• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Budaya dan Sastra

Esai: Di Pantai Ammani Saya Diingatkan Kembali Tentang Kematian

Editor: Alfiansyah Anwar
30 April 2017
di Budaya dan Sastra, Opini

Kematian adalah sebuah akhir riwayat tiap manusia di dunia, cinta adalah sebuah penggerak dalam kehidupan manusia, dan tangis, adalah ekspresi terdalam saya yang muncul ketika mengingat tentang kematian.

Sebelumnya, saya minta izin untuk menulis pengalaman pribadi di sini. Entah mengapa saya merasa perlu membaginya kepada orang lain. Ini sebuah pengalaman imajinatif yang emosional, penuh rasa kemanusiaan, serta tragedi kemanusian, maka mohon izinkanlah.

Entah kenapa setiap saat memandangi garis pantai yang membentang luas, ingatan saya seakan membawaku pada dua tragedi kemanusian yang pernah terjadi di perairan laut Sulawesi, yakni peristiwa jatuhnya pesawat Adam Air, serta tenggelamnya KM. Teratai Prima, dimana pada dua peristiwa kecelakaan moda transportasi massal itu, merenggut ratusan nyawa yang sia-sia. Ingatan itu terlintas kembali ketika saya beserta sejumlah sahabat dan kerabat, tengah menikmati liburan panjang di pantai Ammani, Pinrang, Sabtu 29 April 2017.

Ingatan saya pun tertuju ketika saya diminta untuk menyampaikan kabar duka tersebut melalui siaran radio Elshinta Jakarta dan Radio BBC London siaran Indonesia kala itu. Sebagai seorang jurnalis, kami tentu diwajibkan untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber termasuk pada keluarga penumpang, cerita mereka pun hampir bergam, ada yang mengingat sang cucu yang baru saja berulang tahun, namun ikut menjadi korban dalam peristiwa naas itu, ada juga yang terpksa kehilangan istri tercinta dalam kondisi hamil, dan beberapa orang terdekat mereka lainnya. Pengalaman ini tentu mengigatkan kita pada sebuah ayat “Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati (Surat Ali `Imran: 185).

BeritaTerkait

Kiprah Santri di Pentas Nasional

Kiprah Santri di Pentas Nasional

21 Oktober 2026
Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

Tak Kenal Lelah, Kakek 70 Tahun di Parepare Tetap Kayuh Becak demi Nafkah Keluarga

21 Oktober 2026
Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Satu Juta Sarjana Menganggur, Siapa yang Bertanggung Jawab?

20 Oktober 2026
Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

13 Oktober 2026

Kalaulah kita merenungkan kehadiran kita di muka bumi ini, lalu mencoba mengaskan Ke-esaan serta kebesaran Ilahi, maka tentulah tetap kita berlandas pada keyakinan spritual kita tentang segala yang dikehendaki-Nya adalah pasti, dan di mana di dua peristiwa kecelakaan transportasi itu tadi adalah segala kehendak-Nya yang maha itu.

Tentu kita harus sadari tentang makna dari segala tanda dan isyarat lewat alam, peristiwa, dan kejadian, bahwa begitu besar karunia Tuhan pada manusia yang diberi akal pikiran dan nurani dalam dirinya. Kenapa tidak? Karena perpaduan itulah yang membedakan manusia dan makhluk lainnya.

Yang pasti, perenungan yang terlintas pada diri saya dan yang saya dapatkan, bukanlah sekedar gelitik, tapi mempertajam keyakinan kita bahwa segala yang hidup itu pasti akan mati, dan itu sudah ditentukan oleh kehendak-Nya! Dan itu pasti! Sangat pasti! (*)

Abdillah MS
(Ketua Perhimpunan Jurnalis Ajatappareng – PIJAR)
(Pemimpin Redaksi PIJARNEWS.COM)

Terkait: Esai

Berita Terkait

Sang Vespa, Si Saksi Perjuangan

Sang Vespa, Si Saksi Perjuangan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 April 2026

...

ESAI: Komunikasi Digital sebagai Pembawa Harapan bagi Generasi Z

ESAI: Komunikasi Digital sebagai Pembawa Harapan bagi Generasi Z

Editor: Tim Redaksi
9 Juli 2024

...

IKN Sebagai Smart City dengan Konsep Forest City Apa Kaitannya untuk Indonesia Emas 2045?

IKN Sebagai Smart City dengan Konsep Forest City Apa Kaitannya untuk Indonesia Emas 2045?

Editor: Tohir Muhammad
3 Desember 2023

...

Berita Populer

  • Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    Hamka Dg Ruppa Pimpin KKBP Parepare 2026-2031, Wali Kota Dorong Sinergi Pembangunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Benang Jadi Peluang Bisnis, Mahasiswa Kewirausahaan UMS Rappang Kembangkan Produk Rajut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Ujung Bangkala ke Panggung Nasional, Gema Swara Ujung Moncong SMAN 4 Jeneponto Raih Juara 2 PMC VII UNM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Culture Day SIT Andalusia Sukses Tampilkan Ragam Seni dan Budaya Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada MBG dan Pasar Senggol Kian Sepi, Penjual Putu Ini Mengaku Pendapatan Menurun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi