PAREPARE, PIJARNEWS. COM– Seorang warga di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Sahara (62), meninggal dunia usai tersambar petir saat berkendara, Sabtu (25/4/2026). Korban diketahui sempat terpental dari sepeda motornya sebelum akhirnya tewas.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, langsung mendatangi RSUD Andi Makkasau untuk melihat kondisi korban sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga.
“Kami turut berduka atas wafatnya almarhumah. Semoga keluarga diberi ketabahan dan kekuatan,” ujar Tasming.
Hasil visum tim medis RSUD Andi Makkasau menunjukkan korban mengalami luka bakar di bagian punggung akibat sambaran petir.
Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Reny AS, menjelaskan korban diduga lebih dulu tersambar petir sebelum terjatuh dari kendaraan.
“Korban tersambar petir lalu terlempar sekitar satu meter dari motor. Saat jatuh, kepala korban membentur benda keras, kemungkinan batu,” katanya.
Tim medis juga menemukan cedera berat di bagian kepala, ditandai dengan keluarnya darah dari telinga dan hidung. Korban disebut masih sempat hidup usai tersambar petir, namun benturan keras menyebabkan kematian.
Lurah Lompoe, Asmianti, membenarkan adanya luka bakar pada tubuh korban yang mengindikasikan sambaran petir.
Tasming Hamid pun mengingatkan warga agar waspada saat beraktivitas di tengah cuaca ekstrem.
“Keselamatan harus tetap jadi prioritas, termasuk menggunakan helm saat berkendara,” tutupnya.












