• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 27 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Warisan Pengobatan Bugis Kuno “Lasa Makkunrai” Dipresentasikan dalam Konferensi Internasional di Thailand

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Agustus 2025
di Pendidikan
Junaedi, mahasiswa Pascasarjana Farmasi Universitas Megarezky (UNIMERZ) Makassar, tampil sebagai perwakilan Indonesia dalam Consortium for Globalization of Chinese Medicine (CGCM) di Phitsanulok, Thailand, Rabu (20/8/2025)

Junaedi, mahasiswa Pascasarjana Farmasi Universitas Megarezky (UNIMERZ) Makassar, tampil sebagai perwakilan Indonesia dalam Consortium for Globalization of Chinese Medicine (CGCM) di Phitsanulok, Thailand, Rabu (20/8/2025)

PHITSANULOK, PIJARNEWS.COM— Junaedi, mahasiswa Pascasarjana Farmasi Universitas Megarezky (UNIMERZ) Makassar, tampil sebagai perwakilan Indonesia dalam Consortium for Globalization of Chinese Medicine (CGCM) di Phitsanulok, Thailand, Rabu (20/8/2025).

Pada forum internasional bergengsi ini, ia mempresentasikan penelitian tentang Lontara Pabbura, naskah pengobatan kuno Bugis yang memuat pengetahuan tradisional dalam menangani berbagai penyakit, khususnya “Lasa Makkunrai”.

Lontara Pabbura merupakan warisan budaya masyarakat Bugis yang telah berusia ratusan tahun. Naskah ini mencatat resep dan teknik pengobatan tradisional, termasuk untuk penyakit “Lasa Makkunrai” yang diartikan sebagai gangguan kesehatan reproduksi perempuan. Di dalamnya, dijelaskan gejala serta metode terapi menggunakan berbagai tanaman obat lokal.

Dalam presentasinya, Junaedi menguraikan tanaman yang digunakan, cara pengolahan, hingga teknik pemberian obat sebagaimana tercatat dalam naskah. Ia menekankan pentingnya pelestarian pengetahuan tradisional ini agar tidak hilang, sekaligus membuka peluang integrasi dengan pengobatan herbal modern.

Konferensi internasional tersebut menghadirkan pakar, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara yang berbagi inovasi pengobatan alami. Sebagai satu-satunya delegasi dari Indonesia, Junaedi memperoleh kesempatan emas memperkenalkan kekayaan tradisi pengobatan Bugis yang jarang dikenal di tingkat global.

Berita Terkait

Tak Ada Konten Tersedia

Presentasi tersebut mendapat perhatian peserta konferensi dan memicu diskusi tentang relevansi Lontara Pabbura dalam pengembangan pengobatan herbal, khususnya terkait kesehatan reproduksi perempuan.

Ini menjadi tahun kedua Junaedi mengikuti forum serupa; tahun lalu ia juga berpartisipasi di CGCM yang diselenggarakan di China.

Selain menempuh pendidikan pascasarjana, Junaedi aktif sebagai anggota Tamalanrea Science and Research Center, komunitas yang bergerak dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan potensi lokal, termasuk pengobatan tradisional.

Junaedi berharap penelitian ini dapat membuka jalan bagi kolaborasi internasional dalam mengkaji lebih dalam naskah-naskah pengobatan kuno Nusantara. Ia juga berharap agar generasi muda semakin bangga dan peduli melestarikan warisan leluhur, sehingga pengobatan tradisional Bugis tidak hanya menjadi peninggalan sejarah, tetapi juga bagian penting dari solusi kesehatan masa depan. (rls)

Terkait: Universitas Megarezky

TerkaitBerita

SD Unggulan Segera Hadir di Majene, Padukan Sains dan Tahfidz

SD Unggulan Segera Hadir di Majene, Padukan Sains dan Tahfidz

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
12 Maret 2026

...

Malam ke-12, Safari Ramadan Muhammadiyah Parepare Bahas Konstruksi Pendidikan Generasi Qurani

Editor: Muhammad Tohir
1 Maret 2026

...

Magang ke Taiwan, Mahasiswa UMS Rappang Bisa Kantongi Uang Saku Rp.7 Juta Perbulan

Editor: Muhammad Tohir
27 Februari 2026

...

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Februari 2026

...

BeritaTerkini

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan