus perdagangan orang saat ini mencapai 88 persen untuk perempuan sementara laki-laki mencapai 12 persen.

“Nah, saat ini yang dibahas di DPRD provinsi kan Ranperda tentang pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang, dalam data itu saat ini 88 persen Perdagangan perempuan dan anak dan 12 persen itu laki-laki,” ungkap Rasfayanti

BeritaTerkait

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

25 Oktober 2026
Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

Penuh Energik dan Percaya Diri, Tim Swara Drumband SMAN 4 Jeneponto Tampil di Panggung Phinisi Marching Competition VII

23 Oktober 2026
Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

22 Oktober 2026
Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026

Politisi Partai PDI Perjuangan itu menjelaskan, perdagangan orang merupakan kejahatan kemanusiaan yang memisahkan orang dengan keluarganya dengan iming-iming pekerja migran ilegal.

Oleh karena itu kata dia, pemerintah harus hadir dalam rangka melindungi masyarakat khususnya di Sulsel.

“Perdagangan orang ini adalah sebuah tindak kejahatan kemanusiaan, seharusnya pemerintah hadir di dalamnya dalam rangka melindungi masyarakat Sulsel,” jelasnya.

Menurutnya, dengan adanya Ranperda yang akan menjadi Perda, sebagai bentuk payung hukum terhadap perlindungan masyarakat dari tindak pidana perdagangan orang.

“Bisa kita cegah dan bisa kita tangani dari korban-korban tindak pidana perdagangan orang itu,” Imbuhnya.

Selain itu ia juga memastikan tahun ini Ranperda akan diajukan ke Rapat Paripurna DPRD Sulsel untuk di sahkan.

“InsyaAllah tahun ini kita sudah ajukan ke paripurna,” tutupnya

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Sulsel, Andi Mirna mengatakan dalam pembahasan Ranperda tersebut melibatkan banyak pihak seperti Biro Hukum dan embaga masyarakat pemerhati perempuan dan anak.

Mirna menjelaskan sebelumnya sudah ada perdah terkait pencegahan perdagangan perempuan dan anak, namun itu kata dia diubah sebab korban perdagangan orang bukan hanya perempuan dan anak melainkan juga laki-laki.

“Iya juga ada laki-laki, makanya diganti, dulu kan perdagangan perempuan dan anak, makanya diganti pidana perdagangan orang,” terang Mirna saat diwawancarai Pijarnews.com, Rabu (7/9/2022).

Melihat adanya kasus perdagangan orang di Sulsel, ia mengaku pihaknya akan meminimalisir kasus denga langkah-langkah pencegahan dengan melaksanakan koordinasi kepada semua aparat Desa.

“Bagaimana cara mengedukasi masyarakat, kalau mereka lihat ada yang aneh-aneh di wilayahnya segera laporkan, itu yang kita lakukan. Jadi kita itu ditingkat pencegahan nya dulu yah,” pungkasnya.

Sedangkan, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Jamaluddi Farti, yang turut hadir dalam Rakor itu, mengungkapkan sebanyak 8 kasus yang ditangani Polda Sulsel tahun 2022.

Kombes Pol Jamal mengaku, selama lima tahun terakhir, pihaknya telah menangani 26 kasus perdagangan orang.

“Kalau saya lihat data kemarin kan selama lima tahun 26 kasus, tahun ini 8, saya lupa tahun kemarin,” ungkap Kombes Pol Jamal saat di wawancarai media di Hotel Claro Makassar.

Menurutnya pengadaan gugus tugas berdasarkan dalam Ranperda itu merupakan langkah yang pas untuk menekan angka kasus perdagangan orang di Sulsel.

“Ini sudah pas ini, hari ini kan kita rapat kordinasi untuk pencegahan. Kan sudah dibentuk tadi gugus tugas tadi, itu sudah pas,” terangnya.

Selain itu ia juga menjelaskan wewenang Polda dalam kasus tersebut berupa penegakan hukum, namun kata dia, pencegahan akan lebih banyak dilakukan.

“Kalau sudah terjadi, maka penegakan hukum main, Habis itu ada pasca rehabilitas,” tutupnya

Reporter: Sucipto Al-Muhaimin

Terkait: DPRD SulselPerdagangan OrangRanperda

Berita Terkait

Tiga Ranperda Perlindungan Sosial Disetujui, Wali Kota Parepare Apresiasi DPRD

Editor: Tohir Muhammad
22 Agustus 2025

...

Serahkan Draf Naskah Akademik, Upaya AMAN Dukung DPRD Sidrap Bahas Ranperda Masyarakat Adat

Editor: Tohir Muhammad
1 Juli 2025

...

Hadiri Paripurna Sertijab Gubernur Sulsel, Wali Kota Parepare Tasming Hamid Siap Kolaborasi

Editor: Tohir Muhammad
7 Maret 2025

...

Berita Populer

  • Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    Alumni Pesantren se-Sulselbar Gelar Seminar Hari Santri 2026 di Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiprah Santri di Pentas Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi