• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Nasional

LBH Pers Minta Teror Bangkai Hewan terhadap Tempo Tidak Dianggap Santai

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
23 Maret 2025
di Nasional
LBH Pers Minta Teror Bangkai Hewan  terhadap Tempo Tidak Dianggap Santai

Enam bangkai tikus yang dipenggal yang dilemparkan seseorang pada Sabtu, 22 Maret 2025, pukul 02.11 WIB. (Foto: Tempo)

JAKARTA, PIJARNEWS.COM–Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Pers Mustafa Layong mengatakan, bahwa teror pengiriman bangkai hewan yang dialami Tempo sebagai bentuk ancaman kerja-kerja jurnalistik. Dia meminta pemerintah untuk tidak menganggap rentetan teror kepada pers itu dengan santai.

“Teror ini tidak boleh dianggap santai. Berapa banyak serangan berakibat terhadap jiwa yang berawal dari teror-teror semacam ini,” kata Mustafa ketika dihubungi pada Sabtu (22/3/2025) dikutip dari Tempo.co.

Mustafa mengatakan pernyataan Hasan Nasbi terhadap teror yang dialami Tempo menunjukkan ketidakpahaman pemerintah soal Undang-undang Pers dan prinsip demokrasi. Selain itu, dia menilai bahwa pemerintah tidak peduli terhadap keselamatan warga negaranya. “Terlebih jurnalis yang bekerja untuk kepentingan publik,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi berujar bahwa tidak perlu memperbesar peristiwa teror itu. Respons itu ia sampaikan ketika ditanya ihwal teror pengiriman kepala babi yang ditujukan ke jurnalis Tempo, Francisca Christy Rosana atau akrab disapa Cica.

BeritaTerkait

5 Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Jurnalis dan Warga Parepare Doa Bersama

5 Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Jurnalis dan Warga Parepare Doa Bersama

11 September 2026
Ketua dan Sekretaris Yayasan Buq’atun Mubarakah Hadiri GIHES 2026 Konferensi Global Pendidikan Holistik Islam di Jakarta

Ketua dan Sekretaris Yayasan Buq’atun Mubarakah Hadiri GIHES 2026 Konferensi Global Pendidikan Holistik Islam di Jakarta

7 September 2026
Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

14 Juli 2026
HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

5 Juni 2026

Nasbi justru melempar guyon agar kepala babi yang dikirimkan ke Kantor Tempo itu untuk dimasak.

Menurut dia, Cica juga merespons teror pengiriman kepala babi itu dengan lelucon.

“Saya lihat medsos Cica. Dia minta dikirim daging babi. Artinya dia tidak terancam,” ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (21/3/2025).

Sepekan terakhir, Tempo tercatat kedapatan dua kali dikirimkan teror berupa bangkai hewan oleh orang tidak dikenal. Peristiwa pertama terjadi pada 19 Maret 2025.

Kala itu, kantor redaksi Tempo menerima paket berisi kepala babi tanpa telinga. Paket tersebut dikirim oleh kurir yang memakai atribut aplikasi pengiriman barang.

Kantor redaksi Tempo mendapatkan kiriman kedua berupa kotak berisi bangkai tikus yang dipenggal. Petugas kebersihan Tempo menemukannya kardus berisi enam ekor tikus pada Sabtu (22/3/2025)  pukul 08.00 WIB.

Pemimpin Redaksi Tempo Setri Yasra mengatakan kiriman bangkai tikus makin memperjelas teror untuk redaksi Tempo. Sebelum bangkai tikus, redaksi Tempo menerima pesan ancaman melalui media sosial melalui akun Instagram @derrynoah pada 21 Maret 2025. Pengendali akun itu menyatakan akan terus mengirimkan teror. Narasi itu tertulis, “sampai mampus kantor kalian”.

Menurut Setri, kiriman tikus adalah teror terhadap kerja media dan kebebasan pers. “Pengirimnya dengan sengaja meneror kerja jurnalis,” katanya. “Jika tujuannya untuk menakuti, kami tidak gentar tapi setop tindakan pengecut ini.” (*)

Sumber: Tempo.co

Terkait: JurnalistikTeror

BeritaTerkait

Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

Editor: Tohir Muhammad
12 Juli 2026

...

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Tohir Muhammad
18 Mei 2026

...

Wamen Sebut Literasi Jadi Tantangan Haji dan Umroh, Jurnalistik Islam IAIN Parepare Punya Peran Penting

Editor: Tohir Muhammad
3 November 2025

...

Berita Populer

  • Dr Hamka Dg Ruppa Terpilih Pimpin KKBP Paraikatte Parepare Periode 2026–2031

    Dr Hamka Dg Ruppa Terpilih Pimpin KKBP Paraikatte Parepare Periode 2026–2031

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bosowa Education Resmikan Bilik Curhat, Hadirkan Ruang Aman untuk Dukung Kesejahteraan Karyawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asah Jiwa Pemimpin dan Talenta, PARENTA 2026 Digelar di SMAN 5 Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sang Vespa, Si Saksi Perjuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi