• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 15 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Topik Utama

Banjir Kerap Rugikan Petani, Begini Solusi MTS Terpadu Panca Lautang

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
4 Februari 2019
di Topik Utama
Suasana MTS Panca Lautang Sidrap.

Suasana MTS Panca Lautang Sidrap.

SIDRAP, PIJARNEWS.COM — Pemerintah Kecamatan Panca Lautang sukses menggelar Musyawarah Tudang Sipulung (MTS) Terpadu tingkat Kecamatan Panca Lautang, di Aula Kantor Kecamatan Panca Lautang, Carawali, Senin (4/2/2019).

Acara dibuka Camat Panca Lautang, Usman Demma yang mewakili Bupati Sidrap, H Dollah Mando.

Kegiatan ini dihadiri berbagai stake holder, termasuk Kadis PSDA Sidrap diwakili Muh Yusuf Thamrin, Kabag Perekonomian dan SDA Ibrahim, Kadis Pertanian diwakili Hj Nurlelah, Kapolsek Panca Lautang, perwakilan TNI, para Lurah dan Kepala Desa, kelompok tani dan berbagai stake holder lainnya.

Camat Panca Lautang, Usman Demma saat menyampaikan sambutan Bupati Sidrap H Dollah Mando mengatakan, dalam MTS Terpadu ini ada berbagai hal yang perlu diantisipasi diantaranya masalah serangan hama dan penyaluran air.

Berita Terkait

Antisipasi Banjir, Wali Kota Parepare Tinjau Sungai Jawi-jawi Usai Dikeruk Satu Bulan

Wali Kota Parepare Tekankan Kolaborasi dan Keberlanjutan pada Tudang Sipulung Musim Tanam 2025/2026

Panen di Panca Lautang, Bupati Sidrap Dengar Keluhan Petani

HUT RI ke 80, Wabup Sidrap Lepas Karnaval di Panca Lautang

“Berbagai kemungkinan serangan hama harus jadi perhatian bersama untuk diantisipasi agar usaha pertanian bisa berjalan dengan baik dan meningkatkan produktivitas baik di sektor pertanian maupun perkebunan,” ungkapnya.

Selain itu, ketersediaan air juga perlu menjadi perhatian karena tanpa air, tanaman padi yang mendominasi sektor pertanian di Sidrap tidak akan berhasil.

“Pihak PSDA tentu diharapkan untuk terus memperhatikan ketersediaan air bagi petani, apalagi di Panca Lautang ini menjadi kendala petani yakni ketersediaan air,” ucapnya.

Dalam MTS Terpadu tingkat Kecamatan Panca Lautang ini, sejumlah pihak diberikan kesempatan angkat bicara.

Salah seorang petani, Syarifuddin Nongke mengungkapkan petani di Panca Lautang sering mengalami kerugian.

“Kami petani di Panca Lautang sering mengalami kerugian, musim hujan kebanjiran, kemarau kita kekeringan,” ungkapnya.

Syarifuddin meminta solusi kepada stakeholder terkait masalah yang dialami petani di Panca Lautang itu.

“Kami berharap ada upaya pemerintah mengantisipasi banjir, karena meski tidak ada hujan di Sidrap, tiba-tiba air naik menggenangi sawah kami,” pintanya.

Menanggapi hal itu, Muh Yusuf Thamrin menyampaikan untuk mengantisipasi kekurangan air Panca Lautang dengan cara penyaluran air secara menyeluruh.

“Insyaallah kita akan membuka pintu dari hulu ke hilir tahap awal tanam, jika sudah seperti itu maka selanjutnya akan dibuka pintu secara bergiliran, namun untuk kelancaran saluran maka diminta kepada petani untuk menjaga kebersihan saluran,” ungkapnya.

Soal banjir di Sidrap, lanjut Yusuf, diakibatkan pendangkalan danau. “Banjir yang sering kita alami di Sidrap itu karena danau mengalami pendangkalan, sehingga kami dari pemerintah berharap kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah dialiran sungai,” sebutnya.

Sejalan dengan itu, Hj Nurlelah mengatakan di pesisir akan dibangun tanggul. “Kementrian saat ini bekerjasama tiga kabupaten yakni Sidrap, Wajo, dan Soppeng membahas pembangunan tanggul untuk pesisir danau Sidenreng dan danau tempe, namun hal ini terus dikaji karena berbagai pertimbangan,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan tanggul ini perlu dilakukan secara bersamaan, jika tidak maka akan ada wilayah terendam banjir yang lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

“Jika tidak bersamaan dibangun akan banyak kerugian, misalkan dibangun di Wajo lebih dulu, jika terjadi banjir maka Sidrap dan Soppeng akan terkena banjir yang luas,” ungkapnya.

Selain itu ada juga wejangan Pallontara, pembahasan teknis dari Dinas Pertanian dan Dinas PSDA. Termasuk juga ada penyampaian dari tim ahli, baik ahli hama maupun ahli iklim dan lainnya. (adv/sud/alf)

Terkait: BanjirKebanjiranPanca LautangTudang Sipulung

TerkaitBerita

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi  Program MBG di Makassar

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi Program MBG di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

...

Memoles Permata Tersembunyi: Menakar Strategi BUMDes dalam Mempopulerkan Pantai Punagaan Selayar

Memoles Permata Tersembunyi: Menakar Strategi BUMDes dalam Mempopulerkan Pantai Punagaan Selayar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
15 Januari 2026

...

Pemkab Pinrang Terima Bantuan 3 Unit Motor Pengangkut Sampah

Editor: Muhammad Tohir
12 November 2025

...

Tujuh Dusun di Sidrap Diterjang Longsor, 1.414 Warga Terjebak Tanpa Akses Jalan

Editor: Muhammad Tohir
27 September 2025

...

Ramadan 1447H

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

BeritaTerkini

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Editor: Muhammad Tohir
14 Maret 2026

Liga Ramadan 2026 Berakhir, Sekda Parepare: Jaga Semangat Pembinaan

Editor: Muhammad Tohir
14 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Pedagang Ikan di Pinrang Dipaksa Setor Rp3 Juta per Tahun, Tak Bayar Meja Jualan Dibongkar

Pedagang Ikan di Pinrang Dipaksa Setor Rp3 Juta per Tahun, Tak Bayar Meja Jualan Dibongkar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan