PAREPARE, PIJARNEWS. COM— Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) IAIN Parepare mencatat tingkat kelulusan tinggi pada Batch IV Tahun 2025. Sebanyak 498 dari total 500 peserta dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Guru Profesional (Gr.).
Pengukuhan ratusan lulusan tersebut digelar di Auditorium IAIN Parepare, Sabtu (18/4/2026), secara hibrida, yakni luring dan daring melalui Zoom.
Ketua Prodi PPG IAIN Parepare Abdul Halik mengatakan, hanya dua peserta yang tidak lulus akibat kendala administratif pada Learning Management System (LMS) dan Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG).
“Ini bukan sekadar capaian angka, tetapi menunjukkan kualitas proses yang mampu mengantarkan guru mencapai standar profesional,” ujarnya.
Rincian lulusan terdiri atas Akidah Akhlak sebanyak 197 orang, Fikih 101 orang, Al-Qur’an Hadis 102 orang, serta Sejarah Kebudayaan Islam 98 orang.
Dari sisi sebaran wilayah, peserta didominasi Sulawesi Selatan sebanyak 355 orang. Selanjutnya, Jawa Timur 90 orang, Jawa Barat 25 orang, Banten 17 orang, Jawa Tengah 5 orang, serta perwakilan dari Kalimantan dan Lampung.
Kegiatan ini dihadiri pimpinan IAIN Parepare, antara lain Rektor Hannani, Wakil Rektor III M. Ali Rusdi, serta Direktur Pascasarjana Islamul Haq, bersama jajaran Fakultas Tarbiyah, dosen, dan keluarga peserta.
Dekan Fakultas Tarbiyah Zulfah menegaskan bahwa gelar profesional bukan sekadar formalitas administratif.
“Gelar ini adalah mandat moral. Guru harus terus mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, dan digital di tengah dinamika pendidikan,” katanya.
Rektor IAIN Parepare Hannani juga mengajak para lulusan menjadi agen perubahan.
“Jadilah guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi. Kehadiran Anda harus dirindukan dan menjadi cahaya bagi generasi bangsa,” ujarnya.
Capaian ini menegaskan posisi PPG IAIN Parepare sebagai salah satu program unggulan dalam mencetak guru profesional yang adaptif dan berdaya saing nasional.












