• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 21 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Opini; Krisis dan Kritis Bangsaku

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
25 Desember 2017
di Opini

Penulis: Andi Dahliani (Mahasiswa PGSD Kampus V UNM Parepare)

PIJAR OPINI – Menyimak realita dan dinamika kehidupan bangsa dan negara saat ini, ada banyak hal yang menjadi sorotan di penghujung tahun 2017. Akhir-akhir ini muncul hal-hal yang menjadi viral di kalangan masyarakat. Mulai dari hadirnya istilah generasi micin, kids jaman now, hingga drama politik Setnov dalam pemerintahan. Belum terhitung pelbagai situasi jelang tahun politik, baik di pusat hingga daerah.

Penulis mengamati, dalam setiap fenomena itu sebagian kita semakin kritis. Sejatinya sikap kritis adalah hal yang sangat baik. Namun perlu diatur agar tak brutal nan anarkis, dalam menyampaikan kritikannya.

Andi Dahliani

Sebagian dari kita mamang hebat dalam berkoar-koar. Entah tua atau muda, berpendapat bahwa pemerintah harus mendengar suara kita. Kita menuntut hak, dengan dalih secara umum memperbaiki bangsa ini.

Ah, bagaimana jika dibalik. Kita yang menjadi pemimpin, dan yang memimpin menjadi masyarakat yang mengkritik ?

Berita Terkait

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Hilangnya Wibawa Guru, Generasi Tergerus Sistem Buruk

Kita memang kerap mengutamakan keinginan dan egoisme sendiri. Padahal belum tentu punya sumbangsih terhadap pemerintah. Penulis sempat berfikir, bangsa Indonesia bukan krisis kepemimpinan, kita ini krisis kerakyatan.

Bagaimanapun pemerintah bekerja, memang akan selalu ada alasan untuk mengkritik. Dalihnya, ‘itu sudah menjadi tanggung jawab pemerintah’.

Idealnya, bagaimana kita bisa turut berpartispasi, bukan sekadar mengkritik? Indonesia butuh tindakan, bukan protes berbalut omong kosong.

Lebih khusus kepada kalangan disekitar penulis. Mahasiswa yang turun kejalan mengatas-namakan rakyat. Katanya menyuarakan perubahan, namun IP-nya jauh dari kata menawan. Bahkan skripsi tak mereka kerjakan karena terlalu sibuk hanya demi sebuah yang katanya gerakan. Jika ingin membuat perubahan, berprestasilah! (*)

Terkait: KritikOpiniPGSD Parepare

TerkaitBerita

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Editor: Muhammad Tohir
11 Mei 2026

...

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Mei 2026

...

Berita Terkini

Bupati Sidrap ke Siswa SMPN 1 Watang Pulu: Pendidikan adalah Jalan Meraih Kesuksesan

Bupati Sidrap ke Siswa SMPN 1 Watang Pulu: Pendidikan adalah Jalan Meraih Kesuksesan

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Jelang Idul Adha, Wabup Pinrang Pimpin Rapat TPID Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Jelang Idul Adha, Wabup Pinrang Pimpin Rapat TPID Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Wali Kota Parepare Tekankan Kedaulatan Digital

Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Wali Kota Parepare Tekankan Kedaulatan Digital

Editor: Muhammad Tohir
20 Mei 2026

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan